Rabu, Oktober 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan Antargenerasi

Redaksi by Redaksi
Oktober 28, 2026 6:04 pm
in Advertorial
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan Antargenerasi

Peringatan satu tahun program Sekolah Rakyat di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menandai satu tahun penyelenggaraan program Sekolah Rakyat dengan menggelar peringatan di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026). Momentum yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi penegasan komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Mengusung tema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-Cita”, kegiatan tersebut dipimpin Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu upaya strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang menjangkau kelompok masyarakat rentan.

READ ALSO

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN UP3 Malang Teguhkan Komitmen Menjaga Terang dan Merawat Kepercayaan

Semangat Sumpah Pemuda, Terangi Negeri di HLN ke-81: YBM PLN UP3 Malang Tebar Kepedulian melalui 500 Paket Bantuan untuk Malang Raya

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Buka Open House Sekolah Rakyat di 182 Titik Indonesia

Sekitar 7.000 peserta menghadiri kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas siswa dan orang tua siswa Sekolah Rakyat, kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, sumber daya manusia Program Keluarga Harapan (PKH), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta unsur pilar sosial lainnya.

Partisipasi juga datang dari berbagai daerah melalui sambungan daring. Puluhan ribu peserta mengikuti rangkaian acara dari Sekolah Rakyat dan Sentra Kemensos di seluruh Indonesia.

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan Antargenerasi
Peringatan satu tahun program Sekolah Rakyat di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/dok

Dalam sambutannya, Gus Ipul menyebut Sekolah Rakyat sebagai bentuk konkret pelaksanaan amanat konstitusi, khususnya Pasal 31, Pasal 34 ayat (1), dan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Di Sekolah Rakyat, ketiga pasal itu bertemu dalam satu tubuh: seorang anak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendidikan, perlindungan terhadap kelompok rentan, dan upaya mewujudkan kesejahteraan sosial saling berkaitan. Anak-anak dari keluarga kurang mampu perlu mendapatkan kesempatan yang setara untuk mengembangkan potensi dan memperbaiki masa depan mereka.

Suasana peringatan satu tahun Sekolah Rakyat berlangsung meriah dengan beragam penampilan siswa. Sebanyak 741 siswa dari berbagai daerah di Indonesia hadir untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka.

Baca Juga: 6.450 Siswa Ikuti Seleksi, 12 Finalis Olimpiade Bahasa Asing Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan

Kehadiran para siswa tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa keterbatasan ekonomi keluarga tidak semestinya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk berkembang. Dengan akses pendidikan dan kesempatan yang memadai, mereka memiliki peluang untuk meraih prestasi dan mewujudkan cita-cita.

Melalui peringatan ini, Kemensos menegaskan kembali pentingnya Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar sekaligus membuka jalan bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu untuk keluar dari lingkaran kemiskinan.

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan Antargenerasi
Peringatan satu tahun program Sekolah Rakyat di GOR Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/dok

Ada penampilan tarian tradisional khas dari Aceh, Sulawesi, Papua, dan NTT, lalu ada penampilan karate, pencak silat, pramuka dan baris variasi. Suara hentakan kaki menggema memenuhi GOR Sudiang saat siswa mulai menampilkan baris variasi, para peserta di setiap sudut tribun bertepuk tangan terkagum.

Kemudian, ada juga penampilan drama teatrikal, para siswa menunjukan bakatnya dalam berakting, pembacaan puisi, hingga bernyayi, hingga pembacaan teks sumpah pemuda.

Gus Ipul menyebutkan, penampilan-penampilan siswa di atas panggung tersebut, menunjukkan anak-anak dari keluarga kurang mampu, ketika mendapatkan kesempatan dan ruang untuk belajar, maka mereka akan percaya diri, disiplin, dan berkarakter.

“Kebanggaan kami sederhana, ketika mereka (siswa) tampil dengan percaya diri, kembali bisa membaca, kembali mengenal bangku sekolah,” kata Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat berasal dari satu kalimat sederhana namun sangat fundamental yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kalimat sederhana yang menjadi seluruh gagasan Sekolah Rakyat, dimana kemiskinan tidak boleh diwariskan, dan Presiden mengajak untuk menoleh kepada mereka yang di sebut the invisible people.

“Kalau bapaknya pemulung, anaknya tidak boleh jadi pemulung. Kalau bapaknya tukang becak, anaknya tidak perlu harus jadi tukang becak,” tegas Gus Ipul mengutip arahan Presiden.

Berbeda dengan sekolah formal pada umumnya, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan berbasis penjangkauan. Berangkat dari data, para pendamping sosial mendatangi langsung anak-anak keluarga kurang mampu dari pintu ke pintu di 497 kabupaten/kota. Dari proses penjangkauan tersebut, ditemukan kenyataan menyentuh bahwa lebih dari 180 ribu anak usia sekolah ternyata sudah bekerja demi membantu ekonomi keluarga.

