Malang, Tugumalang.id– Setelah lebih dari satu tahun beroperasi, PT Akademi Laut Selatan (ALS) yang berlokasi di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, kini bersiap menembus pasar ekspor. Perusahaan pengolahan dan pembekuan hasil laut ini tengah menyiapkan dokumen ekspor ke beberapa negara Asia, termasuk Vietnam, China, Korea, hingga Jepang.
Ekspor Lobster Boiling
Direktur PT ALS, Neny Fitrian, menjelaskan bahwa produk utama yang dipersiapkan untuk ekspor adalah lobster boiling, yakni lobster yang sudah dimasak dan siap kirim.
“Kami sedang memantapkan produk lobster boiling. Saat ini masih dalam proses pengajuan izin ke Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Neny saat peresmian kantor baru PT ALS, Sabtu (6/9/2025).
Perusahaan yang resmi beroperasi pada Juni 2024 ini memiliki dua unit bisnis utama, yaitu cold storage dan perdagangan hasil laut (seafood trading).

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, PT ALS menggandeng nelayan dari berbagai pesisir pantai utara dan selatan Jawa Timur, mulai dari Probolinggo, Pujiharjo, Sendangbiru, Tambakrejo Blitar, hingga Pantai Sine dan Prigi Tulungagung. Selain itu, ALS juga menerima pasokan ikan beku kapal dari Jakarta dan Papua. Ikan jenis ini dikenal segar karena langsung dibekukan di atas kapal setelah ditangkap.
Baca juga: Wali Kota Batu Genjot Ekspor Pertanian, Distan KP Diminta Turun Tangan
Produk yang diolah ALS meliputi berbagai jenis ikan pelagis seperti tuna, tenggiri, dan layur, serta ikan demersal seperti ikan bawal. Selain itu, ALS juga mengolah kerang-kerangan dan lobster beku.
Ikan-ikan yang diterima PT ALS dari para nelayan dibekukan di cold storage dengan suhu -25 derajat yang berkapasitas 500 ton. Saat ini PT ALS memiliki empat mesin pembeku yang bisa membekukan 14-17 ton ikan setiap harinya.
“Untuk saat ini, pasar ALS masih berada di ranah nasional dan lokal, dengan distribusi ke Kalimantan, Sumatra, Jawa Timur, dan Bali. Kami sedang mempersiapkan dokumen dan hal-hal lain yang diperlukan untuk ekspor,” terang Neny.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























