Tugumalang.id – Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-80 oleh Pemerintah Kota Batu berlangsung khidmat. Prosesi sakral itu menandai semangat baru aparatur Pemkot Batu untuk kembali menyingsingkan lengan, bekerja melakukan aksi nyata untuk perubahan.
Diketahui, Upacara Penurunan Bendera Sang Saka Merah Putih itu diselenggarakan di halaman Balai Kota Among Tani, Minggu (17/8/2025) sore. Wali Kota Batu Nurochman selaku Inspektur Upacara memimpin langsung prosesi yang sakral tersebut.
Upacara ini dikomandoi oleh AKP Giyanto dari Polres Batu bersama Kompol Anton Widodo yang bertindak sebagai Perwira Upacara.
Sementara, Letda Arh. Paejan Dantonmer Rai A dari Dendemlat Pusdik Arhanud bertindak sebagai Komandan Kompi Paskibraka.
Baca Juga: Ramai Isu Kenaikan PBB 700 Persen di Kota Batu, Pemkot Beri Klarifikasi
Sementara, prosesi penurunan bendera dilakukan oleh petugas Paskibraka di Kota Batu yakni Khofifah Isna Elmaila (MAN Batu) selaku Pembawa Baki, Naufal (MAN Batu), Mochammad Rizky Dwi Purwanto (SMA Al – Izzah Batu) dan Jibril Al Ristano Paskibraka (SMA Negeri 1 Batu). Mereka mendapat pengawalan ketat dari anggota Pusdik Arhanud dan pasukan kompi.
Prosesi penurunan bendera yang dipimpin Wali Kota Batu itu juga turut dihadiri Wawali Kota Batu Heli Suyanto, Forkopimda serta jajaran Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Batu dan tamu undangan dari berbagai kelembagaan dan masyarakat.

Begitu penurunan bendera selesai, petugas pembawa bendara menyerahkannya kepada Wali Kota Batu Nurochman. Usai menerima, Nurochman langsung mengembalikan bendera itu ke kotak dengan hati-hati dan penuh khidmat.
Baca Juga: Dijamin Enak Pol! 6 Spot Kuliner Khas Kota Batu yang Wajib Dicoba Wisatawan
Di pagi harinya, upacara pengibaran bendera itu juga sukses dilakukan tanpa cela. Kapten Arhanud Akhmad Zainuri Danramil 0818/17 Kodim 0818 Wilayah Malang Batu tampil sebagai Komandan Upacara, sedangkan Kapten Arhanud Jumawi Danramil 0818/02 Kodim 0818 Wilayah Malang Batu sebagai Perwira Upacara.

Sementara Ketua DPRD Kota Batu, Didik Subiyanto turut andil sebagai Pembaca Teks Proklamasi dan Ahmad Jazuli dari Kantor Kementerian Agama Kota Batu bertugas sebagai pembaca doa.
Wakil Ketua Duta Pancasila Purnapaskibraka Indonesia (DPPI), Raditya Dwi Bayu Islami S. bertugas sebagai pembaca Teks Pembukaan UUD 1945.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batu Nurochman menuturkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berhasil mengemban tugas melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke-80 ini sehingga berjalan lancar dan penuh khidmat.
Ia menegaskan dalam momen penuh gegap gempita perjuangan ini, ia berharap semua pihak menjadikan hari kemerdekaan sebagai momentum evaluasi diri. Terlebih sebagai pelayan publik yang harus memastikan kebijakannya benar-benar dirasakan oleh publik.
”Ini menjadi momentum yang baik untuk refleksi diri bahwa kita harus memastikan kesejahteraan rakyat itu benar-benar terjadi,” ungkapnya.
Semangat itu sendiri sudah termaktub pada tema nasional HUT RI ke-80 bertajuk Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Menurut Cak Nur, sapaan akrabnya, tema itu menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia harus tetap berdiri di atas kaki sendiri, berdaulat tanpa intervensi dan menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai orientasi utama.
“Bangsa kita adalah bangsa pejuang. Tentu, tantangan hari ini lebih berat dibanding masa lalu. Karena itu, kita harus terus berinovasi dan bekerja dengan semangat persatuan agar Indonesia makin maju,” katanya.
Cak Nur menambahkan bahwa peringatan HUT ke-80 RI di Kota Batu diharapkan tidak hanya menjadi sekedar seremonial.
Namun harus lebih dari itu, ia harus menjadi refleksi perjalanan panjang bangsa sekaligus semangat baru bagi Kota Batu untuk terus melangkah maju bersama Indonesia.
“Inilah momentum kita untuk terus bersatu, memperbaiki diri, dan memberikan yang terbaik bagi rakyat,” ajaknya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























