MALANG, Tugumalang.id – Pemerintah Kabupaten Malang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di wilayah Desa Srigonco, Kabupaten Malang akan segera direalisasikan. Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menyampaikan bahwa proyek ini telah masuk dalam Surat Keputusan (SK) Kementerian Sosial.
“Insyaallah akhir September sudah dilelang. Itu disampaikan langsung Menteri Sosial di hadapan beberapa kepala daerah,” ujar Lathifah saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Rabu (17/9/2025).
Dari 108 lokasi SR di seluruh Indonesia, pembangunan SR di Kabupaten Malang akan menempati urutan ke-45. Artinya, realisasi ini dipastikan tak lama lagi akan berjalan.
Meskipun sebelumnya sempat muncul wacana peninjauan ulang lokasi, Lathifah menegaskan bahwa SK tetap menetapkan pembangunan di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur. Lokasi ini telah ditinjau langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Menteri Sosial, hingga Gubernur Jawa Timur.
“Tetap di Srigonco, karena sudah ditinjau oleh Kementerian PU, Kementerian Sosial, dan Gubernur Jawa Timur. Semuanya mendukung,” kata Lathifah.
Baca juga: Mensos Gus Ipul Pantau Sekolah Rakyat di Malang, Pastikan Siswa Segera Terima Laptop
Pemkab Malang menyiapkan lahan seluas 9,8 hektare untuk SR. Akan tetapi, luas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan diperkirakan hanya sekitar 6-7 hektare.
Program Sekolah Rakyat ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Malang. Melalui SR, diharapkan masyarakat miskin bisa menjadi lebih berdaya dan bisa memperbaiki kualitas hidup mereka.
“Semua biaya ditanggung oleh negara. Ini bentuk perhatian serius pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu,” jelas Lathifah.
Sekolah Rakyat di Srigonco nantinya akan menampung sekitar 1.000 hingga 1.200 siswa. Namun penerimaan siswa akan dilakukan secara bertahap.
Baca juga: 96 Siswa dari Kabupaten Malang Tempuh Pendidikan di Sekolah Rakyat Kota Malang dan Batu
Prioritas calon siswa adalah warga Kabupaten Malang, terutama dari kalangan tidak mampu berdasarkan data desil. Masyarakat yang masuk desil 1 dan 2 akan diprioritaskan masuk ke SR. Apabila ada sisa kuota, baru masyarakat desil 3 bisa masuk SR.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























