Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Waspada KKN di Pemilu 2024, PASAK FH Unisma Gelar Diskusi Publik

Redaksi by Redaksi
Desember 9, 2023 4:42 pm
in Pendidikan
Diskusi publik PASAK FH Unisma.

Diskusi publik PASAK FH Unisma. Foto/Jakfar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pusat Studi Anti Korupsi (PASAK) Fakultas Hukum Universitas Islam Malang (FH Unisma) menggelar diskusi publik dalam peringatan hari anti korupsi sedunia dengan mengusung tema “Korupsi dan Pemilu: Mewujudkan Pemilu 2024 yang Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.”

Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Hukum Unisma Dr. H. Suratman, S.H,. M.Hum. Dalam sambutan pembukaannya, dia mengatakan bahwa Pemilu yang bersih bagian dari upaya mewujudkan semangat konstitusi.

READ ALSO

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Baca Juga: Gelar Sekolah Legislatif, FH UNISMA Hadirkan DPRD Kota Malang dan Kota Batu

“Dengan mewujudkan Pemilu yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme kita sudah menjalankan amanah konstitusi karena anti KKN tersebut berada dalam konstitusi negara kita,” ucapnya saat memberikan sambutan pembukaan acara.

Dekan Fakultas Hukum Unisma Dr. H. Suratman, S.H,. M.Hum.
Dekan Fakultas Hukum Unisma Dr. H. Suratman, S.H,. M.Hum. Foto/Jakfar

Acara diskusi dipandu oleh Hisbul Lutfi yang juga menjabat sebagai sekjen PASAK FH Unisma. Sementara narasumber yang hadir sebanyak empat orang. Pertama, Yogi Eka Kholid Faroby dari Bawaslu Kota Batu. Dia berpendapat bahwa Pemilu yang bersih dilihat dari tingkat KKN di dalamnya.

“Pemilu yang berkualitas, demokratis itu tidak dinilai dari seberapa banyak proses kampanye yang dilakukan melainkan kebersihan dari KKN itu sendiri,” ucap Yogi saat memaparkan materinya.

Baca Juga: FH Unisma Membuka Pendidikan Khusus Advokat Angkatan IX

Dia mengatakan bahwa tahapan-tahapan dalam Pemilu benar-benar harus diawasi dalam pelaksanaanya, mengingat hari ini peserta Pemilu presiden yang mayoritas calonnya berasal dari orang-orang terdekat presiden seperti menteri-menterinya dan bahkan ada anaknya presiden.

“Hal itu yang sangat perlu diawasi bersama, tidak hanya kami dari Bawaslu melainkan seluruh elemen masyarakat Indonesia juga memiliki hak untuk ikut serta dalam pengawasan ini agar Pemilu damai dan jurdil itu tidak hanya menjadi jargon saja,” lanjut komisioner Bawaslu Kota Batu itu.

Diskusi publik PASAK FH Unisma.
Diskusi publik PASAK FH Unisma. Foto/Jakfar
Foto bersama di acara PASAK GH Unisma.
Foto bersama di acara PASAK GH Unisma. Foto/Jakfar

Narasumber kedua adalah Budi Darmawan dari Kejaksaan Negeri Kota Malang. Dia memaparkan faktor-faktor yang mempengaruhi korupsi.

“Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya praktik korupsi itu antara lain: sifat serakah, tamak, rakus, gaya hidup moral, hal itu membuat seorang pejabat itu selalu merasa kurang dan dengan kekuasaan yang dimiliki dia dengan gampang melakukan praktik korupsi,” terang Budi saat pemaparan materinya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Adi Susilo dari Koordinator Malang Corruption Watch. Adi memaparkan materi mengenai evaluasi Pemilu tahun 2019.

“Banyak sekali problem-problem pada Pemilu 2019, seperti beban kerja yang over pada para petugas di TPS hingga mengakibatkan pelanggaran-pelanggaran Pemilu rentan untuk dilakukan,” terang pemuda aktivis itu.

Ia juga berpendapat dengan data hasil survei yang dilakukan oleh LIPI bahwa dengan dilakukannya Pemilu serentak ini justru malah semakin menyulitkan dan malah lebih berpotensi KKN.

Materi terakhir disampaikan oleh M, Fakhruddin Ardiansyah, dosen juga Direktur PASAK FH Unisma. Dia mengatakan bahwa IPK Indeks Persepsi Korupsi sangatlah anjlok dan bahkan kalah dengan Timor Leste yang mana negaranya baru merdeka.

“Mengapa? Karena KPKnya goblok,” terangnya dengan lantang.

Ia juga mempertegas pernyataan adalah pekerjaan yang sangat berat dalam menjauhkan KKN dari Pemilu 2024 karena sejak awal sudah sangat nepotis.

“Kemudian ketika Pemilunya berjalan dengan nepotis maka KKN itu sudah bisa dipastikan akan terjadi seperti jual beli jabatan dan hasilnya siapa yang terdampak? Masyarakat dengan pelayanan yang kita dapatkan sangat bobrok,” pungkasnya.

 

Penulis: Jakfar Shodiq (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: FH Unismakota malangPASAK FH UnismaUnisma Malang

Related Posts

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an
Advertorial

Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Kamis, 16 Jul 2026
Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang
Advertorial

Siswa Baru SMA Nasional Malang Diajak Menjelajah Laboratorium ITN Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium
Advertorial

Mahasiswa Teknik Mesin ITN Malang Raih Juara Kontes Modifikasi, Lepas Penat Skripsi dengan Naik Podium

Kamis, 16 Jul 2026
Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan
Pendidikan

Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Suciwati, istri mendiang Munir Said Thalib, pejuang HAM asal Kota Batu, Jawa Timur.

Suciwati Kritik Pemakaman Eddy Rumpoko di Taman Makam Pahlawan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.