Selasa, Juli 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Terapi Sudah Jalan, Tapi Sekolah Masih Komplain? Ini Penjelasan PSLC

Redaksi by Redaksi
Agustus 10, 2025 9:47 am
in Tugu Sehat
PSLC

PSLC ungkap permasalahan terapi sudah jalan tetapi masih ada komplain dari sekolah, disebabkan masalah sistem yang tak terhubung. /Foto: Unsplash.com/Caleb Wood.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Penawar Special Learning Centre (PSLC), lembaga pendidikan dan terapi bagi anak dengan spektrum autisme serta kebutuhan khusus lainnya, membeberkan alasan mengapa terapi yang sudah dijalankan secara rutin di pusat terapi sering kali belum memberikan dampak optimal di sekolah.

Penyebab utamanya adalah sistem yang belum terhubung dengan baik antara institusi terapi dan sekolah formal. Minimnya komunikasi serta koordinasi membuat pihak sekolah kesulitan menyesuaikan metode belajar dengan kebutuhan setiap anak.

READ ALSO

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

“Anak dengan spektrum autisme memiliki karakteristik belajar dan interaksi yang unik. Tanpa pendekatan khusus, pembelajaran di sekolah sering kali tidak maksimal,” kata Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim.

Sistem Pendidikan Belum Adaptif untuk Anak Autisme

PSLC menilai, sebagian besar sekolah di Indonesia masih menggunakan metode pembelajaran umum tanpa penyesuaian yang memadai. Akibatnya, anak kerap dianggap sulit diatur atau tidak mampu mengikuti pelajaran sebagaimana siswa pada umumnya.

Kondisi ini memicu keluhan dari pihak sekolah, meski anak sebenarnya sudah menjalani terapi secara rutin. “Berapa banyak guru yang frustrasi karena tidak tahu strategi apa yang digunakan di terapi anak? Berapa banyak terapis yang tidak tahu dinamika anak di kelas?” ujar Ruwinah.

Baca juga: PSLC Gelar Autism Management Course 2025 di Bandung, Perkuat Dukungan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Perlu Komitmen Bersama dan Kolaborasi

Menurut PSLC, keberhasilan terapi anak berkebutuhan khusus sangat bergantung pada kolaborasi antara terapis, guru, dan orang tua. Terapi di pusat intervensi harus diikuti dukungan berkelanjutan di rumah dan sekolah agar pembelajaran dan terapi berjalan sinkron.

“Lewat pendekatan terstruktur, kita bisa membangun pusat terapi yang bukan hanya mengajar, tetapi juga menyambungkan dengan pihak sekolah,” jelas Ruwinah.

Hadirnya PSLCNet sebagai Mitra bagi Sekolah

PSLC berupaya menjembatani hal ini dengan mendirikan PSLCNet di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Ini sebagai upaya membuka ruang edukasi dan koordinasi antara terapis, orang tua, dan sekolah agar intervensi bisa lebih terarah dan konsisten.

Melalui pendekatan terpadu ini, PSLC berharap anak dengan autisme mendapatkan lingkungan belajar yang suportif, dan sekolah bisa lebih siap menerima serta mendukung kebutuhan anak-anak secara holistik.

Jadi, kendala utama mengapa terapi sudah berjalan tapi sekolah masih mengeluh adalah karena belum terbangunnya sistem yang menyambung secara utuh antara terapi, sekolah, dan keluarga.

Ini membuat kebutuhan khusus anak autisme belum dapat diakomodasi secara efektif, sehingga hasil perkembangan anak belum optimal.

Baca juga: PSLC Gelar Autism Management Course 2025 di Kota Batam: Wujudkan Kehidupan yang Lebih Inklusif

PSLC terus berupaya mendorong sinergi yang lebih baik, guna memastikan anak-anak dengan spektrum autisme dapat tumbuh dan belajar dalam lingkungan yang ramah dan penuh dukungan.

“PSLCNet mengundang guru, kepala sekolah, penggerak pendidikan untuk menjadi bagian dari ekosistem yang menyatukan rumah, terapi, dan sekolah,” tutup Ruwinah.

Deskripsi: PSLC ungkap permasalahan terapi sudah jalan tetapi masih ada komplain dari sekolah, disebabkan masalah sistem yang tak terhubung.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

Tags: anak berkebutuhan khususAnak Spektrum AutismeAustimePenawar Special Learning CentrePSLCPSLCNet

Related Posts

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Tugu Sehat

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Senin, 20 Jul 2026
Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Next Post
Oppositional Defiant Disorder

Bukan Sekadar Nakal: Memahami Oppositional Defiant Disorder (ODD) pada Anak

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.