Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

Tak Seperti yang Dulu, Taliban Tegaskan akan Pimpin Afghanistan Lebih Humanis

Redaksi by Redaksi
September 3, 2021 1:56 pm
in Internasional
Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang melarikan diri saat Taliban menggempur ibu kota Kabul pada Minggu (15/8/2021)/tugu malang

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang melarikan diri saat Taliban menggempur ibu kota Kabul pada Minggu (15/8/2021). (Foto: Dokumen/Edited/Nathasya Hayullah Ceviro)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setelah Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, ‘angkat tangan’ dan memilih kabur saat serangan Taliban di ibu kota Kabul, kini gerilyawan tersebut menegaskan hal yang berbeda. Melalui juru bicaranya, Zabihullah Mujahid, mereka berjanji akan memimpin rakyat Afghanistan lebih humanis.

Beberapa minggu terakhir media sosial (medsos) dihebohkan video warga Afghanistan yang bergelantungan di pesawat. Diduga pesawat tersebut ditumpangi Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, yang hendak melarikan diri pasca serangan Taliban.

READ ALSO

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Melansir dari bbcnews, bahwa Presiden Ashraf Ghani melarikan diri dari negaranya saat pasukan gerilyawan Taliban menyerbu ibu kota Kabul, pada Minggu (15/08/2021). Taliban berhasil menggulingkan pemerintahannya.

Presiden Ashraf Ghani sendiri mengakui meninggalkan negaranya dengan alasan ingin menghindari pertumpahan darah. Sebab, perang sengit terjadi antara Taliban dengan pasukan pemerintah Afghanistan. Kelompok pemberontak itu kini dilaporkan sudah menguasai Afghanistan, di tengah proses penarikan pasukan Amerika Serikat.

Sementara itu, seorang analis mengatakan sebagaimana dikutip Kompas.com, bahwa kemenangan pasukan Taliban itu sebetulnya masih jauh, mengingat pasukan pemerintah juga mempunyai sumber daya yang tidak kalah mentereng.

Sementara itu, Taliban yang berarti murid dalam bahasa Pashtun adalah gerakan nasionalis Islam sunni garis keras. Gerakan ini sempat menguasasi negara tersebut pada 1995 hingga 2001.  Secara historis, pertama kali muncul di utara Pakistan setelah pasukan Uni Soviet mundur dari Afghanistan.

Taliban didirikan oleh Mullah Omar dengan pengikutnya untuk menentang kejahatan, ketidakstabilan, dan korupsi di Afghanistan pada waktu itu.

Pada tahun 1998, gerakan ini secara efektif menguasai hampir seluruh wilayah Afganistan, mereka menggulingkan kekuasaan rezim Presiden Burhanuddin Rabbani salah satu pendiri mujahidin Afghanistan yang menentang pendudukan Uni Soviet.

Janji mereka adalah memulihkan perdamaian dan keamanan, serta menegakkan syariah Islam versi mereka setelah berkuasa. Tetapi fakta yang terjadi, setelah Taliban berkuasa justru memperlakukan warga Afghanistan dengan kejam. Banyak terjadi pelanggaran hak asasi manusia. Perempuan dilarang beraktivitas di ruang publik.

Rezim otoriter tersebut kemudian diruntuhhakn oleh pasuka NATO yang dikomandani oleh Amerika Serikat pada tahun 2001. Sejak itulah, cengkeraman Taliban di Afghanistan terbendung walaupun seskali memberikan perlawanan berupa bom bunuh diri dan gerakan teror lainnya.

Kini Taliban kembali menguasai negara tersebut. Setelah berhasil menguasai Kabul, gerilyawan tersebut mengambil alih otoritas Afghanistan. Lalu  secara resmi mengeluarkan pernyataan pertamanya akan penguasaan negara itu.

Namun yang menarik, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menyampaikan bahwa publik tidak perlu khawatir karena pemerintahan kali ini berbeda dengan pemerintahan sebelumnya. Kali ini akan lebih humanis. Mereka berjanji akan menghormati hak azasi manusia dan hak-hak perempuan serta memaafkan mereka yang sebelumnya terlibat perselisihan dengan Taliban.

Reporter : Nathasya Hayullah Ceviro

Editor : Herlianto. A

Tags: Ashraf GhaniPresiden AfghanistanTalibanTaliban Kuasai Afghanistan

Related Posts

Kucing sebagai mata-mata
Internasional

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Selasa, 7 Apr 2026
Fakta menarik Mojtaba Khamenei
Internasional

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Senin, 9 Mar 2026
Potret Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Pinterest @zahra)
Internasional

Fakta-Fakta Penting Tewasnya Ali Khamenei dalam Serangan Udara di Teheran

Selasa, 3 Mar 2026
Bendera Iran, Amerika, dan Israel (Foto: Dado Ruvic/ Reuters)
Internasional

Dulu Sahabat, Kini Saling Serang: Sejarah Hubungan Iran, Amerika dan Israel

Selasa, 3 Mar 2026
Demonstrasi massa dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang menuntut perubahan pemerintahan. (Foto: Pinterest @Eliza Annette)
Internasional

Perjalanan Revolusi Iran 1978–1979 dan Lahirnya Republik Islam

Selasa, 3 Mar 2026
Asap hitam terlihat membumbung di kawasan perkotaan di tengah eskalasi Perang Iran–Israel. (Foto: Mahmud HAMS/ AFP)
Internasional

Fakta Serangan Amerika dan Balasan Iran serta Dampaknya

Selasa, 3 Mar 2026
Next Post
sapi

Kadin Peternakan dan Kesehatan Hewan Benarkan Pengadaan Rp 1 Miliar untuk Sapi dan Kambing

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.