Malang, Tugumalang.id – Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Malang tancap gas memperkuat kedekatan dengan komunitas masyarakat. Langkah tersebut ditandai melalui tasyakuran sederhana peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan bersama komunitas Generasi Gotong Royong H2 di Balai RW 13 Madyopuro, Kota Malang, Sabtu (10/1/2026) malam.
Kegiatan ini diinisiasi Wakabid Tenaga Kerja, Jaminan Sosial, Hukum, dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Yiyesta Ndaru Abadi, SH., MH. Agenda tersebut menekankan pentingnya interaksi langsung dan kedekatan nyata dengan komunitas masyarakat di tingkat akar rumput.
Komunitas Generasi Gotong Royong di Madyopuro dikenal aktif bergerak di berbagai bidang, mulai dari lingkungan, sosial, kepemudaan, hingga olahraga. Di sektor lingkungan, komunitas ini bahkan telah meraih sejumlah penghargaan di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Baca juga: Dipimpin Amithya Ratnaggani, Ini Susunan Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Malang 2025-2030

Dalam aktivitasnya, komunitas ini berperan mendorong kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah dan mitigasi bencana alam. Salah satu inovasi yang dijalankan adalah pengelolaan sampah rumah tangga menjadi kompos, serta pengembangan bank sampah. Menariknya, hasil pengelolaan bank sampah tersebut dimanfaatkan untuk membantu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) warga setempat.
“Komunitas Generasi Gotong Royong ini banyak mendapat penghargaan di tingkat kota, provinsi bahkan nasional,” kata Yiyesta.
Ia menilai, banyak komunitas kemasyarakatan di Kota Malang yang tumbuh dan berkembang, namun masih membutuhkan dukungan berkelanjutan. Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk turun langsung merangkul komunitas masyarakat, sejalan dengan arahan partai.
“Jadi kami akan lebih banyak menyentuh komunitas masyarakat daripada melakukan acara seremonial yang miskin dampak. Kader PDI Perjuangan harus berinteraksi langsung dengan masyarakat,” ucapnya.
Baca juga: Saifuddin Zuhri Resmi Jabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu Gantikan Punjul
Melalui pola interaksi tersebut, persoalan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat dipetakan secara lebih jelas agar segera dicarikan solusi. Dengan demikian, pengembangan potensi masyarakat dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
Selain membangun interaksi, kader PDI Perjuangan juga diinstruksikan untuk benar-benar menghadirkan dampak kebermanfaatan bagi masyarakat luas. Termasuk di dalamnya peran aktif dalam edukasi wawasan politik bagi masyarakat dan generasi muda.
“Termasuk mengawal kebijakan pemerintah agar benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























