Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

Raih Emas, Atlet Angkat Besi Filipina Cetak Sejarah Di Olimpiade Tokyo 2020

Redaksi by Redaksi
Juli 28, 2021 6:16 pm
in Internasional
Hidilyn Diaz raih emas pertama untuk Filifina di Olimpiade Tokyo 2020/tugu malang

Hidilyn Diaz raih emas pertama untuk Filifina di Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: Official Twitter Tokyo 2020)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

JEPANG, Tugumalang.id – Hidilyn Diaz, atlet angkat besi Filipina, berhasil meraih medali emas untuk pertama kalinya di ajang olimpiade yang diselenggarakan pada tahun 2021 itu. Ini sekaligus menjadi sejarah baru kontingen Filipina dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Prestasi ini menjadi yang paling prestisius bagi salah satu negara Asia tenggara itu dalam keikutsertaannya di Olimpiade sejak tahun 1924. Hidilyn Diaz sendiri bertanding di cabang angkat besi nomor 55 kilogram putri yang digelar di Internasional Forum, Tokyo pada Selasa (27/7/2021)

READ ALSO

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Dilansir dari CNA, Diaz berhasil mengangkat 97 kilogram snatch dan trio yaitu 119 kilogram, 124 kilogram dan 127 kilogram dalam tiga percobaan.

Atas prestasinya ini, perempuan berusia 30 tahun tersebut mendapatkan tempat di rakyat olahraga negaranya, disamping Manny Pacquiao, sang legenda tinju Filipina.

Sebelumnya, Diaz pernah meraih medali perak pada Olimpiade Rio, Brazil. Dia lalu bertekad untuk mengubah perak menjadi emas di Tokyo, dan itu berhasil.

Dia sendiri merekrut pelatih top Cina Gao Kaiwen dua bulan sebelum mengambil emas Asia Games di Jakarta pada tahun 2018 lalu.

“Dia (Gao Kaiwen) memberi perbedaan dalam lift saya. Dia orang yang positif dan aku suka dia di dekatku,” ungkap Diaz mengatakan betapa penting pelatihnya itu.

Pencapaian ini menjadi lebih luar biasa, terlebih Diaz telah tinggal di pengasingan di Malaysia sejak Februari tahun lalu karena pandemi Covid-19. Dia harus menunda hidupnya di luar olahraga. Sekarang dia tidak sabar ingin pulang.

“Aku berharap untuk menikmati hidup karena aku di Malaysia selama hampir dua tahun, jadi aku benar-benar bersyukur aku bisa pulang sekarang dan merayakan dengan keluarga saya dan orang-orang yang mendukung saya,” katanya.

Sebagaimana diketahui pada bulan Oktober tahun lalu, dia pindah ke negara bagian pantai selatan Melaka. Dia tinggal di rumah milik seorang pejabat pengangkat berat Malaysia. Sekarang, semua kesulitan telah dihargai, dan dia akan diberi sambutan bak pahlawan ketika kembali ke Filipina.

“Aku tidak tahu apakah aku pahlawan nasional. Tapi aku bersyukur bahwa Tuhan menggunakanku untuk menginspirasi semua generasi muda dan semua orang Filipina untuk terus berjuang selama pandemi ini,” pungkasnya.

Reporter : Kholifa Tul Islamiah

Redaktur : Herlianto. A

Tags: angkat besiemasFilipinaolimpiadeTokyo

Related Posts

Kucing sebagai mata-mata
Internasional

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Selasa, 7 Apr 2026
Fakta menarik Mojtaba Khamenei
Internasional

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Senin, 9 Mar 2026
Potret Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Pinterest @zahra)
Internasional

Fakta-Fakta Penting Tewasnya Ali Khamenei dalam Serangan Udara di Teheran

Selasa, 3 Mar 2026
Bendera Iran, Amerika, dan Israel (Foto: Dado Ruvic/ Reuters)
Internasional

Dulu Sahabat, Kini Saling Serang: Sejarah Hubungan Iran, Amerika dan Israel

Selasa, 3 Mar 2026
Demonstrasi massa dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang menuntut perubahan pemerintahan. (Foto: Pinterest @Eliza Annette)
Internasional

Perjalanan Revolusi Iran 1978–1979 dan Lahirnya Republik Islam

Selasa, 3 Mar 2026
Asap hitam terlihat membumbung di kawasan perkotaan di tengah eskalasi Perang Iran–Israel. (Foto: Mahmud HAMS/ AFP)
Internasional

Fakta Serangan Amerika dan Balasan Iran serta Dampaknya

Selasa, 3 Mar 2026
Next Post
Proses pemadaman oleh Damkar Kota Malang di sebuah rumah di Jalan Pelabuhan Kamal, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (28/7/2021). Foto/Damkar Kota Malang.

Rumah di Sukun Malang Terbakar, Diduga Berasal dari Anak Bermain Korek Api

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.