MALANG, Tugumalang.id – Di era parenting modern, isu speech delay dan gangguan bahasa sering menjadi kekhawatiran utama bagi orang tua untuk memantau tumbuh kembang anak, khususnya anak berkebutuhan khusus atau dengan gangguan autisme.
Penawar Special Learning Centre (PSLC), sebagai pusat terapi dan pendidikan inklusif yang kini memiliki jaringan PSLCNet di seluruh Indonesia, memberi edukasi pentingnya orang tua memahami perbedaan speech delay dan gangguan bahasa.
Dengan memahami perbedaan tersebut, orang tua dapat melakukan deteksi dan intervensi dini terhadap permasalahan anak yang mengalami kesulitan bicara, baik dengan orang tuanya sendiri maupun dengan orang lain.
Baca Juga: Lentera Ramadan PSLC: Anak Berkebutuhan Khusus, Amanah Ilahi yang Layak Dipeluk Kasih Sayang Penuh
Pemahaman perbedaan speech delay dan gangguan bahasa begitu penting agar orang tua dapat memberikan stimulasi yang tepat sejak dini.
Edukasi yang diberikan PSLC mengungkap perbedaan mendasar antara speech delay dan gangguan bahasa, dapat menjadi panduan praktis agar orang tua dapat segera mengambil tindakan secara cepat dan tepat agar tumbuh kembang anak tidak terganggu.
Pengalaman bertahun-tahun menangani ribuan kasus anak berkebutuhan khusus, PSLC berbagi wawasan edukasi agar lebih banyak keluarga di Indonesia yang teredukasi dan proaktif.
Apa Itu Speech Delay?
Anak mengalami keterlambatan bicara karena ada hambatan pada kemampuan berbicaranya, bukan pada pemahaman bahasa.
Ia sebenarnya tetap mengerti apa yang dikatakan oleh orang lain, contohnya seperti anak tagu arti ambil bola tetapi belum bisa mengucapkannya.
Baca Juga: PSLC Ungkap Alasan Orang Tua dengan ABK Perlu Memahami Makanan Ramah Anak Selama Ramadan
Menurut data dari American Speech Language Hearing Association (ASHA) sekitar 5-10 persen anak mengalami speech delay sementara, sering dipicu faktor seperti bilingualisme, infeksi telinga berulang, atau kurangnya stimulasi verbal di rumah.
Apa Itu Gangguan Bahasa?
Berbeda dengan speech delay, gangguan bahasa atau language disorder melibatkan kesulitan komprehensif dalam memahami, membentuk, atau menggunakan bahasa secara struktural.
Ini bukan sekadar lambat bicara, melainkan masalah pada grammar, kosakata, atau narasi. Anak mungkin bisa mengucap suara dengan baik, tapi gagal menyusun kalimat sederhana seperti “saya mau bola” menjadi “bola saya mau”.
Kondisi ini sering terkait dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) atau gangguan neurologis lainnya. Di PSLC, orang tua anak dengan gangguan bahasa biasanya melaporkan gejala seperti kesulitan mengikuti cerita sederhana atau interaksi sosial minim yang memerlukan terapi bahasa intensif seperti Applied Behavior Analysis (ABA).
Mengapa Orang Tua Harus Tahu Perbedaannya?
Tanpa pemahaman ini, orang tua bisa salah menangani anak berkebutuhan khusus. Misalnya, memaksa anak speech delay berbicara tanpa terapi bisa menambah stres, sementara gangguan bahasa butuh pendekatan holistik, termasuk screening autism.
Berikut ini beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk membantu anak dapat berkomunikasi dengan baik:
1. Perbanyak interaksi verbal dengan anak: contohnya “ini bola merah”, “kita mau makan nasi”.
2. Membacakan buku cerita secara rutin: tunjuk gambar dan sebutkan namanya, ajak anak menirukan kata sederhana.
3. Respons setiap upaya komunikasi anak: contoh ketika anak mengucapkan “ba” yang merujuk pada bola, orang tua segera mengambil respons apakah sang anak menginginkan bola.
4. Kurangi paparan gadget dan tingkatkan interaksi tatap muka.
5. Gunakan bahasa yang sederhana dan jelas: contoh: “minum susu” atau “ambil bola”.
6. Bermain yang melibatkan komunikasi: bermain peran seperti masak-masakan, dokter-dokteran, menyebut nama benda dan permainan bergiliran.
Informasi Seputar PSLC Indonesia
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh edukasi seputar parenting dan tumbuh kembang anak, khususnya anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan intervensi dini dan terapi. Masyarakat dapat mengakses PSLC Indonesia melalui:
· Website: www.pslcindonesia.com
· Email: pslcindonesia@gmail.com
· Contact Person: 0821-2297-8881
· Instagram: @pslc.indonesia
· TikTok: @pslc.indonesia
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























