Tugumalang.id – ‘The Epstein Files’ masih menjadi perbincangan hangat hingga saat ini. Kumpulan bukti yang mengungkap semua perbuatan Jeffrey Epstein, siapa saja yang terlibat, semua email, foto, dan video yang diambilnya ini dirilis pada 30 Januari 2026.
Dengan total data diperkirakan 5 juta halaman beserta file multimedia yang berhasil menyeret banyak nama besar di dalamnya.
Siapakah Jeffrey Epstein sebenarnya?
Epstein adalah seorang miliarder asal Amerika Serikat, pemilik sebuah perusahaan manajemen keuangan Financial Trust.co. Nama besarnya tentu membawanya pada lingkaran pertemanan mewah dengan orang-orang ternama di seluruh dunia.
Baca Juga: Siapa Jeffrey Epstein? Ini 5 Fakta Utama Tentangnya
Di balik kesuksesan itu, Epstein ternyata menyimpan rahasia besar di pulau miliknya, Little Saint James. Di sana, ia melakukan perdagangan seks yang melibatkan anak dibbawah umur. Sebelum kemudian ditangkap pada 6 Juli 2019, Epstein pernah ditangkap pada 2008 dengan hukuman selama 13 bulan.
Hal ini terasa begitu janggal karena hukuman yang diterima Epstein tergolong ringan. Begitupun dengan penangkapan keduanya. Epstein ditemukan sudah tidak bernyawa tepat pada tanggal 10 Agustus 2019, yang mana kejadian ini tidak lama sejak penangkapannya.
Kematiannya melahirkan banyak teori konspirasi tentang apakah ia benar-benar mengakhiri hidup dengan tangannya sendiri atau ada orang yang sengaja mengakhiri nyawa Epstein untuk kepentingannya.
Namun, jika Epstein mati siapa yang akan diuntungkan? Sampai saat ini tidak ada yang sepenuhnya yakin dengan alasan kematian Epstein yang sebenarnya.
Nama Pengusaha Besar Indonesia di ‘Epstein Files’
1. Hary Tanoe
Nama besar pemilik Media Nusantara Citra (MNC) Group ikut disebut dalam perilisan dokumen Epstein. Dalam dokumen tertulis bahwa Hary memiliki hubungan baik dengan presiden Amerika, Donald Trump.
Pernyataan ini didukung dengan lanjutan surat yang ditulisnya bahwa ia pernah membeli rumah Trump dengan harga yang lebih tinggi dari seharusnya.
Baca Juga: Ilusi Demokrasi Amerika, Intervensi yang Menyakitkan Negara Berkembang
The Epstein hanya menyebutkan sampai situ, sehingga bisa diperkirakan bahwa Harry tidak memiliki hubungan langsung dengan Jeffrey Epstein, meskipun namanya tercantum di dalamnya.
2. Eka Tjipta Widjaja
Eka Tjipta Widjaja, pendiri perusahaan besar Sinar Mas Group yang namanya turut terbawa dalam dokumen Epstein. Namun, sekali lagi nama ini tercatat karena pernah melakukan transaksi properti dengan Trump sekitar tahun 2009.
Bukti ini terkait dengan catatan transaksi properti. Tidak ada keterangan lain yang menjelaskankan keterlibatan Eka secara langsung dengan kasus Epstein.
3. Joko Widodo
Nama mantan presiden ke-7 Indonesia, Jokowi, turut disebut dalam kasus dokumen Epstein. Hal ini terjadi karena namanya yang sering muncul di email sebagai referensi berita internasional politik Indonesia. Sekali lagi hal ini menunjukkan tidak ada keterkaitan langsung antara Jokowi dengan Jeffrey Epstein.
4. Sri Mulyani
Selanjutnya ada nama mantan menteri keuangan Indonesia, Sri Mulyani yang tercatat semenjak ia menjabat di world bank. Konteks dokumen yang berkaitan dengan komunikasi internal antara lembaga internasional dan program kelembagaan. Sehingga nama ini tidak memiliki keterlibatan dengan kasus Epstein.
Setelah mengetahui siapa saja tokoh besar Indonesia yang ikut terseret dalam kasus Epstein, kita dapat menyimpulkan bahwa tidak semua nama yang tercantum turut menjadi bagian dari kejahatan Epstein.
Perlu kita ingat ,The Epstein File tidak hanya berisi bukti kejahatan melainkan semua dokumen, email, foto, dan video yang berhubungan dengan bisnis serta kehidupan Epstein.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah (Magang)
Editor: Herlianto. A
























