Minggu, Juli 26, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Simalakama Team Marketing

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2021 5:19 pm
in Uncategorized
Marketing, jualan

Faizal Alfa. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Faizal Alfa*

Sam Faizal, izin menelepon. Bisa jam berapa? Kira-kira begitulah isi pesan chat dari HRD salah satu klien. Momennya ketika tanggap darurat pandemi sedang terjadi.

READ ALSO

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Beberapa menit kemudian sambungan telepon berlangsung, dan beberapa poin diskusi dibahas dengan jelas.

Inti pembicaraan adalah, terkait dengan situasi pandemi, dan dampak terhadap usaha, maka, pimpinan meminta pendapat, untuk melakukan pengurangan jumlah tim marketing, sebagai penyesuaian agar meringankan beban yang perlu ditanggung oleh perusahaan. Konteks ini dibahas, saat sedang penerapan PPKM di Indonesia.

Rasionalisasinya, dalam kondisi aktual, tim operasional juga jumlahnya sedang dikurangi secara besar-besaran. Hal ini dilakukan, karena bisnis yang dijalankan adalah bisnis berbasis restoran, dengan jumlah ratusan kursi disediakan, dan kebijakan pemerintah, dine-in tidak diperbolehkan. Kebayang kan dampak langsungnya?

Saya cerna seksama dalam empat analisis, yakni : situasi, persoalan, keputusan, dan risiko potensialnya.

Dikutip dari unggahan di akun instagram IG @alfafaizal

Ada beberapa yang dapat digarisbawahi kemudian, yang tentu saja mendasari lahirnya judul tulisan ini, yakni simalakama Tim Marketing. Ada aspek-aspek menarik yang perlu ditelaah kemudian, selamat menikmati sajiannya.

1.
Tim marketing ini, jumlahnya tidak sama secara akumulatif dengan tim operasional. Dalam studi kasus yang Saya temui saat ini, tim operasional berjumlah lebih dari 40 orang, sedangkan tim marketing, hanya berjumlah 4 orang. Proporsinya, adalah 1 banding 10, sangat signifikan.

2.
Tim operasional, secara jumlah dikurangi, karena secara beban pekerjaan, jauh berkurang, karena konsumen dilarang dine in, sehingga, jumlah yang dilayani dan jenis layanannya, memang jauh berbeda. Masuk akal jika secara jumlah dikurangi. Ngapain juga menimbun orang, kalau tamunya nggak ada? Berbeda dengan Tim Marketing, yang notabene mau tamunya sedikit, sedang, banyak, beban dan lingkup pekerjaannya, ya segitu-segitu. Jadi saat Tim Operasional dikurangi jumlahnya separuh, dengan Tim Marketing juga dikurangi jumlahnya jadi separuh, sangat berbeda secara konteks dan penerapannya dalam praktek pekerjaan.

3.
Benar memang, jika Tim Marketing dikurangi jumlahnya, akan ada efisiensi beban disitu, namun, sebenarnya, jika ditelaah lebih dalam, akan ada kerugian kehilangan potensi, yang jauh lebih besar dibandingkan dengan efisiensi yang tercipta dari efisiensi biaya.

Setelah memahami situasi, kondisi, dan berbagai konteksnya, langsung saja, Saya rancang untuk kontakan sama owner langsung. Secara pola, di area head level, Saya memang terkenal yang lebih vokal dan berani dibanding head level lain, karena kan Saya head level cabutan, alias tidak terikat secara permanen, jadi lebih egaliter dan lebih tanpa beban kalau menyampaikan aspirasi pada owner.

Saya telepon dan sampaikan pada owner, bahwa justru di situasi krisis yang dipicu pandemi ini, sebaiknya justru amankan Tim Marketing. Saya buat sebuah analogi mudah bagi owner. Saya bilang, bahwa di masa pembatasan ini, anggap saja outlet Kita sedang tutup, dan sedang bersiap untuk dibanjiri oleh konsumen lagi saat nantinya pembatasan sudah dibuka.

Dalam konteks itu, Saya umpamakan seperti bulan puasa, dimana umat Islam menahan lapar dan dahaga, sebulan lamanya, untuk kemudian bersuka cita saat Idul Fitri tiba. Nah, memastikan ada banjir serbuan konsumen saat hari raya itu datang, adalah tugas tim marketing, yang menggarapnya selama periode puasa, agar berdampak maksimal saat lebaran.

Alhamdulillah, owner dapat menangkap esensi yang Saya sampaikan, dan Tim Marketing 100% dipertahankan, dengan pesan tambahan : Sip Sam Faizal Alfa, Saya paham maksudnya, mari Kita jalankan, Sam Faizal Alfa lebih paham caranya. Tolong dikawal.

Lalu, Tim Marketing Saya kumpulkan, Saya pandu, dan Saya ajak kerja, kerja, kerja.

Sambil ngeri ngeri sedap, menyimak keputusan keputusan pemerintah, mengarah kemana?

Tenang aja, Saya nggak mengeluh kok, Saya ikut, nurut, manut, apapun keputusan pemerintah, tanpa perlu mengucap : Bismillah, Komisaris.

Salam Pertumbuhan!

*PT Fortuna iMARKS Trans

Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang

Tags: marketingStrategi Marketing Faizal Alfa

Related Posts

PLN UP3 Malang dan Pemkot Malang percepat ekosistem kendaraan listrik. Foto/dok
Uncategorized

Kinerja PLN Terus Diperkuat Melalui Sinergi PLN UP3 Malang dan Pemerintah Kota Malang untuk Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik Guna Penambahan PAD Untuk Kemajuan Masyarakat

Rabu, 15 Jul 2026
Suasana layanan deposito tabungan emas di Kantor Pegadaian UPC Batu. Foto: Azmy
News

Sering Dikira Cuma Bisa Disimpan, Warga Batu Mulai Lirik Benefit Deposito Tabungan Emas

Kamis, 18 Jun 2026
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Foto: Prokopim KWB
Pemerintahan

Jurus Pemkot Batu Optimalkan PAD Lewat Rombak Aturan Aset Daerah hingga Tertibkan Bisnis Tanpa Izin

Selasa, 9 Jun 2026
introvert - Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami
Tugu Sehat

Introvert Bukan Ansos: Memahami Stigma dan Kelebihan yang Sering Disalahpahami

Minggu, 12 Apr 2026
Timnas Futsal Indonesia
Olahraga

7 Fakta Menarik Timnas Futsal Indonesia Usai Lolos ke Semifinal ASEAN Futsal 2026, Tampil Meyakinkan!

Kamis, 9 Apr 2026
Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah
Uncategorized

Kapan Idul Fitri 2026? BMKG dan BRIN Ungkap Prediksi 1 Syawal 1447 Hijriah

Minggu, 15 Mar 2026
Next Post
tabung oksigen

Pemkab Malang Ajak Dewan Alihkan Anggaran Perdin Untuk Mobil Oksigen

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.