Selasa, Agustus 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

UB Malang Siapkan Kota Kreatif Dunia, Begini Peran Pentingnya di UNESCO Media Arts

Redaksi by Redaksi
November 5, 2025 6:15 pm
in Pendidikan
UB Malang

Rektor UB Bersama Prof. Dr. Yong (Hardy) Xiang saat pertemuan dengan Peking University. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Universitas Brawijaya (UB) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem Media Arts di Kota Malang melalui kegiatan akademik, jejaring internasional, serta pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah ini merupakan bentuk dukungan UB setelah penetapan Kota Malang sebagai UNESCO Creative City of Media Arts.

UB Jadi Pusat Riset dan Inovasi Kreatif

Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D., Med.Sc, menyampaikan bahwa pengakuan UNESCO terhadap Kota Malang bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen kota, termasuk sivitas akademika UB.

READ ALSO

Ribuan Maba UB Angkat Buku dalam Human Wave RAJA Brawijaya 2026

Peneliti UB Temukan Spesies Baru Kumbang di Jepang

“Universitas Brawijaya melihat status baru Kota Malang sebagai UNESCO Creative City of Media Arts bukan sekadar pengakuan, tetapi juga tanggung jawab. UB akan berperan aktif sebagai pusat pengetahuan, riset, dan inovasi yang memperkuat karakter kreatif kota ini,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).

Kolaborasi Akademik dan Digitalisasi Budaya

Selama beberapa tahun terakhir, UB telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Malang di bidang media arts dan pengembangan budaya digital. Kolaborasi tersebut mencakup penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pelestarian budaya berbasis teknologi.

Baca juga: Guru Besar Fakultas Kedokteran UB Malang Demo Menkes Budi Gunadi

Salah satu inisiatif unggulan adalah proyek digitalisasi warisan budaya yang melibatkan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB, National University of Singapore (NUS), dan Pemkot Malang. Dalam proyek ini, kawasan bersejarah Kayutangan dan komoditas kopi Malang diolah dalam format digital agar dapat diakses publik sebagai bahan eksplorasi kreatif.

“Digitalisasi budaya menjadi cara baru untuk mendekatkan masyarakat dengan sejarahnya. Media arts bukan hanya soal estetika, tetapi juga bagaimana teknologi dapat memperkuat pelestarian budaya,” tutur Prof. Widodo.

AI Center UB Dorong Ekosistem Kreatif Berbasis Teknologi

UB juga memperkuat perannya melalui Artificial Intelligence (AI) Center UB, yang diresmikan pada Januari 2025 oleh Menteri Komunikasi dan Digital. Pusat riset ini menjadi wadah pengembangan talenta digital dan riset interdisipliner untuk mendukung transformasi teknologi di berbagai sektor, termasuk industri kreatif dan media digital.

AI Center UB dilengkapi dengan superkomputer dan sistem komputasi berperforma tinggi untuk mendukung riset seperti animasi berbasis AI, generative media, hingga pengolahan data budaya digital.

“Pemanfaatan kecerdasan buatan kini menjadi bagian penting dari ekosistem kreatif. AI membuka peluang bagi pengembangan karya media, desain, hingga layanan kota berbasis teknologi,” tambahnya.

Kolaborasi Internasional dan Dukungan Akademik Dunia

Dalam proses menuju pengakuan UNESCO, UB berperan aktif dalam jejaring akademik internasional. Melalui kerja sama dengan Peking University, UB menjalin kemitraan dengan Prof. Dr. Yong (Hardy) Xiang, pakar kebijakan budaya sekaligus pemegang UNESCO Chair on Creativity and Sustainable Development in Rural Areas.

Prof. Hardy memberikan surat rekomendasi kepada UNESCO yang menyoroti kemajuan Malang dalam membangun ekosistem seni media inklusif dan berbasis komunitas. Ia menilai kehadiran universitas di Malang, termasuk UB, menjadi faktor penting dalam memperkuat pendidikan dan inovasi seni digital di kawasan ini.

Menurut Prof. Widodo, dukungan akademisi internasional menunjukkan bahwa pengembangan media arts di Malang telah mendapat perhatian global. “Pengakuan UNESCO merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, akademisi, komunitas seni, sektor swasta, dan mitra internasional,” tegasnya.

Program Studi dan Fasilitas Pendukung Media Arts di UB

UB memiliki sejumlah program studi yang mendukung pengembangan media arts dan industri kreatif.

  • Fakultas Ilmu Budaya (FIB): Program Studi Seni Rupa Murni yang fokus pada eksplorasi visual dan eksperimen media baru.

