Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Sekolah Rakyat Segera Beroperasi, Dosen UM: Pastikan Pendidikan Bisa Diakses Semua Kalangan

Redaksi by Redaksi
Mei 17, 2025 10:46 am
in Pendidikan
Dosen Universitas Negeri Malang, Dr. Raden Bambang Sumarsono, S.Pd, M.Pd, CRA, CILA memberi pandangannya tentang kebijakan Sekolah Rakyat. /Foto: Dok.Istimewa

Dosen Universitas Negeri Malang, Dr. Raden Bambang Sumarsono, S.Pd, M.Pd, CRA, CILA memberi pandangannya tentang kebijakan Sekolah Rakyat. /Foto: Dok.Istimewa

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Dosen Departemen Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Raden Bambang Sumarsono, S.Pd, M.Pd, CRA, CILA memberi pandangannya tentang kebijakan Sekolah Rakyat.

Seperti diketahui, Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah untuk memberi kemudahan akses pendidikan, khususnya bagi anak- anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Kebijakan tersebut dikelola oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

READ ALSO

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Hadirnya Sekolah Rakyat bertujuan untuk menyediakan pendidikan gratis, asrama, dan asupan gizi yang layak bagi anak-anak, sehingga mereka nantinya bisa memutus rangka kemiskinan.

Baca Juga: Jurusan Favorit di Universitas Negeri Malang, Bisa Jadi Pilihan Calon Mahasiswa!

Melihat tujuan dari program tersebut, dosen yang akrab disapa Raden Bambang itu menilai ada tiga fokus utama yang harus diperhatikan pemangku kebijakan Sekolah Rakyat. Ketiga hal tersebut adalah aksesibilitas, berbasis pada komunitas, dan kesetaraan.

“Sekolah Rakyat atau SR tentunya merupakan konsep pendidikan yang mengutamakan akses pendidikan yang lebih luas dan merata, tanpa membedakan latar belakang sosial atau ekonomi siswa,” kata Raden Bambang kepada Tugumalang.id, Sabtu (17/5/2025).

“Dari hal tersebut, tentunya menurut saya ada tiga fokus utama yang harus diperhatikan pada tataran implementasi,” imbuhnya.

Aksesibilitas

Raden Bambang menekankan hadirnya Sekolah Rakyat harus benar-benar menjamin dan memastikan bahwa pendidikan gratis berkonsep asrama itu, bisa diakses oleh semua kalangan. Baik itu yang berada di kota-kota besar maupun di daerah.

Baca Juga: Resmi! Ini Rincian UKT Universitas Negeri Malang 2025 Jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri

“Tentunya SR kedepannya harus bisa berusaha untuk menghilangkan hambatan biaya dan jarak dalam memperoleh pendidikan berkualitas,” terangnya.

Untuk itu, dibutuhkan komitmen dari pelaksana kebijakan tersebut, dalam mengimplementasikan tujuan Sekolah Rakyat pada kegiatan operasionalnya.

Berbasis Pada Komunitas

Keberadaan Sekolah Rakyat sebagai kebijakan baru yang memberi angin segar untuk mengatasi masalah pemerataan pendidikan.

Raden Bambang menilai implementasi Sekolah Rakyat harus berbasis pada komunitas.

Artinya dalam proses kegiatan pembelajaran, ada kolaborasi dan keterlibatan komunitas setempat dalam kegiatan pembelajaran.

Tujuannya agar masyarakat atau komunitas yang berada dekat dengan Sekolah Rakyat, mempunyai rasa memiliki terhadap sekolah tersebut.

“Sekolah Rakyat berbasis pada apa yang menjadi kebutuhan lokal dan mengedepankan keterlibatan komunitas dalam proses pembelajarannya,” ungkapnya.

“Hal ini akan menciptakan rasa memiliki (sense of belonging) dari masyarakat setempat,”sambung Raden Bambang

Kesetaraan

Sebagaimana tujuan atau fokus dari kebijakan Sekolah Rakyat yakni kesetaraan akses pendidikan.

