Singgah di Tugu Media Group, CEO Paragon Salman Subakat Tekankan Kualitas Konten

  • Whatsapp
CEO Paragon, Salman SUbakat (kiri) mendapatkan kenang-kenangan dari CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq (kanan) dalam acara MJF. (Foto: Rubianto)
CEO Paragon, Salman SUbakat (kiri) mendapatkan kenang-kenangan dari CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq (kanan) dalam acara MJF. (Foto: Rubianto)

MALANG-Tugu Media Group (tugumalang.id dan tugujatim.id) menggelar sharing motivasi bersama CEO PT Paragon Technology & Innovation, Salman Subakat di kantor Tugu Media Group, Kamis (22/4/2021). Kegitan tersebut dimulai dengan penandatanganan MOU antara Paragon dan Tugu Media Group.

“Ternyata orang semakin kesini mencari konten itu yang bagus dan berkualitas. Jadi media tidak hanya asal nulis, tapi ada informasi yang ujung ujungnya membawa teknik komunikasi ini menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat,” ujar Salman, CEO yang membawahi sekitar 11 ribu karyawan.

Bacaan Lainnya

Bank BNI

Dia mencontohkan, salah satu perusahaan asuransi yang tak menggunakan SEO dan klik bait tetapi konsisten menulis hal yang positif. Hingga pada akhirnya, jadi sumber utama banyak orang untuk mengetahui dunia asuransi.

“Jadi akhirnya dia tidak perlu bayar google ads dan yang lainnya. Bahkan manager facebook dan google juga bilang pokoknya buat konten yang bagus dan jangan mikir klik bait,” ucap pemimpin perusahaan yang membawahi sejumlah brand kecantikan ternama yakni Wardah, Make Over, Emina dan Kahf.

Menurutnya, jika yang dipentingkan hanya klik bait maka pengiklan akan memilih media yang memiliki klik bait tinggi.

“Tapi pada kenyataannya, kami sebagai pengiklan lebih memilih media yang memiliki kualitas konten yang bagus,” ungkapnya.

Untuk itu, media masa harus mengedepankan konten yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Jadi tulisan kita adalah salah satu dari ribuan tulisan, tapi bisa jadi itu menjadi segalanya bagi satu atau dua orang yang terpengaruh,” ucapnya.

Baca Juga  Angka Kasus Kanker Payudara di Kota Malang Masih Tinggi

“Tulisan harus mendalam dan memberikan dampak. Dalam menulis kita harus memikirkan dampak apa yang akan terjadi,” imbuhnya.

Menurutnya, cara memastikan tulisan dapat memberikan dampak yang baik adalah dengan menulis murni tulisan sendiri. Selain itu penulis harus mampu benar benar memahami materi yang ada.

“Misalnya mau liputan kuliner, ya masak dulu sendiri. Dampaknya, sebelum nulis kita sudah kompeten dibidang itu, jadi kita bisa ngerti apa yang kita tulis,” ungkapnya.

Hadir dalam acara sharing tersebut seluruh karyawan Tugu Media Group, Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana yang sedang keliling Jawa bersama Salman, dan juga wartawan senior serta Pemred tugujatim.id Nurcholis MA Basyari. (Azmy/noe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *