Tugumalang.id – Wisuda Ke-92 Periode II Tahun 2026 Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) diwarnai optimisme dan penuh kebanggaan.
Acara yang berlangsung di Gedung Jenderal Besar Soeharto, Sabtu (20/6/2026) itu diikuti sebanyak 800 wisudawan dan wisudawati. Mereka secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan yang siap mengabdikan ilmu pengetahuan dan kompetensinya untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.
Prosesi wisuda kali ini tidak sekadar menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga momentum lahirnya generasi baru yang dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dunia yang bergerak semakin cepat di era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Baca Juga: Rektor UIN Malang Prof Ilfi Bicara Pentingnya Parenting dalam Perspektif Keislaman
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., dalam sambutannya menegaskan, wisuda merupakan awal dari perjalanan pengabdian yang sesungguhnya.
Para lulusan diharapkan mampu hadir sebagai agen perubahan yang membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus ini harus menjadi bekal untuk membangun karier, mengembangkan diri, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Jadilah pribadi yang mampu membanggakan orang tua, masyarakat, dan almamater,” pesannya.
Menurut Rektor, dunia kerja saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI yang kini menjadi kebutuhan di berbagai sektor pekerjaan.
Baca Juga: Gelar Surveillance Audit ISO, Komitmen UIN Malang Jaga Tata Kelola dan Layanan Pendidikan Berstandar Internasional
Ia menjelaskan bahwa UIN Malang terus melakukan pembenahan kurikulum melalui pendekatan Outcome Based Education (OBE) agar selaras dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman.
Mahasiswa tidak hanya dibekali penguasaan disiplin ilmu, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, problem solving, analisis yang kuat, serta keterampilan memanfaatkan teknologi digital secara bijak.
“Skill AI saat ini menjadi tuntutan dunia kerja. Namun kemampuan teknologi saja tidak cukup. Lulusan juga harus memiliki kecakapan problem solving, berpikir analitis, kritis, dan tetap mengedepankan akhlak mulia sebagai fondasi utama,” tegasnya.
Rektor berharap seluruh lulusan UIN Malang mampu tampil sebagai calon-calon pemimpin masa depan yang siap menjawab berbagai tantangan global tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keislaman.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kompetensi profesional harus berjalan beriringan dengan integritas dan karakter. Menurutnya, keunggulan lulusan UIN Malang terletak pada perpaduan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak yang menjadi ciri khas kampus ulul albab.
“Kompetensi penting, tetapi akhlak dan integritas jauh lebih menentukan keberhasilan seseorang dalam menjalani kehidupan dan karier. Lulusan UIN Malang harus mampu menunjukkan keduanya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Associate Professor H. Basri, M.A., Ph.D., menyampaikan laporan akademik wisuda Periode II Tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 800 wisudawan yang dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas dan program studi.
Rinciannya meliputi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan sebanyak 162 wisudawan, Fakultas Syariah 90 wisudawan, Fakultas Humaniora 14 wisudawan, Fakultas Psikologi 63 wisudawan, Fakultas Sains dan Teknologi 81 wisudawan, Fakultas Ekonomi 161 wisudawan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 45 wisudawan, serta Pascasarjana sebanyak 184 wisudawan.
Berdasarkan data akademik, jumlah wisudawan laki-laki tercatat sebanyak 328 orang, sedangkan wisudawati berjumlah 472 orang. Dengan demikian total lulusan yang mengikuti Wisuda Ke-92 Periode II Tahun 2026 mencapai 800 orang.
Suasana haru tampak menyelimuti jalannya prosesi wisuda. Senyum bahagia para lulusan berpadu dengan rasa bangga orang tua dan keluarga yang turut menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Tepuk tangan dan doa mengiringi langkah para wisudawan yang resmi menyandang gelar akademik sebagai buah dari perjuangan selama menempuh pendidikan.
Wisuda Ke-92 ini kembali menegaskan komitmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, spiritualitas, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
Sebuah bekal penting untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan peradaban.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis UIN Malang
Editor: Herlianto. A

