Dosen yang memiliki konsentrasi di bidang Manajemen Pendidikan itu, melihat hadirnya Sekolah Rakyat harus benar-benar berfokus pada kesetaraan.

Tidak hanya sebatas pada aktivitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas kepada siswa untuk mengembangkan potensi dirinya.

Hal ini dirasa sejalan dengan tujuan Sekolah Rakyat untuk mengurangi kesenjangan sosial ekonomi di masyarakat.

“Berbasis pada fokus tadi, salah satu tujuan utama dari Sekolah Rakyat tentunya bisa mengurangi kesenjangan sosial ekonomi dalam pendidikan. Baik dari sisi akses, kualitas, maupun peluang untuk berkembangnya siswa setelah lulus,” ujarnya.

Untuk itu kebijakan Sekolah Rakyat perlu ditopang dengan fondasi yang kuat, dalam upaya pemerataan dan kualitas pendidikan di seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut, Raden Bambang menjelaskan mewujudkan pendidikan yang inklusif dapat menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.

Tetapi harus didukung dengan aspek pendukung agar kebijakan tersebut bisa on the track dalam implementasinya.

“Tentunya (implementasi Sekolah Rakyat) harus dibarengi dengan minimal lima aspek, yaitu pendanaan yang memadai, infrastruktur yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) atau bahkan melebihi. Kemudian guru yang benar-benar berkualitas, bukan guru yang hanya mengejar penghasilan besar,” jelasnya.

“Kemudian tendik (tenaga administrasi sekolah) yang berkualitas pula, artinya mereka harus benar-benar lulusan S1 Administrasi pendidikan. Lalu, kurikulum yang mantap dan proses pembelajaran yang berpusat pada siswa atau student center learning. Serta penyediaan layanan khusus bagi pengembangan siswa,” papar Raden Bambang.

Seperti diketahui, Kemensos berencana akan mengoperasikan Sekolah Rakyat pada bulan Juli 2025 mendatang. Sebanyak 53 Sekolah Rakyat akan mulai beroperasi di tahun ajaran 2025/2026 ini.

Dari 53 sekolah di tahap awal yang akan beroperasi, di antaranya ada di wilayah Malang Raya yakni di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: dosen UMKemensosPendidikan AlternatifPendidikan Inklusifsekolah rakyatUMUniversitas Negeri Malang

Related Posts

Mahasiswa ITN Malang pemenang esai. Foto/dok. ITN Malang
Pendidikan

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

Senin, 1 Jun 2026
Prosesi wisuda Universitas Al Qolam Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pendidikan

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Sabtu, 30 Mei 2026
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat dan Rektor UB, Prof Widodo menyrpakati kerjasama membangun jaminan sosial untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan. (Foto/ist)
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

Sabtu, 30 Mei 2026
Dindik Jatim
Pendidikan

Pengambilan PIN SPMB 2026 Resmi Dibuka, Dindik Jatim Kerahkan 7.212 Operator

Jumat, 29 Mei 2026
Tim sipil-arsitektur ITN Malang meraih Juara 2 National Architectural Design Competition 2026 dalam ajang DISCO ke-9. Foto/dok
Pendidikan

Kolaborasi Manis Sipil-Arsitektur ITN Malang, Sabet Juara 2 di Undip Berkat Desain Hunian Darurat Multifungsi

Jumat, 29 Mei 2026
Jadwal SPMB Kota Malang jenjang SMP untuk Jalur Afirmasi tahun ajaran baru 2026/2027. /Foto: Pinterest/ Bravestudio.
Pendidikan

Jadwal SPMB Kota Malang Jenjang SMP Jalur Afirmasi 2026/2027: Dimulai Awal Juni

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Kisah inspiratif Guru Besar Unisma, Prof. Dr. Ir. Istirochah Pujiwati, M.P dari anak sopir menjadi guru besar. /Foto: Dok.Istimewa

Anak Sopir Menjadi Guru Besar Unisma, Kisah Inspiratif Prof Istirochah Pujiwati

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.