MALANG, Tugumalang.id – Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Wamen UMKM) RI, Helvi Yuni Moraza meninjau pabrik produksi minuman yang dijalankan oleh santri Pondok Pesantren (Ponpes) Annur 2 Bululawang, Sabtu (30/8/2025) siang. Dalam kunjungan ini, ia memberikan apresiasi atas inisiatif wirausaha pesantren ini.
“Saya terkesan dengan bagaimana Ponpes Annur 2 tidak hanya menjadi tempat untuk para santrinya menuntut ilmu, tetapi juga mampu mencetak wirausaha-wirausaha berkualitas di masa depan,” ujar Helvi.
Pada kesempatan tersebut, ia juga berdiskusi dengan Bupati Malang, Sanusi dan Pengasuh Ponpes Annur 2 Bululawang, KH Fathul Bahri terkait program pengembangan wirausaha di lingkungan pondok atau santripreneur. Helvi mengatakan, pihaknya membuka peluang kolaborasi sebesar-besarnya untuk mengembangkan program santripreneur.

Baca juga: Wamen UMKM RI Dorong Potensi Ekraf dan UMKM Kota Batu Melesat ke Tingkat Nasional
“Kami membuka kolaborasi untuk menjadikan pondok pesantren sebagai inkubator bisnis dan mendukung upaya pondok pesantren memberdayakan ekonomi desa di sekelilingnya,” tutur Helvi.
Ia berharap, program ini bisa mencetak santri-santri yang membangun wirausaha saat lulus di desa mereka masing-masing. Sehingga, ada dampak positif yang ditularkan ke masyarakat di desa tersebut.
Baca juga: Kembangkan Bisnis, Ponpes Annur 2 Ekspor Minuman Kaleng Merek Kapiten ke Malaysia
Kementerian UMKM berencana menumbuhkan dan mengembangkan UMKM di ponpes sebagai langkah awal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Malang. Kerja sama yang baik antara Kementerian UMKM, Pemerintah Kabupaten Malang, dan Pondok Pesantren Annur 2 Bululawang diharapkan dapat menjadi pilot project yang sukses dalam mengembangkan UMKM di kalangan santri.
“Kami berencana mengadakan Festival UMKM di Pondok Pesantren Bululawang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum mencetak santripreneur yang handal dan menjadi penggerak ekonomi di masyarakat,” kata Helvi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























