Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Wali Kota Malang Sutiaji Terima Sertifikat Bebas Frambusia dari Menteri Kesehatan RI Berkat Kolaborasi

Redaksi by Redaksi
Februari 23, 2023 9:32 am
in Pemerintahan
Wali Kota Malang dan Menteri Kesehatan RI

Wali Kota Malang Sutiaji (baju adat hitam) menerima penghargaan langsung dari Menkes. Foto / dok Pemkot Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali mencatatkan prestasi dengan menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Selasa (21/2/2023). Bertepatan dengan momen World Neglected Tropical Diseases Day yang digelar di Krakatau Ballroom TMII Jakarta.

Sertifikat ini diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin kepada Wali Kota Malang, Sutiaji yang hadir didampingi Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif.

READ ALSO

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Dalam acara nasional bertajuk ‘Tiingkatkan Kepedulian untuk Wujudkan Indonesia Bebas Penyakit Tropis Terabaikan”, Kota Malang menerima apresiasi membanggakan itu bersama 102 Kabupaten/Kota lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya yang dilakukan seluruh jajaran terkait.

Kata dia, pencapaian tingkat nasional ini sebagai bentuk peran serta dan partisipasi aktif para stakeholder terkait penanganan frambusia di Kota Malang.

Menurut orang nomor satu di Kota Malang itu, frambusia merupakan jenis infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum pertenue. Secara umum, kasusnya banyak ditemui di negara-negara beriklim tropis seperti negara di wilayah Afrika, Asia tenggara, Amerika Selatan dan Oceania.

Karenanya, Sutiaji menekankan pentingnya keterlibatan berbagai elemen terkait dalam menangani penyakit kesehatan yang jarang diketahui masyarakat.

Wali Kota Malang Sutiaji didampingi oleh jajaran Dinas Kesehatan Kota Malang. Foto / dok Pemkot Malang

Diakuinya, peran dari Dinas Kesehatan Kota Malang sebagai leading sector dalam mengoptimalkan jajarannya beserta stakeholder terkait menjadi salah satu faktor kunci penanggulangan dan pencegahan frambusia ini.

“Intinya, secara umum apa yang kami tekankan pada perangkat daerah tentang kolaborasi ini bisa diimplementasikan dengan baik dan patut untuk diapresiasi. Kita punya modal 16 puskesmas, 652 posyandu, 33 Pustu, dan 27 Rumah sakit. Kita juga ada 351 sekolah dasar dan 57 kelurahan. Semuanya terlibat, semuanya bahu membahu,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menggarisbawahi, bahwa prinsip kolaborasi yang selalu didengungkan benar-benar menjadi kekuatan nyata dan bukan menjadi slogan semata.

“Ini (kolaborasi) yang terus kami pacu. Kolaborasi bisa memberikan efek positif dan ini jadi salah satu faktor kunci. Saat cara pandangnya sudah sejalan, insyaallah setiap permasalahan di Kota Malang khususnya kesehatan dapat teratasi dengan baik”, lanjut Sutiaji.

Tambah pria berkacamata ini, kesehatan masyarakat merupakan salah satu prioritas yang ingin dicapai di era kepemimpinannya.

Sebab itu, ia meminta kepada perangkat daerah agar tidak lengah dan terus menerus memberikan literasi kepada masyarakat terkait dengan permasalahan kesehatan.

“Tentunya, ini (urusan kesehatan) adalah bagian dari visi misi kami, maka sudah sepatutnya saya terus minta ke Dinas Kesehatan jangan lengah, terus optimal mengawasi perkembangan permasalahan kesehatan di Kota Malang, terus berikan informasi dan literasi pada masyarakat,” tukas Sam Sutiaji, sapaannya.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan terkait perkembangan kasus di tahun 2022, pada periode Juni sampai Desember telah ditemukan suspek dan dilakukan pemeriksaan RDT dengan hasil negatif.

“Saya sudah dilapori (Dinkes), terutama di rentang Bulan Juni sampai Desember ditemukan suspek, tetapi semua sudah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya negatif,” sambungnya.

Wali Kota Malang Sutiaji (tiga dari kanan) bersama kota/kabupaten lainnya saat foto bersama usai menerima penghargaan dari Kemenkes. Foto / dok Pemkot Malang

Lebih lanjut, pria yang juga hobi bulutangkis dan bersepeda ini mengingatkan tentang pentingnya kepedulian masyarakat tentang perilaku hidup bersih sebagai perisai yang utama.

Di samping itu, dirinya juga mendorong peran kader yang berada di wilayah agar secara keberlanjutan memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Perlu saya tekankan, perilaku hidup bersih menjadi perisai utama dari segala macam penyakit, maka perlu untuk terus disosialisasikan, tugas kader di wilayah untuk terus memberikan pemahaman ini. Dan akan terus kita upayakan juga dengan program pengentasan kawasan kumuh di bumi Arema yang kita cintai ini ,” tutup Sutiaji.

Reporter: Feni Yusnia
editor: jatmiko

Tags: frambusiaMenteri Kesehatanpemkot malangwali kota malang

Related Posts

Bupati Malang, Sanusi (topi hitam) meninjau lahan di sekitar Pasar Turen yang terdampak kebakaran. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Anggarkan Rp6 Miliar untuk Perluas Pasar Turen Usai Kebakaran

Rabu, 15 Jul 2026
DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan
Pemerintahan

DPRD Kota Batu Setujui Raperda APBD 2025, Kebocoran PAD Jadi Sorotan

Senin, 13 Jul 2026
Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang
Pemerintahan

Bupati Sanusi Dampingi Wamen PPPA Bahas Penguatan Ekonomi Hijau Berbasis Bambu di Ngantang

Senin, 13 Jul 2026
Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi dan Jemput Bola, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat
Pemerintahan

Bapenda Kota Malang Gencar Sosialisasi, Tren Opsen PKB dan BBNKB Meningkat

Jumat, 10 Jul 2026
Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar
Pemerintahan

Realisasi PBB-P2 Kota Batu Turun, Baru Capai Rp6,6 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026
Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu
Pemerintahan

Ketua DPRD Kota Batu Dorong Pejabat Sekda Baru Akselerasi Pembangunan Terpadu

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
kontra flow

Masyarakat Menilai Kontra Flow Khusus Angkot di Jalur Satu Arah Kayutangan Membahayakan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.