Sabtu, Juni 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Entertainment

Ley Sin Voz, Single Baru Penuh Amarah Gelap dari Unit Surf Rock Malang The Waving’s

Redaksi by Redaksi
Mei 27, 2026 3:01 pm
in Entertainment
The Waving's, kuartet unit surf rock eksperimental asal Malang. Foto: Dok.

The Waving's, kuartet unit surf rock eksperimental asal Malang. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – The Waving’s, kuartet surf rock asal Malang, Jawa Timur kembali hadir meneror kuping skena musik independen lewat single bertajuk ‘Ley Sin Voz’. Single baru berisi dua trek ini seolah mengajak para pendengar menyelami ruang-ruang kegelisahan dan amarah yang gelap.

Dalam rilisan terbarunya, The Waving’s kembali sengaja menggunakan musik sebagai ruang konflik. Vokalis The Waving’s Akmal Ibrahim menyebut jika Maxi single “Ley Sin Voz” memang tidak dibangun untuk sesuatu hal yang menyenangkan.

READ ALSO

5 Drama Korea Komedi Romantis di Netflix yang Dijamin Bikin Ngakak

Diadaptasi dari Novel, Ini 4 Film Petualangan Remaja di Dunia Distopia

Baca Juga: 5 Musisi Asal Malang yang Sukses di Industri Musik Nasional

”Melainkan untuk membangkitkan rasa waspada, tentang sistem, kuasa, dan kegelisahan yang tumbuh diam-diam,” ungkapnya.

Akmal menjelaskan penamaan judul “Ley Sin Voz” merujuk dari bahasa Spanyol yang berarti “hukum tanpa suara” atau “aturan yang berjalan tanpa didengar.” Frasa ini merujuk pada kondisi ketika keputusan, kekuasaan, dan aturan tetap bergerak meski suara orang-orang terdampak tidak pernah benar-benar diperhitungkan.

”Pemaknaan ini menjadi pondasi konseptual seluruh rilisan kami,” jelasnya.

Ley Sin Voz, artwork single berisi 2 trek dari The Waving's yang penuh nuansa amarah gelap. Foto: Dok.
Ley Sin Voz, artwork single berisi 2 trek dari The Waving’s yang penuh nuansa amarah gelap. Foto: Dok.

Diketahui, rilisan ini dijadwalkan keluar pada 25 Februari 2026 dan merupakan bagian dari mini album yang dirilis pada pertengahan Mei 2026. Proses produksi Ley Sin Voz berlangsung dari 14 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026.

Selama periode ini, The Waving’s menekankan pendekatan DIY dan fokus pada atmosfer gelap serta ketegangan, dengan setiap elemen gitar, vokal, dan ambience yang dibangun untuk menghadirkan rasa ancaman yang terus mengintai.

Baca Juga: PCHC Rilis Trilogi Music Video, Perkuat Ekosistem Musik Underground Malang

Maxi single ini terdiri dari dua trek berjudul ‘From the East’ dan ‘Blue Siren’. From the East membuka rilisan sebagai trek instrumental dengan nuansa horror surf. Tanpa lirik, lagu ini berfungsi sebagai pengantar atmosfer gelap, repetitif, dan penuh tekanan. Trek ini menggambarkan fase diam sebelum kekacauan, ketika ancaman belum terlihat jelas tetapi sudah terasa.

Sementara itu, Blue Siren menjadi pusat narasi dalam Ley Sin Voz. Lagu ini mengangkat simbol sirene sebagai tanda peringatan: keadaan darurat yang terus berbunyi namun sering diabaikan.

Liriknya berbicara tentang harapan yang dikhianati, hukum yang dipelintir oleh tangan-tangan tak terlihat, serta kemarahan kolektif yang tak lagi bisa dibungkam.

Potongan lirik seperti “Emergency warning, the storms begins to brew//The people hopes betrayed, justice left as a mark//We filled with anger, our silence can’t remain//’ menjadi representasi dari dorongan untuk bangkit dari kondisi tenggelam menuju perlawanan.

Secara musikal, Blue Siren disajikan dengan pendekatan horror surf yang berpadu dengan melodi yang catchy. Vokal dibawakan secara naratif, seolah menjadi suara peringatan yang muncul dari balik kekacauan, sementara lapisan ambience yang mencekam memperkuat rasa ancaman yang terus mengintai.

Akmal menyebut nuansa produksi terinspirasi dari estetika musik era 1970-an yang bernuansa hangat, kasar, dan penuh ruang dengan tempo cepat, gitar tajam, dan struktur lagu yang terus menekan tanpa upaya pemolesan berlebihan.

“Maxi single ini kami susun sebagai peringatan, bukan pernyataan akhir. Ada fase diam, lalu titik ketika suara akhirnya harus muncul,” ujarnya.

Setelah rilis maxi ini, The Waving’s berencana merilis merch dan memulai tur sebagai kelanjutan dari proyek ini. Dengan pendekatan DIY, Ley Sin Voz tidak menawarkan solusi atau kesimpulan. Rilisan ini hadir sebagai dokumentasi kegelisahan tentang pembungkaman, tekanan, dan keinginan untuk keluar dari siklus yang sama.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: band surf rock malangley sin vozmusik malangsurf rockThe waving's

Related Posts

Drama korea
Entertainment

5 Drama Korea Komedi Romantis di Netflix yang Dijamin Bikin Ngakak

Rabu, 3 Jun 2026
Katniss Everdeen, tokoh utama film Hunger Games, sala satu film petualangan remaja. Foto: Lionsgate
Entertainment

Diadaptasi dari Novel, Ini 4 Film Petualangan Remaja di Dunia Distopia

Jumat, 29 Mei 2026
Film animasi
Entertainment

5 Film Animasi Bertema Lingkungan yang Sarat Pesan tentang Alam dan Ekosistem

Selasa, 26 Mei 2026
Film Horor
Entertainment

7 Film Horor A24 Terbaik dengan Rating Tinggi di Rotten Tomatoes

Jumat, 22 Mei 2026
The Second Marriage, yang menempati peringkat pertama webtoon kerajaan yang paling disukai. (Foto: Pinterest @manhwa_its_me)
Entertainment

Top 5 Webtoon Kerajaan dengan Like Terbanyak yang Wajib Masuk List Favoritmu

Kamis, 21 Mei 2026
Christopher Nolan
Entertainment

5 Film Christopher Nolan Terbaik yang Wajib Ditonton Sebelum The Odyssey

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Sholat Idul Adha 2026 di Unikama

Ratusan Jemaah Sholat Idul Adha 2026 di Unikama, Rektor Serahkan 3 Sapi dan 6 Kambing

BERITA POPULER

  • kedai rempah

    4 Rekomendasi Kedai Rempah di Malang yang Wajib Dicoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.