Tugumalang.id – Disebut sebagai Suicide Squad versi Marvel, siap-siap, Marvel Cinematic Universe (MCU) akan kembali mengguncang layar lebar lewat film terbarunya yang berjudul Thunderbolts.
Dijadwalkan tayang pada 30 April 2025, film ini menghadirkan sesuatu yang benar-benar berbeda dari cerita superhero Marvel sebelumnya.
Kalau biasanya Marvel dikenal dengan karakter pahlawan super yang gagah berani dan nyaris tanpa cela. Maka, kali ini justru mereka mengangkat sosok-sosok “bermasalah”, para mantan penjahat, agen gagal, hingga sosok misterius yang punya trauma masa lalu. Dan ya, mereka disatukan untuk satu misi, yaitu menyelamatkan dunia.
Baca Juga: Mempelajari Trauma Kekerasan Seksual Melalui Film Like & Share
Sinopsis: Misi Rahasia Para Sosok Anti Hero
Di tengah kekacauan dunia yang terus meningkat, pemerintah diam-diam membentuk tim rahasia berisi individu dengan latar belakang kontroversial. Anggota dari tim tersebut diisi oleh mantan penjahat dan anti hero.
Tapi di tangan Valentina Allegra de Fontaine (diperankan oleh Julia Louis-Dreyfus), mereka diberi satu kesempatan terakhir untuk membuktikan bahwa mereka masih berguna.
Yelena Belova (Florence Pugh), Red Guardian (David Harbour), Winter Soldier alias Bucky Barnes (Sebastian Stan), John Walker (Wyatt Russell), Taskmaster (Olga Kurylenko), Ghost (Hannah John-Kamen), semuanya dikumpulkan dalam satu regu bernama Thunderbolts.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Film Live Action Disney untuk Menemani Libur Lebaran
Namun misi yang mereka jalani bukan sekadar operasi biasa. Mereka harus menghadapi ancaman tak terduga bernama Sentry, manusia super dengan kekuatan luar biasa, namun memiliki sisi gelap mematikan bernama The Void.
Sosok ini diperankan oleh Lewis Pullman, menggantikan Steven Yeun yang mundur dari proyek tersebut. Bisakah para “pahlawan gagal” ini menghentikan kekuatan yang bahkan bisa menghapus eksistensi mereka.
Pendekatan Berbeda untuk Masa Depan MCU
Setelah menciptakan Black Panther (2018) di Busan dan Avengers: Age of Ultron (2015) di Seoul film ini akan menjadi wadah easter eggs para sutradara terkenal di Korea Selatan, yakni Bong Joon Ho dan Park Chan Wook
Digarap langsung oleh Jake Schreier, sutradara pemenang Emmy Awards, film ini bukan hanya sajian aksi, tapi juga titik balik bagi MCU.
Di tengah kritik bahwa Marvel memasuki era down fall, dan mulai bangkit melalui film Deadpool & Wolverine (2024), Thunderbolts datang sebagai angin segar dan titik balik Marvel Studios.
Para kritikus bahkan menyebut film ini sebagai “versi A24-nya Marvel” — lebih intim, lebih personal, dan lebih berani menyentuh sisi gelap dari kehidupan seorang “pahlawan.”
Sebagai penutup dari fase kelima MCU, Thunderbolts bukan hanya diharapkan menutup cerita lama, tapi juga membuka jalan bagi narasi yang lebih kompleks dan dewasa di masa depan. Dan ya, untuk pertama kalinya, kamu mungkin akan mendukung para karakter yang awalnya kamu benci.
Tayang dalam Format Spektakuler
Untuk para penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU), kalian dapat menikmati film ini dengan pengalaman lebih melalui IMAX, Dolby Cinema, hingga 4DX. Jadi, selain cerita yang mendalam, kamu juga bisa menikmati pengalaman visual dan suara yang memukau.
Thunderbolts adalah bukti bahwa Marvel bisa berkembang, menghadirkan kisah yang lebih manusiawi, gelap, dan mendalam — tanpa kehilangan daya tarik aksinya. Bukan tentang jadi pahlawan sempurna, tapi tentang berani berubah dan menebus kesalahan.
Sudah siap melihat sisi lain Marvel? Catat tanggalnya 30 April 2025 hanya di bioskop!
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Keshia Putri Susetyo/Magang
Editor: Herlianto. A





























