Rabu, Oktober 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 34 Provinsi, Kemensos Fokus Putus Rantai Kemiskinan

Redaksi by Redaksi
Oktober 28, 2026 6:18 pm
in Advertorial
Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 34 Provinsi, Kemensos Fokus Putus Rantai Kemiskinan

Capaian Sekolah Rakyat menjangkau 44 ribu anak di seluruh Indonesia. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sebanyak lebih dari 44 ribu anak dari keluarga kurang mampu kini mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Capaian ini menjadi salah satu penanda satu tahun pelaksanaan program yang digagas untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, puluhan ribu siswa tersebut telah mengikuti pembelajaran formal dan pendidikan karakter di 182 Sekolah Rakyat. Sementara itu, lebih dari seribu anak lainnya masih menjalani proses rehabilitasi di sentra-sentra Kementerian Sosial (Kemensos).

READ ALSO

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN UP3 Malang Teguhkan Komitmen Menjaga Terang dan Merawat Kepercayaan

Semangat Sumpah Pemuda, Terangi Negeri di HLN ke-81: YBM PLN UP3 Malang Tebar Kepedulian melalui 500 Paket Bantuan untuk Malang Raya

“44.000 sudah berada di kelas di Sekolah Rakyat, dan yang 1.000 lebih sedang mengikuti proses rehabilitasi di sentra-sentra Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul dalam peringatan satu tahun Sekolah Rakyat di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/10/2026).

Baca Juga: Satu Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan Antargenerasi

Peringatan yang mengusung tema “Satu Indonesia, Sejuta Cita-Cita” tersebut digelar bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Gus Ipul menjelaskan, jumlah siswa yang menjadi sasaran program Sekolah Rakyat pada tahun ini mencapai 45 ribu anak. Mereka berasal dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terbatas dan membutuhkan dukungan agar dapat memperoleh akses pendidikan yang layak.

Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak di 34 Provinsi, Kemensos Fokus Putus Rantai Kemiskinan
Capaian Sekolah Rakyat menjangkau 44 ribu anak di seluruh Indonesia. Foto/dok

Anak-anak yang dijangkau program ini memiliki latar belakang berbeda. Sebagian di antaranya pernah putus sekolah, belum pernah mengenyam pendidikan formal, bahkan ada yang harus bekerja di jalanan atau menjadi buruh demi membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Kondisi tersebut, menurut Gus Ipul, menunjukkan pentingnya pendekatan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar di kelas, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial dan kebutuhan masing-masing anak.

Karena itu, anak-anak yang belum siap mengikuti pembelajaran masih menjalani proses rehabilitasi di sentra-sentra Kemensos. Tahapan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan mereka agar dapat mengikuti pendidikan dengan lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Salah satunya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, yang turut mendukung penyediaan lahan dan pelaksanaan program.

Baca Juga: Siswi Sekolah Rakyat Ikut Lestarikan Budaya Banyuwangi Lewat Gandrung Sewu 2026

Dengan jangkauan yang telah meluas ke puluhan provinsi, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan. Program ini juga diarahkan untuk membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki bekal pengetahuan, karakter, dan keterampilan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Bahkan, dalam proses penjangkauan, ditemukan anak usia 17 hingga 18 tahun yang belum pernah bersekolah serta siswa pada jenjang SMP dan SMA yang masih memerlukan pendampingan untuk belajar membaca.

“Semua ini adalah anak-anak bangsa yang menurut Bapak Presiden harus mendapatkan akses untuk memperoleh pendidikan dengan lingkungan yang berkualitas,” ujar Gus Ipul.

Karena itu, Kemensos memadukan pendidikan dengan rehabilitasi sosial. Anak-anak yang membutuhkan pemulihan mendapatkan pendampingan terlebih dahulu sebelum bergabung dalam pembelajaran di Sekolah Rakyat.

“Data-data yang kami miliki memang anak-anak ini memerlukan di samping edukasi juga rehabilitasi,” jelasnya.

Pendampingan tersebut dilakukan dengan memperhatikan kondisi kesehatan, kesiapan belajar, serta kebutuhan emosional anak. Pemeriksaan kesehatan, pemetaan bakat, dan matrikulasi menjadi bagian dari proses untuk membantu siswa menyesuaikan diri dan mengejar ketertinggalan.

Setelah satu tahun pendampingan, perubahan mulai terlihat. Anak-anak yang semula menghadapi persoalan kesehatan dan belum memiliki semangat belajar kini semakin sehat, bugar, serta percaya diri menatap masa depan. Orang tua juga semakin bersemangat mendampingi pendidikan anak-anaknya.

