Selasa, September 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Refleksi Hari Santri, UB Malang Angkat Isu-Isu Pemikiran di Pesantren

Redaksi by Redaksi
Oktober 28, 2023 9:35 pm
in Pendidikan
Acara seminar dan kajian pesantren di UB Malang dalam rangka Hari Santri Nasional.

Acara seminar dan kajian pesantren di UB Malang dalam rangka Hari Santri Nasional. Foto/dok for TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Berbagai kalangan mulai dari santri, mahasiswa, dosen, peneliti, aktivis, dan pegiat literasi berkumpul di aula perpustakaan Universitas Brawijaya pada Jumat (27/10/2023).

Mereka antusias menghadiri Seminar dan Kajian Pesantren yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Pesantren dan Pemberdayaan Masyarakat (PSP2M), Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kepribadian Mahasiswa (UPT PKM) Univeristas Brawijaya, Lakpesdam NU Kota Malang, dan Cita Intrans Selaras (Intrans Publishing Group).

READ ALSO

Era AI, Guru Besar UIN Malang Dorong Perubahan Pembelajaran Bahasa Arab

UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027

Ketua Panitia, Muhammad Lukman Hakim, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2023. “Kegiatan ini melibatkan banyak pihak dan dikumpulkan dalam momentum yang sama yaitu hari santri,” kata dia.

Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian 29 Oktober 2023 Dini Hari Bisa Diamati di Malang Raya

Menurut Lukman, sapaan akrab dosen Mata Kuliah Umum Universitas Brawijaya (MKU UB) tersebut, kegiatan hari santri yang mengangkat isu-isu pemikiran sangat jarang ditemukan di berbagai tempat. “Ini relevan dengan semangat akademik yang ada di kampus,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini selaku narasumber yaitu KH Mohammad Nafi (Pengasuh Pesma Al-Hikam Malang), Prof Dr Mujamil Qomar (Guru Besar Filsafat dan Pemikiran Islam Modern UIN SATU Tulungagung), Prof Dr KH Ahmad Munjin Nasih (Guru Besar Pemikiran Islam Universitas Negeri Malang) dan Dr Mohammad Anas (Dosen Filsafat dan Sosiologi Modern UB sekaligus Kepala UPT PKM UB).

Kiai Nafi menyampaikan sebuah refleksi tentang diksi-diksi apik yang selama ini dilekatkan pada pesantren perlu menjadi perhatian bersama dalam konteks refleksi yang mendalam terhadap apa yang ada dan sedang terjadi di pesantren.

Baca Juga: Pemkot Malang Segera Perbaiki Keretakan Konstruksi Jembatan Kaca di Kampung Warna Warni Jodipan

“Sebab pesantren sudah terlanjur disebut sebagai entitas yang tak pernah ada habisnya untuk dikaji. Mulai dari arus pemikiran, dinamika, dan tradisi yang dipertahankan sekaligus berkembang di dalamnya. Kegiatan ini salah satu upaya untuk mendiskusikan hal itu,” kata Wakil Rais Syuriah PCNU tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan kedua, Prof Mujamil memaparkan ide dan refleksi yang sudah ditulis dalam ketiga bukunya. Buku tersebut berjudul Aksiologi Pendidikan Pesantren: Etika dan Internalisasi Nilai Islam di Pesantren, Intelegensia Pesantren: Epistemologi Pembaharuan Pesantren, dan Arus Utama Pemikiran Pesantren.

“Masing-masing buku saya ini menghadirkan refleksi dan usulan-usulan baru dalam membangun basis pemikiran pesantren. Ada juga yang menguji ‘capaian’ pendidikan dan kitab kuning yang ada di pesantren,” tegas Ketua STAIN Tulungagung periode 2006-2010 tersebut.

Profesor Mujamil juga menjelaskan bahwa kitab kuning sangat berjasa dalam mewarnai pemikiran pesantren adalah hal yang tidak bisa dipungkiri. Namun, jika menganggap kitab kuning mampu menjawab semua persoalan agama kontemporer, ini perlu dikaji kembali aktualisasi dan relevansinya.

Sementara itu, Profesor Munjin menegaskan arus pemikiran kalangan pesantren bisa dilacak dari tiga kategori yang dirumuskan oleh pemikir muslim, yaitu tekstual, kontekstual, dan liberal. Ketiga arus ini bisa ditemukan di pesantren. Ini bagian dari akar dan dinamika pemikiran Islam di Indonesia.

Adapun Dr Anas memberikan penjelasan mengenai tuduhan stagnasi pemikiran Islam dan pesantren sesungguhnya tidak tepat. Menurutnya, pesantren di Indonesia yang mayoritas bermadzhab Syafi’i memiliki akar pemikiran dan rasionalitas yang kuat. “Ini modal luar biasa untuk mengembangkan pesantren dari aspek pemikiran,” kata dia.

Kegiatan yang berlangsung gayeng selama tiga jam ini dilengkapi dengan diskusi dan pandangan-pandangan lain dari peserta yang hadir. Hal yang menarik lainnya, antusias peserta ini juga dilengkapi dengan berbagai doorprize produk usaha santri. Mulai dari beberapa buku menarik dari LTN PWNU Jawa Timur & CITILa Grup, juga ada mukena dari kimya.id.

Editor: Herlianto. A

Tags: Hari Santri NasionalPemikiranPesantrenub

Related Posts

Uin1
Pendidikan

Era AI, Guru Besar UIN Malang Dorong Perubahan Pembelajaran Bahasa Arab

Selasa, 8 Sep 2026
UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027
Advertorial

UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027

Selasa, 8 Sep 2026
Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri
Advertorial

Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri

Selasa, 8 Sep 2026
ITN Malang dan IAI Jatim Jalin Kerja Sama untuk Perkuat Pendidikan Arsitektur
Advertorial

ITN Malang dan IAI Jatim Jalin Kerja Sama untuk Perkuat Pendidikan Arsitektur

Selasa, 8 Sep 2026
Mahasiswa ITN Malang Bikin Game Horor Roblox Morveil
Advertorial

Mahasiswa ITN Malang Bikin Game Horor Roblox Morveil

Selasa, 8 Sep 2026
FEB UB Gelar Open House 2026, Sambut Mahasiswa Baru dengan Alumni Inspiratif
Pendidikan

FEB UB Gelar Open House 2026, Sambut Mahasiswa Baru dengan Alumni Inspiratif

Selasa, 8 Sep 2026
Next Post
Diskusi Bersama tentang materi “Sekolah Legislatif.”

Gelar Sekolah Legislatif, FH UNISMA Hadirkan DPRD Kota Malang dan Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapa yang Berhak Disebut NU?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.