Kota Batu, Tugumalang.id – Kebijakan unik datang dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Eka Mandiri Kota Batu, Jawa Timur. Mereka membebaskan para murid anak berkebutuhan khusus (ABK) memakai seragam sekolah hasil karya mereka sendiri.
Seragam itu dikreasikan sendiri oleh para murid ABK dengan motif batik ciprat. Cipratan tinta dilakukan sendiri oleh siswa sesuai ekspresi masing-masing. Kreasi batik ciprat ini nanti akan dipakai sebagai seragam sekolah setiap hari Kamis.
Kepala SLB Eka Mandiri Kota Batu Adi Indra menjelaskan, melalui kegiatan ini para pelajar yang mayoritas adalah penyandang disabilitas mulai autis, ADHD, tunarungu, tunagrahita bahkan tunanetra ini siberi keleluasaan berkreasi dan berimajinasi dalam pembuatan batik ciprat.
Baca Juga: Pj Wali Kota Malang Serahkan Bantuan Seragam Sekolah Gratis ke Pelajar Kurang Mampu
“Batik ciprat yang mereka buat sendiri itu akan dipakai sebagai seragam sekolah setiap hari Kamis. Kami ingin menunjukkan, meski mereka berkebutuhan khusus, namun mereka punya karakter yang unik dan kreatif,” terang Adi.
Tak hanya mencipratkan tinta, anak-anak juga dikenalkan sejumlah tahapan lain seperti melelehkan malam batik hingga membilas kain batik dengan air panas. Motif yang dihasilkan pun beragam sesuai imajinasi anak-anak.
“Tiap anak menghasilkan pola bervariasi, kami tidak membatasi. Kemiripannya cuma pada beberapa warna, karena kami memberikan beberapa warna dasar,” ungkapnya.
Baca Juga: Cegah Kenakalan Pelajar, Razia Satpol PP Kota Batu Amankan Miras hingga Puluhan Murid Bolos Sekolah
”Prinsipnya metode pembelajaran yang kami terapkan guna meningkatkan kualitas kompetensi sesuai bakat dan minat anak, bukan mencetak mereka secara kompetitif,” imbuhnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
editor: jatmiko





























