Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Upaya Lokal Preneur Indonesia Bangkitkan Perekonomian Guru Ngaji hingga Jukir di Bondowoso

Redaksi by Redaksi
Mei 31, 2023 8:17 pm
in Peristiwa
Local Preneur Indonesia

Founder Local Preneur Indonesia, Baskoro mengunjungi Farid Wibowo, jukir yang kini memiliki usaha warung kopi (dok)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Bondowoso, Tugumalang.id– Kesulitan ekonomi yang dialami masyarakat dalam masa pandemi mendorong Baskoro untuk melakukan gerakan sosial. Founder Lokal Preneur Indonesia itu telah membangkitkan perekonomian guru ngaji, pekerja proyek, pekerja salon hingga juru parkir (jukir) di Bondowoso.

Baskoro, Founder Lokal Preneur Indonesia mengungkapkan bahwa dahulu dirinya merasa miris dan prihatin atas kondisi teman temannya yang kesulitan ekonomi pada masa pandemi 2020 lalu. Tak hanya teman temanya, masyarakat di sekitarnya ternyata juga mengalami hal yang sama.

READ ALSO

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Founder Local Preneur Indonesia, Baskoro meninjau budi daya ikan lele yang dikembangkan penerima manfaat program Local Preneur Indonesia (dok.)

Dia kemudian menemukan orang orang berbagai latar belakang yang mengalami kesulitan ekonomi. Mulai guru ngaji, pekerja proyek, pekerja salon hingga jukir.

Diketahui, guru ngaji itu merupakan pengajar tanpa gaji. Guru itu mencukupi kebutuhan sehari harinya dengan bekerja sebagai pekerja proyek. Namun sumber penghasilan itu terkendala saat pandemi.

Kemudian ada seorang pekerja salon, pekerja proyek hingga jukir yang tak mendapatkan penghasilan akibat pandemi. Baskoro kemudian memberikan bantuan modal usaha kepada mereka agar bisa bangkit dari kondisi yang ada.

“Tujuan saya sederhana, saya hanya ingin teman teman ini punya sumber penghasilan,” kata Baskoro.

Baskoro mendorong mereka untuk memulai usaha baru agar tidak tergantung pada pekerjaan sebelumnya yang memang tengah krisis ekonomi. Dia memberikan modal berwirausaha mulai berjualan jajanan, bakso, warung kopi hingga budi daya lele.

“Siapapun yang belum punya kesempatan bangkit untuk meraih mimpinya, percayalah dalam keadaan separah apapun pasti ada peluang,” ucapnya.

Program Lokal Preneur Indonesia yang digagas Baskoro itu kini telah membuahkan hasil positif.

Program makan gratis setiap Jumat yang dijalankan Suyanto, guru ngaji penerima manfaat program Local Preneur Indonesia (dok.)

Suyanto (45), guru ngaji asal Botolinggo, Bondowoso yang menerima manfaat Lokal Preneur Indonesia itu mengaku saat ini telah memiliki 3 usaha yakni penjualan sosis, bakso dan budi daya ikan lele.

“Saya sampai sekarang masih ngajar ngaji, memang dari dulu ikhlas tidak digaji. Dulu untuk mencukupi kebutuhan sehari hari saya kerja proyek konstruksi, tapi terkendala karena pandemi,” paparnya.

BACA JUGA: Belajar Kepedulian dari Eko Baskoro, Pejuang Lingkungan dan Kemanusiaan Asal Bondowoso

Dia kemudian mengaku bersyukur telah bertemu dengan Baskoro hingga menjadi penerima program Lokal Preneur Indonesia. Melalui program wirausaha itu, Suyanto kini bisa mewujudkan cita cita anaknya untuk memiliki kendaraan pribadi.

“Alhamdulillah bisa mewujudkan keinginan anak saya untuk memiliki sepeda motor sendiri,” ucap ayah 2 anak itu.

Suyanto bahkan juga menjalankan program makan gratis dan belanja gratis untuk masyarakat sekitarnya. Sejak setahun terakhir, Suyanto melakukan program makan gratis di kediamannya setiap hari Jumat.

Kemudian dia juga menjalankan program belanja gratis di warung klontong sekitarnya sejak 8 bulan terakhir. Setiap hari Minggu, Suyanto mendatangi salah satu warung klontong untuk melangsungkan program belanja gratis itu. Di warung itu, sekitar 30 warga bisa berbelanja gratis.

“Itu memang sengaja untuk membantu warung warung di desa saya agar laris, bahkan juga desa sekitar. Ini sekarang banyak warung yang ngantre untuk program belanja gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Cholil (30), warga Tenggaran, Bondowoso yang juga merupakan penerima program Lokal Preneur Indonesia mengaku telah memiliki usaha warung kopi dan budi daya lele.

Cholil yang dahulu merupakan pekerja proyek di Surabaya sejak 2015 itu merasa senang bisa berkarya di tanah kelahirannya.

“Sekarang saya bisa punya usaha kopi dan ternak lele, dan bisa bekerja dekat dengan keluarga,” kata dia.

“Saya memang punya mimpi memiliki usaha UMKM sendiri saat kerja proyek di Surabaya. Sekarang sudah terwujud setelah bertemu Pak Baskoro,” imbuhnya.

Program wirausaha lokal preneur
Founder Lokal Preneur Indonesia, Baskoro (kaos abu abu) bersama para penerima program wirausaha yang kini sudah memiliki usaha masing masing saat berkunjung ke kantor Tugu Media Group (M Sholeh)

Senada dengan Cholil, Siti Aminah (33), warga Tegal Ampel, Bondowoso yang juga penerima program Lokal Preneur Indonesia merasa bersyukur bisa memiliki usaha yang menjanjikan. Dia yang sebelumnya memiliki usaha salon, kini juga telah memiliki usaha budi daya ikan lele.

Aminah saat ini juga diberi kepercayaan untuk memasarkan hasil budi daya ikan lele dari teman teman seperjuangannya.

“Saya juga memasarkan hasil panen lele teman teman ini. Saya memasarkan di marketplace, permintaan lele sangat tinggi sampai kewalahan,” jelasnya.

“Meski masih baru terjun, usaha ternak lele ini cukup menjanjikan dan potensial untuk meningkatkan perekonomian,” lanjutnya.

Di sisi lain, Farid Wibowo (30), mantan Jukir asal Blindungan, Bondowoso mengaku terbantu dengan program Lokal Preneur Indonesia. Dia saat ini sudah memiliki usaha warung kopi sendiri dan tak lagi menjadi jukir ruko.

“Gaji jukir ruko dulu sebulan hanya Rp 150 ribu. Kerjanya panas panasan, kalau hujan ya kehujanan. Sekarang alhamdulillah punya warung kopi,” paparnya.

Melalui usaha warung kopi itu, Farid mengaku bisa membantu kebutuhan sehari hari orang tuanya. “Alhamdulillah setidaknya bisa membantu orang tua,” ujarnya.

Farid membuka usaha warung itu setiap malam. Siangnya, dia juga aktif membantu budi daya ikan lele dari teman teman sesama penerima program.

“Kalau siang saya bantu ternak lele, sekalian untuk belajar agar nanti bisa mengelola sendiri ketika sudah punya lahan,” tandasnya.

 

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: bondowosolokal preneurLokal Preneur IndonesiaPerekonomianperekonomian guru ngaji

Related Posts

Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Lansia Tertabrak Motor
Peristiwa

Lansia di Kota Batu Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Nyaleg PDIP Kota Malang

Perjalanan Prayitno Maju Nyaleg untuk Pecahkan Masalah Sampah hingga Image Kumuh di Kotalama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.