Malang, Tugumalang.id – Warga Malang Raya diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan angin kencang yang diprediksi masih berpotensi terjadi hingga awal Maret 2026. Sejumlah titik di wilayah Malang Raya dilaporkan telah terdampak kondisi tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem disertai angin kencang berpotensi melanda sejumlah daerah di Jawa Timur pada periode akhir Februari hingga awal Maret 2026.
Masyarakat diminta memantau informasi terkini melalui citra radar cuaca WOFI (Weather Observation For Indonesia) sebagai sumber pembaruan kondisi cuaca. Berdasarkan analisis iklim, wilayah Jawa Timur saat ini masih berada pada puncak musim hujan dengan dinamika atmosfer yang cukup signifikan.
Dinamika Atmosfer Picu Peningkatan Curah Hujan
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan aktivitas La Niña lemah masih berpengaruh terhadap peningkatan curah hujan di Jawa Timur.
Selain itu, tarikan massa udara akibat pusat tekanan rendah di sebelah utara Australia memicu terbentuknya konvergensi atau pertemuan massa udara di wilayah Jawa Timur. Kondisi tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin yang aktif di wilayah Jawa Timur turut berkontribusi terhadap peningkatan intensitas curah hujan di sebagian besar daerah.
Baca juga: Sehari, 2 Pohon Tumbang di Kabupaten Malang Akibat Cuaca Ekstrem
Potensi Bencana Hidrometeorologi Perlu Diantisipasi
Dampak dari kondisi tersebut, sejumlah wilayah berpotensi mengalami cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, antara lain:
Genangan air
Banjir
Banjir bandang
Puting beliung
Hujan es
Tanah longsor di wilayah dataran tinggi
Baca juga: Cuaca Ekstrem Sebabkan Tanah Longsor di Poncokusumo dan Wagir
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Informasi perkembangan cuaca akan terus diperbarui seiring dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