  • Fakultas Ilmu Komputer (Filkom): Laboratorium Multimedia yang digunakan untuk produksi animasi, film pendek, dan media interaktif.

  • Fakultas Vokasi UB: Departemen Industri Kreatif dan Digital yang menyiapkan SDM siap kerja di sektor teknologi komunikasi visual.

Perluasan Jejaring Kreativitas Global

Secara global, UB memiliki lebih dari 400 mitra internasional di berbagai benua. Jejaring ini menjadi modal penting untuk memperluas kolaborasi di bidang kreativitas dan pembangunan berkelanjutan. Salah satu inisiatif terbaru adalah pembentukan International Workstation in Creativity and Rural Development, hasil kolaborasi UB dengan Peking University. Program yang akan diresmikan pada akhir November ini bertujuan menghubungkan kota dan wilayah pedesaan kreatif melalui riset dan inovasi global.

“Melalui program seperti International Workstation, kami ingin memastikan semangat kreativitas tidak hanya tumbuh di kota, tetapi juga menjangkau wilayah pedesaan,” jelas Prof. Widodo.

Baca juga: UB Malang Latih Juleha Jelang Idul Adha 2025: Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Penyembelihan Halal

Kreativitas Berbasis Budaya sebagai Arah Pembangunan

Prof. Widodo menambahkan, UB sejak lama mengusung visi ‘industri berbasis budaya’, yang menempatkan kreativitas dan kearifan lokal sebagai motor pembangunan berkelanjutan. Visi tersebut sejalan dengan semangat UNESCO Creative Cities Network (UCCN) yang menekankan kolaborasi, inovasi, dan inklusivitas.

“Penetapan UNESCO hanyalah langkah awal. Konsistensi kolaborasi antara pemerintah, kampus, komunitas, dan pelaku industri kreatif menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Peran Fakultas Ilmu Budaya dalam Kolaborasi Global

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Kerja Sama UB, P.M. Erza Killian, S.IP., M.IEF., Ph.D., mengungkapkan bahwa UB berperan besar dalam pencapaian status Malang sebagai Kota UNESCO.

“Ada tangan dingin akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya UB yang menjadi motor utama kolaborasi internasional bersama Peking University, salah satu universitas top dunia di bidang budaya dan industri kreatif,” jelasnya.

Menurutnya, dalam dua tahun terakhir UB melalui FIB dengan dukungan Divisi Globalizing telah membangun jejaring akademik dan profesional yang kuat dengan Peking University. Kolaborasi ini berfokus pada eksplorasi potensi industri budaya di Kota Malang dengan tujuan menjadikannya pusat media arts dan budaya kreatif di Asia Tenggara.

“Melalui diskusi ilmiah, kunjungan lapangan, dan program bersama, kedua institusi membantu mengevaluasi proposal pengajuan Malang ke UNESCO. Hasil kerja sama ini juga diwujudkan dalam reference letter resmi dari Peking University yang memperkuat proposal Malang untuk bergabung dalam jaringan kreatif dunia,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: kota kreatif unescokota malangmedia artspendidikanUB MalangUNESCOuniversitas brawijaya

Related Posts

Ribuan Maba UB Angkat Buku dalam Human Wave RAJA Brawijaya 2026
Pendidikan

Ribuan Maba UB Angkat Buku dalam Human Wave RAJA Brawijaya 2026

Senin, 10 Agu 2026
Peneliti UB Temukan Spesies Baru Kumbang di Jepang
Pendidikan

Peneliti UB Temukan Spesies Baru Kumbang di Jepang

Senin, 10 Agu 2026
Itn Malang Dan Pemkab Lembata Susun Hspk Asb Untuk Apbd 2027 1
Advertorial

ITN Malang dan Pemkab Lembata Susun HSPK-ASB untuk APBD 2027

Senin, 10 Agu 2026
11 PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026, Ada UIN Malang!
Pendidikan

11 PTKIN Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2026, Ada UIN Malang!

Senin, 10 Agu 2026
84 Tahun Soto Pojok Jadi Langganan Peziarah Gunung Kawi 1
Advertorial

Polinema Jajaki Kolaborasi dengan Departemen Teknik Mesin UGM

Minggu, 9 Agu 2026
SMA Al Izzah Bangun Mental Santri Baru Lewat Drama
Pendidikan

SMA Al Izzah Bangun Mental Santri Baru Lewat Drama

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Tersangka Pengedar Sabu di Kromengan

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kromengan, Malang: Sita 3,65 Gram Barang Bukti

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.