Perubahan itu terlihat dalam penampilan para siswa pada peringatan satu tahun Sekolah Rakyat. Mereka penuh percaya diri menampilkan tari Saman, tari kreasi spirit of Cenderawasih, Tari Komodo, pembacaan puisi, atraksi bela diri, drum band, penampilan koreografi tongkat Pramuka, baris variasi, hingga pertunjukan kolosal. Dari sisi prestasi, mereka juga berhasil meraih ratusan penghargaan tingkat nasional dan internasional.

“Terharu atas perkembangan mereka selama 1 tahun terakhir ini,” ungkap Gus Ipul.

Untuk mendukung pembinaan siswa, pemerintah terus memperkuat sarana pendidikan. Dari 100 titik pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat tahun ini, 93 titik telah digunakan, sementara sisanya masih dalam proses penyelesaian.

Kemensos juga terus memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, pengasuh, dan tenaga pendukung melalui seleksi terbuka. Pembenahan dilakukan secara bertahap agar pembelajaran dan pengasuhan dapat berjalan dengan baik.

“Kami terus berbenah, kami terus memperbaiki, mencukupi seluruh kekurangan-kekurangan itu,” tegas Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pengentasan kemiskinan secara terpadu. Pendidikan anak berjalan beriringan dengan perlindungan sosial dan pemberdayaan orang tua.

Keluarga siswa mendapatkan dukungan bantuan sosial, jaminan kesehatan melalui PBI JK, perbaikan rumah, serta pemberdayaan ekonomi.

Tercatat 10.140 rumah orang tua siswa telah diperbaiki, 11.274 orang tua menerima bantuan modal usaha, dan 9.021 orang tua mendapatkan layanan rehabilitasi sosial ATENSI.

“Jadi ini pendekatannya utuh sebagai model pengentasan kemiskinan yang terpadu,” kata Gus Ipul.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Ketua Ombudsman RI Nuzran Joher, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan, Rektor Universitas Pertahanan Letjen TNI (Purn) Anton Nugroho, Founder ESQ Corporation Ary Ginanjar Agustian, serta Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Meutia Farida Hatta Swasono.

Turut hadir pula Sekretaris Jenderal Kemensos Hasan Chabibie, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, jajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kemensos, staf khusus dan tenaga ahli Menteri Sosial, serta ratusan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, pendamping PKH, TKSK, PSM, dan kader Karang Taruna.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: Capaian PendidikanKemensossekolah rakyat

Related Posts

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN UP3 Malang Teguhkan Komitmen Menjaga Terang dan Merawat Kepercayaan
Advertorial

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN UP3 Malang Teguhkan Komitmen Menjaga Terang dan Merawat Kepercayaan

Rabu, 28 Okt 2026
Semangat Sumpah Pemuda, Terangi Negeri di HLN ke-81: YBM PLN UP3 Malang Tebar Kepedulian melalui 500 Paket Bantuan untuk Malang Raya
Advertorial

Semangat Sumpah Pemuda, Terangi Negeri di HLN ke-81: YBM PLN UP3 Malang Tebar Kepedulian melalui 500 Paket Bantuan untuk Malang Raya

Rabu, 28 Okt 2026
Lepas 170 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Wabup Malang Tekankan Patriotisme dan Sportivitas
Advertorial

Lepas 170 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Wabup Malang Tekankan Patriotisme dan Sportivitas

Rabu, 28 Okt 2026
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan Antargenerasi
Advertorial

Satu Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Tegaskan Pendidikan sebagai Jalan Memutus Kemiskinan Antargenerasi

Rabu, 28 Okt 2026
Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Malang Tembus 85 Persen, Terkumpul Rp649,5 Miliar
Advertorial

Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Malang Tembus 85 Persen, Terkumpul Rp649,5 Miliar

Rabu, 28 Okt 2026
Rendra Masdrajad Safaat Ajak Pemuda Malang Aktif Bangun Kota
Advertorial

Rendra Masdrajad Safaat Ajak Pemuda Malang Aktif Bangun Kota

Rabu, 28 Okt 2026
Next Post
Demo Mahasiswa di Malang Kibarkan Banner Bakar Kekuasaan Prabowo-Gibran

Demo Mahasiswa di Malang Kibarkan Banner Bakar Kekuasaan Prabowo-Gibran

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UIN Malang Gelar Buka Puasa Bersama Media, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.