Selasa, September 22, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Entertainment

Ley Sin Voz, Single Baru Penuh Amarah Gelap dari Unit Surf Rock Malang The Waving’s

Redaksi by Redaksi
Mei 27, 2026 3:01 pm
in Entertainment
The Waving's, kuartet unit surf rock eksperimental asal Malang. Foto: Dok.

The Waving's, kuartet unit surf rock eksperimental asal Malang. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – The Waving’s, kuartet surf rock asal Malang, Jawa Timur kembali hadir meneror kuping skena musik independen lewat single bertajuk ‘Ley Sin Voz’. Single baru berisi dua trek ini seolah mengajak para pendengar menyelami ruang-ruang kegelisahan dan amarah yang gelap.

Dalam rilisan terbarunya, The Waving’s kembali sengaja menggunakan musik sebagai ruang konflik. Vokalis The Waving’s Akmal Ibrahim menyebut jika Maxi single “Ley Sin Voz” memang tidak dibangun untuk sesuatu hal yang menyenangkan.

READ ALSO

Rekomendasi 4 Film Penuh Teka-Teki yang Bikin Mikir

5 Film Animasi yang Punya Pesan Mendalam untuk Orang Dewasa

Baca Juga: 5 Musisi Asal Malang yang Sukses di Industri Musik Nasional

”Melainkan untuk membangkitkan rasa waspada, tentang sistem, kuasa, dan kegelisahan yang tumbuh diam-diam,” ungkapnya.

Akmal menjelaskan penamaan judul “Ley Sin Voz” merujuk dari bahasa Spanyol yang berarti “hukum tanpa suara” atau “aturan yang berjalan tanpa didengar.” Frasa ini merujuk pada kondisi ketika keputusan, kekuasaan, dan aturan tetap bergerak meski suara orang-orang terdampak tidak pernah benar-benar diperhitungkan.

”Pemaknaan ini menjadi pondasi konseptual seluruh rilisan kami,” jelasnya.

Ley Sin Voz, artwork single berisi 2 trek dari The Waving's yang penuh nuansa amarah gelap. Foto: Dok.
Ley Sin Voz, artwork single berisi 2 trek dari The Waving’s yang penuh nuansa amarah gelap. Foto: Dok.

Diketahui, rilisan ini dijadwalkan keluar pada 25 Februari 2026 dan merupakan bagian dari mini album yang dirilis pada pertengahan Mei 2026. Proses produksi Ley Sin Voz berlangsung dari 14 Desember 2025 hingga 4 Februari 2026.

Selama periode ini, The Waving’s menekankan pendekatan DIY dan fokus pada atmosfer gelap serta ketegangan, dengan setiap elemen gitar, vokal, dan ambience yang dibangun untuk menghadirkan rasa ancaman yang terus mengintai.

Baca Juga: PCHC Rilis Trilogi Music Video, Perkuat Ekosistem Musik Underground Malang

Maxi single ini terdiri dari dua trek berjudul ‘From the East’ dan ‘Blue Siren’. From the East membuka rilisan sebagai trek instrumental dengan nuansa horror surf. Tanpa lirik, lagu ini berfungsi sebagai pengantar atmosfer gelap, repetitif, dan penuh tekanan. Trek ini menggambarkan fase diam sebelum kekacauan, ketika ancaman belum terlihat jelas tetapi sudah terasa.

Sementara itu, Blue Siren menjadi pusat narasi dalam Ley Sin Voz. Lagu ini mengangkat simbol sirene sebagai tanda peringatan: keadaan darurat yang terus berbunyi namun sering diabaikan.

Liriknya berbicara tentang harapan yang dikhianati, hukum yang dipelintir oleh tangan-tangan tak terlihat, serta kemarahan kolektif yang tak lagi bisa dibungkam.

Potongan lirik seperti “Emergency warning, the storms begins to brew//The people hopes betrayed, justice left as a mark//We filled with anger, our silence can’t remain//’ menjadi representasi dari dorongan untuk bangkit dari kondisi tenggelam menuju perlawanan.

Secara musikal, Blue Siren disajikan dengan pendekatan horror surf yang berpadu dengan melodi yang catchy. Vokal dibawakan secara naratif, seolah menjadi suara peringatan yang muncul dari balik kekacauan, sementara lapisan ambience yang mencekam memperkuat rasa ancaman yang terus mengintai.

Akmal menyebut nuansa produksi terinspirasi dari estetika musik era 1970-an yang bernuansa hangat, kasar, dan penuh ruang dengan tempo cepat, gitar tajam, dan struktur lagu yang terus menekan tanpa upaya pemolesan berlebihan.

“Maxi single ini kami susun sebagai peringatan, bukan pernyataan akhir. Ada fase diam, lalu titik ketika suara akhirnya harus muncul,” ujarnya.

Setelah rilis maxi ini, The Waving’s berencana merilis merch dan memulai tur sebagai kelanjutan dari proyek ini. Dengan pendekatan DIY, Ley Sin Voz tidak menawarkan solusi atau kesimpulan. Rilisan ini hadir sebagai dokumentasi kegelisahan tentang pembungkaman, tekanan, dan keinginan untuk keluar dari siklus yang sama.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: band surf rock malangley sin vozmusik malangsurf rockThe waving's

Related Posts

Rekomendasi 4 Film Penuh Teka Teki Yang Bikin Mikir 1
Entertainment

Rekomendasi 4 Film Penuh Teka-Teki yang Bikin Mikir

Rabu, 16 Sep 2026
5 Film Animasi yang Punya Pesan Mendalam untuk Orang Dewasa
Entertainment

5 Film Animasi yang Punya Pesan Mendalam untuk Orang Dewasa

Minggu, 13 Sep 2026
The Changcuters hingga Bernadya Bakal Konser di Kota Malang
Entertainment

The Changcuters hingga Bernadya Bakal Konser di Kota Malang

Minggu, 13 Sep 2026
4 Film tentang Cinta yang Datang di Waktu yang Salah
Entertainment

4 Film tentang Cinta yang Datang di Waktu yang Salah

Kamis, 10 Sep 2026
4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari
Entertainment

4 Film Drama Keluarga yang Ceritanya Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 1 Sep 2026
4 Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang
Entertainment

Empat Film Tahun 2000-an yang Masih Seru Ditonton Sampai Sekarang

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Sholat Idul Adha 2026 di Unikama

Ratusan Jemaah Sholat Idul Adha 2026 di Unikama, Rektor Serahkan 3 Sapi dan 6 Kambing

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.