Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Bisnis Tak Lagi Menarik, Produksi Apel di Kabupaten Malang Terus Menurun

Redaksi by Redaksi
April 9, 2024 1:00 pm
in Asli Malang
Produksi apel Poncokusumo, Kabupaten Malang, terus menurun. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Produksi apel Poncokusumo, Kabupaten Malang, terus menurun. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Produksi apel di Kabupaten Malang terus menurun dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang, kemerosotan produksi apel terjadi pada tahun 2022 dan 2023.

Pada tahun 2021, total produksi apel di Kabupaten Malang mencapai 2.242.774 kuintal. Di tahun 2022, produksi menurun menjadi 1.989.943 kuintal.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Kemudian di tahun 2023 terjadi kemerosotan tajam. Produksi apel di seluruh wilayah Kabupaten Malang hanya 953.569 kuintal.

Kecamatan yang banyak memproduksi apel di Kabupaten Malang adalah Pujon dan Poncokusumo. Di dua kecamatan tersebut, produksi mengalami kemerosotan.

Baca Juga: Cara Kades Suhermawan Jaga Apel Tetap Jadi Ikon Kota Batu

Di Poncokusumo, produksi apel di tahun 2022 masih 677.871 kuintal. Namun di tahun 2023, produksi apel hanya mencapai setengahnya, yakni 363.784 kuintal. Sementara di Pujon, yang awalnya bisa memproduksi 1.221.000 kuintal di tahun 2022, kini hanya memproduksi 552.000 kuintal.

Hal yang sama juga terjadi di kecamatan lain yang memproduksi apel, seperti Tumpang, Jabung, dan Karangploso. Bahkan di tahun 2023, Kecamatan Karangploso tak memiliki produksi apel sama sekali. Padahal di tahun 2022 mereka masih memproduksi 28.772 kuintal apel.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Sani Putera mengatakan salah satu penyebab menurunnya produksi apel adalah bisnis yang tak lagi menarik. Mulai dari budidaya, harga, hingga tak ada program yang mendukung.

Baca Juga: Balada Apel Kota Batu di Film ‘Serdadu Apel Emas’ Besutan Sineas Malang Raya

“Apel (di Kabupaten Malang) itu pohonnya sudah tua-tua sehingga harus ada replanting (penanaman ulang),” ujar Avicenna saat dihubungi Tugu Malang ID.

Melakukan replanting bukanlah hal mudah dan petani harus mengeluarkan biaya. Replating bisa dilakukan dengan stek. Namun apabila ingin hasil yang bagus, petani harus mengimpor benih.

Selain itu, faktor harga apel di pasaran juga mempengaruhi produksi apel di Kabupaten Malang. Harga apel malang yang murah membuat semangat para petani kerap surut. Avi juga menyinggung persaingan antara apel malang dengan apel impor yang cukup ketat di pasaran.

“Memang secara visual, apel impor itu bagus-bagus ya. Kualitasnya juga bagus dengan harga yang kompetitif, bahkan bisa dikatakan murah. Memang persaingannya berat,” kata Avi.

Menurut Avi, apel produksi Kabupaten Malang yang dijual di pasar dibanderol dengan harga Rp14-15 ribu per kilogram.

Namun, harga yang dipatok oleh petani hanya Rp7-8 ribu per kilogram. Padahal harga pokok penjualan (HPP) atau biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi satu kilogram apel bisa mencapai Rp11-12 ribu.

Pemerintah Pusat pun tak memiliki program khusus untuk petani apel karena apel bukan komoditas unggulan nasional.

Akibatnya petani apel kurang mendapatkan perhatian. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang sendiri tak memiliki program khusus karena keetrbatasan anggaran.

“Upaya kami sifatnya pembianaan saja. Kami motivasi agar mereka mau menanam lagi. Kami mengoptimalkan fungsi penyuluhan supaya penyuluh-penyuluh ini rajin berkunjung dan mengajak petani untuk mengembangkan apel,” pungkas Avi.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Headlinekabupaten malangponcokusumoProduksi Apel

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Tampak situasi arus lalin di rekaman kamera CCTB pada aplikasi Among Batu di Simpang Tiga Pendem, salah satu titik rawan macet di Kota Batu. Foto : Azmy

Awas Macet! Ini 32 Titik CCTV di Kota Batu di Aplikasi Among Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.