Setelah dijangkau, Gus Ipul menerangkan, langkah awal yang dilakukan mencakup Pemeriksaan Kesehatan dan Pemulihan Psikologis, Matrikulasi dan Pemetaan Bakat (Talent DNA). Hasilnya, dari 11 ribu anak yang telah dipetakan bakatnya, menunjukkan bahwa 4 dari 10 anak memiliki bakat kuat di bidang sains dan teknologi.

Saat ini, proses pengasuhan dan pembelajaran di Sekolah Rakyat didukung oleh hampir 5.000 guru, 7.000 wali asuh, dan lebih dari 2.000 wali asrama. Pendekatan yang diterapkan mencakup tiga perubahan utama, yakni fisik (gizi/kesehatan), mental (kepercayaan diri/karakter), dan akademik.

“Mereka bukan sekedar pendidik dan pengasuh. Mereka adalah ayah dan ibu kedua bagi anak-anak,” ucap Gus Ipul mengapresiasi guru dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat.

Hingga saat ini, Sekolah Rakyat terus berkembang, mencakup pembangunan 100 titik Sekolah Rakyat Permanen, 93 titik diantaranya sudah beroperasi dan 7 titik lainnya dalam proses pembangunan. Saat ini juga terdapat 82 Sekolah Rakyat Rintisan, sehingga total ada 182 titik sekolah yang melayani 44 ribu siswa.

Meski baru berjalan satu tahun, para siswa Sekolah Rakyat telah mencatatkan prestasi gemilang, di antaranya 11 prestasi internasional, lebih dari 200 prestasi nasional, serta lebih dari 1.100 siswa berprestasi di bidang olahraga, seni, dan sains.

Kemensos memastikan bahwa lulusan Sekolah Rakyat memiliki kepastian masa depan. Dari lulusan tingkat SMA tahun ini, 12 anak telah mendapatkan kepastian masa depan: 7 siswa diterima di perguruan tinggi dengan beasiswa penuh, dan 5 siswa langsung bekerja sesuai minat dan bakatnya.

Tidak hanya membina anak, negara juga melakukan pemberdayaan menyeluruh terhadap keluarga siswa. Seluruh keluarga siswa dipastikan menerima bantuan sosial (bansos) lengkap dan lebih dari 10.000 rumah orang tua siswa telah diperbaiki (bedah rumah). Selain itu, lebih dari 11.000 orang tua menerima bantuan modal usaha dan lebih dari 9.000 orang tua mendapatkan layanan rehabilitasi sosial ATENSI.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan seluruh Kementerian/Lembaga yang terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat.

Sudirman menuturkan tidak sedikit anggaran untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Selatan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat diwilayahnya.

“Maka kami apresiasi, atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, selaku Gubernur, mengucapkan terima kasih, Kepada Pak Presiden Prabowo Subianto, beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi, melaksanakan program ini, untuk generasi emas kita 2045,” kata Sudirman.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan, Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho, Founder ESQ Corporation Ary Ginanjar Agustian, dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Meutia Farida Hatta Swasono.

Kemudian, hadir Sekretaris Jenderal Kemensos Hasan Chabibie, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih, jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pratama Kemensos, para staf khusus menteri, tenaga ahli menteri sosial, serta pejabat terkait lainnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: KemensosMakassarsekolah rakyat

Related Posts

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN UP3 Malang Teguhkan Komitmen Menjaga Terang dan Merawat Kepercayaan
Advertorial

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN UP3 Malang Teguhkan Komitmen Menjaga Terang dan Merawat Kepercayaan

Rabu, 28 Okt 2026
Semangat Sumpah Pemuda, Terangi Negeri di HLN ke-81: YBM PLN UP3 Malang Tebar Kepedulian melalui 500 Paket Bantuan untuk Malang Raya
Advertorial

Semangat Sumpah Pemuda, Terangi Negeri di HLN ke-81: YBM PLN UP3 Malang Tebar Kepedulian melalui 500 Paket Bantuan untuk Malang Raya

Rabu, 28 Okt 2026
Lepas 170 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Wabup Malang Tekankan Patriotisme dan Sportivitas
Advertorial

Lepas 170 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Wabup Malang Tekankan Patriotisme dan Sportivitas

Rabu, 28 Okt 2026
Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 34 Provinsi, Kemensos Fokus Putus Rantai Kemiskinan
Advertorial

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 34 Provinsi, Kemensos Fokus Putus Rantai Kemiskinan

Rabu, 28 Okt 2026
Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Malang Tembus 85 Persen, Terkumpul Rp649,5 Miliar
Advertorial

Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Malang Tembus 85 Persen, Terkumpul Rp649,5 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026
Rendra Masdrajad Safaat Ajak Pemuda Malang Aktif Bangun Kota
Advertorial

Rendra Masdrajad Safaat Ajak Pemuda Malang Aktif Bangun Kota

Rabu, 28 Okt 2026
Next Post
Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 34 Provinsi, Kemensos Fokus Putus Rantai Kemiskinan

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 34 Provinsi, Kemensos Fokus Putus Rantai Kemiskinan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UIN Malang Gelar Buka Puasa Bersama Media, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.