Rektor UIN Malang Bantu Warga Tungguwulung Jadi Mualaf

  • Whatsapp
Rieky Herman Nugroho (kedua dari kiri) bersama Rektor UIN Malik Ibrahim, Prof Dr Abdul Haris (ketiga dari kanan) serta pengurus Mualaf Center, Malang. (foto: Feni Yusnia).

MALANG – Melalui Mualaf Center Malang, Rieky Herman Nugroho, 40, warga Tunggulwulung secara resmi menjadi mualaf usai di tuntun oleh Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Malik Ibrahim Kota Malang, Prof Abdul Haris MAg membaca dua kalimat syahadat, di Ruang Rektor UIN Malang, pada Senin (01/02/2021).

“Sebelumnya, saya tanya apakah beliau (Rieky) masuk Islam ini atas kemauannya sendiri atau yang lain, beliau nyatakan  keinginan sendiri,” kata Haris.

Bacaan Lainnya

Menurut Rektor UIN Malang tersebut, ini merupakan kali pertamanya membantu mensyahadatkan seseorang untuk memeluk agama Islam. Pun juga mengawali kerjasama dengan Mualaf Center Malang yang mayoritas banyak di bina oleh mahasiswa, karyawan, hingga dosen UIN Malang.

“Tentu saya merasa berbahagia, Mas Rieky ini menyatakan mau masuk Islam lewat Mualaf Center. Lalu sama teman-teman Mualaf Center mengajak mengikrarkan syahadatain di UIN,” jelasnya.

Hal ini, lanjut Abdul Haris merupakan kerja kemanusiaan, dengan harapan dapat menolong sesama yang memiliki kemauan untuk memeluk agama Islam.

“Kita terbuka, artinya siapapun yang mau masuk Islam kita layani,” imbuhnya

Usai menjalani pengikraran, pihaknya berpesan agar Rieky terus belajar tentang agama Islam. Sekaligus belajar bagaimana menjadi seorang muslim yang baik.

Rektor UIN juga mengatakan, Rieky harus mengikuti kegiatan-kegiatan bermanfaat di Mualaf Center Malang. Pengurus Mualaf Center Malang juga aktif membimbing.

”Jangan menunggu, harus memantau membimbing dan meyakinkan beliau dalam beragama ini fun, namun dengan ajaran yang sesuai,” pesan dia.

Sementara itu, Rieky menjelaskan alasan memeluk  Islam, tak lain agar dapat mendoakan kedua orangtuanya yang sudah meninggal dengan cara Islam.

Baca Juga  Wali Kota Sutiaji Cek Persiapan Vaksinasi Tahap Awal

“Karena orang tua kandung saya muslim. Tapi keluarga non muslim mengasuh saya sejak kecil. Kemudian orang tua kandung saya meninggal dunia dan saya ingin dapat mendoakan mereka dengan cara islam,” paparnya

Selain itu, ia juga berterima kasih lantaran prosedur  menjadi seorang mualaf tidak sulit.

“Terima kasih sebelumnya pada semua teman-teman. Memberi kesempatan pada saya,” pungkas Rieky

Sebagai info, Mualaf Center Malang merupakan sebuah cabang yayasan swasta yang berpusat di Jakarta. Berdiri di Kota Malang sejak 2016, yayasan ini sudah membantu kurang lebih 40 orang memeluk agama Islam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *