Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Sambung Dulur

Silaturahmi dengan Prof KH Imam Suprayogo dan Gus Fuad, Cerita Pendidikan hingga Politik

Redaksi by Redaksi
September 26, 2023 6:33 pm
in Sambung Dulur
Prof KH Imam Suprayogo (kanan) saat berbincang dengan putranya Gus Fuad Hasan Wicaksono di kediamannya.

Prof KH Imam Suprayogo (kanan) saat berbincang dengan putranya Gus Fuad Hasan Wicaksono di kediamannya. Foto/Herlianto. A

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Malam Senin, 26 September 2023, menjadi malam yang istimewa buat saya dan beberapa teman karena berkesemapatan silaturahmi dengan Prof KH Imam Suprayogo, mantan rektor UIN Malang, bersama putranya Gus Fuad Hasan Wicaksono.

Silaturahmi yang berlangsung di kediaman Prof KH Imam di Tunggulwulung, Kota Malang, itu membahas banyak topik yang membuat saya belajar banyak. Perbincangan mulai pendidikan, pesantren, teknologi hingga politik.

READ ALSO

Bangga! Universitas Negeri Malang Peringkat Tujuh Kategori Kampus Terbaik Asia di Bidang Pendidikan Versi SIR 2024

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Prof KH Imam mengatakan bahwa pendidikan itu poin utama untuk membangun peradaban dan suatu bangsa. Namun saat di, di Indonesia ada persoalan mendasar dalam pendidikannya.

Baca Juga: Polisi Akan Periksa Panitia Karnaval dan Kepala Desa Kedungrejo

Salah satunya, soal pendidikan karakter yang perlu diperjelas hasilnya. Misalnya, sekolah semakin tinggi jenjangnya sepertinya siswanya semakin nakal. “Coba lihat, anak SD lebih nakal dari anak TK, anak SMP dari nakal dari anak SD, dan anak SMA lebih nakal dari SMP, kok sepertinya semakin nakal,” kata sosok yang sudah makan asam garam di dunia pendidikan itu.

Selain itu, dia juga menyoal problem plagiasai di dunia pendidikan. Di sekolah kata dia, saat ujian para guru sibuk ngawasi murid agar tidak menyontek. Bahkan dulu saat masanya Ujian Nasional (UN), kertas soal sampai dijaga ketat polisi.

Lalu, setelah kuliah lebih parah lagi, malah kopi paste bukan hanya mencontoh. “Bahkan ada beberapa insan akademi di kampus yang kena kasus plagiasi juga, ini agak miris,” katanya.

Namun demikian, pendidikan Indonesia harus terus diperbaiki. Karena itulah, Prof KH Imam mengatakan pihaknya selalu berusaha keras membesarkan kampus di mana dia dipercaya menjadi pemimpin. “Dulu UMM itu kecil, saya coba besarkan. Begitu juga dengan UIN Malang, saya besarkan dan saya tak pernah ambil gaji rektor saya di UIN,” katanya.

Baca Juga: Daftar Pemilih di Kota Batu Didominasi Generasi Y, Akankah Peta Politik Berubah?

Lalu dia menyinggung politik nasional. Kata dia, tidak semua politik itu buruk. Contohnya, PDIP menjadi satu partai yang banyak membantu terwujudnya kampus pascasarjana UIN Malang. Begitu juga dengan Partai Amanat Nasional (PAN), yang menurutnya partai ini orang-orangnya ikhlas.

Karena alasan itulah, ketika putranya Gus Fuad Hasan Wicaksono, diminta jadi caleg RI dapil Malang Raya, dia  mengiyakannya. Gus Fuad juga menyatakan kesanggupannya untuk mewakili warga Malang Raya di pusat.

Dia juga telah mempelajari apa yang menjadi persoalan masyarakat Malang Raya utamanya untuk diperjuangkan di Parlemen. Beberapa di antaranya adalah soal kemiskinan, pemerataan pendidikan, akses pada fasilitas kesehatan dan digital.

Satu hal yang dia rencanakan untuk diperjuangkan adalah memberdayakan warga secara digital. “Soal digital ini memang bidang saya, jadi saya sangat antusias untuk melayani rakyat di bidang itu,” kata Gus Fuad.

Tentu itu hanya sebagian persoalan rakyat yang ingin diperjuang Gus Fuad bila dipercaya ke senayan nanti. Prof KH Imam sendiri berharap Gus Fuad bisa memperjuangkan aspirasi dan hak-hak rakyat di tataran legislatif yang selama diabaikan oleh beberapa legislatif lainnya.

Pembicaraan saat itu terasa semakin gayeng semakin malam. Teman-teman yang ikut menyimak tampak antusias. Apalagi ditambah disajikan buah duren oleh Prof KH Imam. Sayangnya waktu terbatas, akhirnya kami pamit pulang dan berharap suatu saat nanti ada kesempatan bertemu lagi.

Penulis: Herlianto. A

Editor: Herlianto. A

Tags: Gus FuadpendidikanpolitikProf KH Imam SuprayogoUIN Malang

Related Posts

Universitas Negeri Malang
Pendidikan

Bangga! Universitas Negeri Malang Peringkat Tujuh Kategori Kampus Terbaik Asia di Bidang Pendidikan Versi SIR 2024

Rabu, 25 Des 2024
Polresta Malang Kota membongkar sindikat curanmor di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Selasa, 24 Des 2024
PMB Unikama
Pendidikan

Calon Mahasiswa Baru Wajib Catat! Jalur Prestasi PMB Unikama Resmi Dibuka

Kamis, 19 Des 2024
Profesor UB dikukuhkan
Pendidikan

9 Profesor UB Dikukuhkan, Ada yang Teliti Leadership ala Nabi Muhammad

Rabu, 18 Des 2024
vokasi umm
Pendidikan

Wamen Dikti Sains Lepas 165 Peserta TC hingga Kelas Daihatsu Vokasi UMM ke Jepang

Rabu, 18 Des 2024
Dosen ITN Malang
Pendidikan

Dosen ITN Malang Buat Inovasi Pemanfaatan Limbah Grey Water Hasil Budidaya Ikan Nila

Rabu, 18 Des 2024
Next Post
Tersangka melakukan rekonstruksi pencabulan dan penganiayaan.

Warga Singosari Cabuli dan Aniaya Perempuan Asal Pasuruan, Korban Terima 16 Jahitan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.