MALANG, Tugumalang.id – Produksi pisang di Kabupaten Malang terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2019, produksi pisang di Kabupaten Malang tercatat mencapai 979.942 ton. Angka tersebut terus bertambah secara bertahap hingga pada 2025 mencapai 1.484.169 ton.
Capaian tersebut menjadikan Kabupaten Malang sebagai daerah dengan produksi pisang tertinggi di Jawa Timur pada 2025. Secara keseluruhan, produksi pisang di Jawa Timur mencapai 2.810.401 ton.
Baca juga: 7 Manfaat Buah Pisang, Mulai Sumber Energi Instan Hingga Menjaga Mood
Data Produksi Pisang Kabupaten Malang dari Tahun ke Tahun
Berikut data produksi pisang di Kabupaten Malang selama tujuh tahun terakhir:
- 2019 : 979.942 ton
- 2020 : 992.252 ton
- 2021 : 988.019 ton
- 2022 : 1.222.855 ton
- 2023 : 1.376.011 ton
- 2024 : 1.456.891 ton
- 2025 : 1.484.169 ton
Produksi pisang terbesar berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Malang, terutama Kecamatan Ampelgading, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, dan Dampit. Empat kecamatan tersebut dikenal dengan kawasan Amstirdam yang selama ini menjadi sentra produksi pisang di Kabupaten Malang.
Selain kawasan Amstirdam, Kecamatan Poncokusumo juga menjadi salah satu wilayah dengan produksi pisang yang cukup tinggi.
“Kawasan Amstirdam punya potensi lahan yang cukup luas untuk ditanami pisang,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Sani Putera, beberapa waktu lalu.
Pisang Sang Mulyo Jadi Andalan Kabupaten Malang
Kecamatan Dampit menjadi salah satu wilayah dengan produksi pisang terbesar, yakni mencapai lebih dari 800.000 ton dalam satu tahun. Salah satu desa di wilayah tersebut, Desa Srimulyo, memiliki varietas unggulan bernama pisang Sang Mulyo.
Pisang Sang Mulyo diketahui mampu menghasilkan 16-22 sisir dalam satu tandan dengan berat mencapai 50-70 kilogram. Varietas ini mendapat perhatian karena ukuran dan produktivitasnya yang cukup tinggi.
Baca juga: Tempe Bungkus Plastik vs Bungkus Daun Pisang, Mana yang Lebih Sehat?
Nama Sang Mulyo sendiri diberikan oleh Presiden RI ke-7 Joko Widodo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berkunjung ke Desa Srimulyo pada 2021. Nama “Sang” diberikan oleh Jokowi, sedangkan “Mulyo” diberikan oleh Khofifah.
“Saat ini kami sedang menggalakkan produksi pisang Sang Mulyo agar terus meningkat,” ujar Avicenna.
Selain pisang Sang Mulyo, Kabupaten Malang juga memproduksi berbagai jenis pisang lainnya, seperti pisang hijau, pisang ambon, cavendish, candi, hingga kepok.
Di sisi lain, DTPHP Kabupaten Malang tidak hanya berupaya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat pasar agar hasil panen pisang dari para petani dapat terserap secara optimal.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko


















