Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Tips & Trik Mudik Irit BBM, Simak Penjelasan Eco Driving Dosen UMM Ini

Redaksi by Redaksi
Maret 22, 2026 2:00 pm
in Tips
Ilustrasi eco driving, solusi mudik irit BBM. Foto: Pixabay

Ilustrasi eco driving, solusi mudik irit BBM. Foto: Pixabay

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bagi anda yang sedang melakukan perjalanan mudik di Lebaran 2026 ini, berikut ada tips dan trik mudik irit BBM dari salah satu dosen di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tips dan trik tersebut adalah dengan cara menerapkan eco driving.

Diketahui, eco driving adalah gaya berkendara yang mampu menghemat bahan bakar sekaligus menekan emisi kendaraan hingga mendekati 50 persen. Simak penjelasan lengkap dari Dosen Program Studi Teknik Mesin UMM Fauzan Ammar Putra berikut.

READ ALSO

Kenapa NIB Penting untuk UMKM di Indonesia? Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Fauzan menegaskan bahwa pola berkendara yang tepat sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar, terutama dalam perjalanan jarak jauh seperti mudik. Eco driving pada dasarnya adalah cara mengoperasikan kendaraan agar kerja mesin dan sistem pembakaran tetap optimal.

Baca Juga: Mobil Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Kepanjen, 1 Orang Alami Luka Bakar

”Dengan menjaga putaran mesin di rentang ideal, konsumsi bahan bakar bisa ditekan dan pembakaran menjadi lebih efisien,” jelas dia, Kamis (19/3/2026).

Dalam praktiknya, Fauzan menyebut menjaga kecepatan tetap konstan menjadi kunci utama. Ia menilai lonjakan konsumsi bahan bakar paling besar terjadi saat kendaraan berakselerasi secara agresif.

“Konsumsi bahan bakar terbesar terjadi ketika kendaraan berakselerasi. Karena itu, pengemudi sebaiknya menjaga laju tetap stabil dan menghindari perubahan kecepatan yang drastis agar mesin tidak bekerja terlalu berat,” ujarnya.

Selain itu, penggunaan transmisi yang tepat juga menentukan efisiensi. Menahan gigi rendah terlalu lama akan membuat putaran mesin tinggi dan boros bahan bakar. Sebaliknya, perpindahan gigi pada waktu yang tepat membantu menjaga keseimbangan antara tenaga dan efisiensi.

Baca Juga: Wali Kota Malang Pastikan Stok Bahan Pokok hingga BBM Aman Jelang Idul Fitri 2026

Fauzan menambahkan pengelolaan Revolutions Per Minute (RPM) juga perlu diperhatikan. Mesin memiliki rentang putaran ideal untuk menghasilkan pembakaran paling efisien. RPM yang terlalu tinggi akan meningkatkan konsumsi bahan bakar, sementara RPM terlalu rendah membuat mesin bekerja lebih berat.

Ia juga menyoroti kebiasaan membuka jendela saat berkendara yang kerap dianggap sepele. Padahal, secara aerodinamika hal tersebut dapat meningkatkan hambatan udara dan berdampak pada konsumsi bahan bakar.

”Lebih baik menggunakan AC dengan pengaturan yang bijak, termasuk memanfaatkan mode resirkulasi udara. Saat kaca dibuka, hambatan udara meningkat dan mesin harus bekerja lebih keras, sehingga bahan bakar menjadi lebih boros,” terang dia.

Meski penerapan eco driving di lapangan kerap menghadapi berbagai tantangan, Fauzan menilai pengemudi tetap bisa menerapkannya dengan menjaga ritme berkendara yang tenang.

“Walaupun kondisi lalu lintas tidak selalu ideal, pengemudi tetap bisa mengontrol gaya berkendara. Hindari menekan pedal gas secara mendadak dan usahakan ritme kendaraan tetap stabil agar efisiensi bahan bakar tetap terjaga,” katanya.

Tak hanya berdampak pada efisiensi, eco driving juga berkontribusi pada aspek keselamatan. Gaya berkendara yang halus dan terkontrol membuat pengemudi lebih antisipatif terhadap situasi di jalan serta mengurangi kelelahan selama perjalanan panjang.

Lalu, terkait beban kendaraan saat mudik, ia mengingatkan agar pengemudi tidak membawa muatan berlebih dan tetap memperhatikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan.

“Beban berlebih akan meningkatkan kerja mesin dan risiko overheat. Jika memungkinkan, sebagian barang bisa dikirim melalui jasa ekspedisi agar kendaraan tidak kelebihan muatan,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Fauzan menegaskan bahwa eco driving bukan sekadar upaya menghemat bahan bakar, melainkan bagian dari berkendara yang lebih bijak. “Dengan gaya berkendara yang halus, stabil, dan terkontrol, perjalanan mudik bisa menjadi lebih hemat, aman, dan sekaligus ramah lingkungan,” pungkasnya.

 

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: bbmIrit BBMumm

Related Posts

Ilustrasi Pentingnya NIB untuk Mendukung Aktivitas Bisnis UMKM (Foto: Pinterest)
Tips

Kenapa NIB Penting untuk UMKM di Indonesia? Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

Sabtu, 30 Mei 2026
Panci Listrik Samono SW-DG01P. (Foto: Shopee/ Ufo Electronika & Furniture Official Shop)
Tips

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Jumat, 29 Mei 2026
Fotokopi Vian 24 Jam cabang UIN. (Foto: Intagram/ @fotocopyvian24jam)
Tips

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jumat, 29 Mei 2026
Mesin kopi rumahan
Tips

Mesin Kopi Rumahan untuk Pemula, Ini Pilihan yang Hemat Listrik dan Praktis

Kamis, 28 Mei 2026
Perbedaan Plushies dan Boneka
Tips

Perbedaan Plushies dan Boneka, Ternyata Tidak Sama

Selasa, 26 Mei 2026
Tagihan listrik
Tips

Tagihan Listrik Naik Terus? Bisa Jadi karena 5 Kebiasaan Sepele Ini

Selasa, 26 Mei 2026
Next Post
Ilustrasi kunjungan wisata di Kota Batu. Foto: Azmy

Pemkot Batu Optimistis Perolehan Pajak hingga Retribusi Parkir Melonjak hingga 30 Persen

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.