Tugumalang.id – Tindak lanjut pasca perundungan dan pengeroyokan berujung kematian pelajar SMP di Kota Batu, Jawa Timur mulai dimasifkan. Mengacu dari hasil penyelidikan, jika pelaku yang juga masih duduk di bangku SMP bisa membeli minuman keras (miras) di daerah Pandanrejo, Kota Batu.
Operasi gabungan ke tempat terindikasi menjual miras itu dilakukan pada Rabu (5/6/2024). Selain mendatangi warung miras, petugas juga menemui banyak pelajar yang membolos sekolah baik di pinggir jalan maupun warung-warung.

Salah satunya ditemukan di samping pintu masuk Batu Love Garden (Baloga), Jalan Raya Pandanrejo. Total ada puluhan anak berseragam sekolah yang terindikasi membolos. Mereka kemudian diangkut untuk dilakukan pembinaan.
Baca Juga: Edarkan Narkotika Berbagai Jenis, Remaja 17 Tahun di Kota Batu Divonis 6,6 Tahun Penjara
Di kawasan itu pula, petugas mendatangi warung yang ditengarai menjual miras kepada pelaku pengeroyokan hingga meninggal dunia beberapa waktu lalu. Namun hasilnya, miras mereka telah disita polisi.
Kepala Satpol PP Kota Batu Abdul Rais mengatakan jika operasi gabungan yang digelar ini untuk menindak penjualan miras ilegal yang dipasarkan juga ke pelajar. Selain itu, operasi ini ditujukan untuk mencegah perkumpulan siswa sekolah yang dinilai dapat berpotensi mengarah pada tindakan kriminal.
Baca Juga: Polisi Periksa Remaja yang Nyalakan Petasan di Signage Kayutangan Heritage
”Kami juga datangi warung penjual miras di daerah Pandanrejo itu, tapi pemilik mengaku barangnya telah diamankan oleh Polres Batu,” kata Rais.
Dalam operasi itu juga pihaknya mengamankan sebanyak 20 pelajar untuk dilakukan pembinaan. Ia berjanji akan menggencarkan operasi secara kontinyu.
“Pastinya kejadian kemarin sudah cukup membuat Kota Batu terpukul. Jangan sampai terulang kembali. Nanti anak sekolah yang terjaring ini akan kami adukan ke sekolahnya,” tegasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























