Tugumalang.id – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat optimis pembangunan Gedung Parkir Kayutangan mampu mengurai masalah kemacetan di sepanjang koridor Kayutangan Heritage. Hal itu ia sampaikan usai meresmikan operasional Gedung Parkir Kayutangan pada Sabtu (10/1/2026).
Gedung parkir berkapasitas 800 sepeda motor dan 40 mobil itu difokuskan untuk menampung parkir kendarangan pengunjung Kayutangan Heritage. Operasional gedung parkir ini juga menandai pelaksanaan aturan larangan sepeda motor parkir di tepi jalan sepanjang koridor Kayutangan.
Wahyu Hidayat menegaskan bahwa penataan kawasan Kayutangan Heritage dilakukan secara bertahap. Saat ini, penataan berfokus pada parkir kendaraan sepeda motor. Sementara mobil masih diperbolehkan parkir di sisi kiri jalan.
“Gedung Parkir ini salah satu solusi sehingga kepadatan sepanjang Kayutangan bisa teratasi. Sementara memang mobil masih boleh parkir di kiri jalan Kayutangan,” ucapnya.

Sejauh ini, ia mengaku melihat kawasan Kayutangan lebih indah dan arus lalu lintas lebih lancar usai Gedung Parkir Kayutangan resmi dibuka sejak 7 Januari 2026. Dengan demikian, pengunjung bisa lebih nyaman dalam menikmati wisata koridor Kayutangan.
“Jadi mereka betul betul bisa menikmati. Kalau kemarin kan semrawut dan macet. Alhamdulillah sudah kami evaluasi sehingga ini memberikan kenyamanan bagi mereka yang datang kesini,” ujarnya.
Wahyu juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pengunjung yang mulai memarkir kendaraannya di Gedung Parkir Kayutangan. Dimana sebelumnya, kendaraan pengunjung banyak terparkir di tepi jalan.
“Memang gedung parkir ini dibuka gratis sampai tanggal 13 Januari nanti. Harapannya, bisa membiasakan pengunjung untuk tidak parkir di tepi jalan,” tuturnya.
Di tepi jalan, petugas juga tampak melakukan pengawasan terhadap sepeda motor yang parkir di sepanjang Kayutangan. Rencananya, sepeda motor yang tak menaati aturan akan ditilang setelah masa sosialisasi pada 7-13 Januari 2025 selesai.
Penataan kawasan Kayutangan menurutnya juga mulai terlihat dengan keberadaan Bus Trans Jatim. Sebab, banyak pengunjung yang mulai menggunakan Bus Trans Jatim untuk datang ke Kayutangan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























