Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Featured

Cara Kades Suhermawan Jaga Apel Tetap Jadi Ikon Kota Batu

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2023 10:33 am
in Featured, Insight
Kepala Desa Bulukerto Suhermawan menunjukkan brokoli yang ditanamnya dengan sistem tumpang sari di lahan apel miliknya.

Kepala Desa Bulukerto Suhermawan menunjukkan brokoli yang ditanamnya dengan sistem tumpang sari di lahan apel miliknya. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dikenal sebagai Kota Apel, ternyata produktivitas buahnya di Kota Batu terus merosot dari tahun ke tahun. Tercatat, luasan lahan apel pada 2015 yang semula terdapat 1.768 hektare, pada 2020 hanya tersisa 1.200 hektare.

Fakta itu ternyata membuat seorang kepala desa di Desa Bulukerto, Suhermawan, merasa miris. Penyusutan lahan apel terbanyak berada di Kecamatan Bumiaji, termasuk Desa Bulukerto. Padahal dulunya, Bumiaji menjadi wilayah dengan produksi apel terbanyak.

READ ALSO

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Menurut pria yang akrab disapa Mawan itu, sisa lahan apel di desanya hanya tersisa 30-40 persen. Rata-rata, petani apel di desanya bermigrasi besar-besaran menanam jeruk yang lebih menjanjikan.

Baca Juga: Lantik 54 Kades, Bupati Malang Minta Potensi Desa Dimaksimalkan Melalui Inovasi

”Situasinya (produksi apel) memang dilematis. Saya saja sudah sembilan musim terakhir gak panen. Gak panen ini maksudnya tetap panen, tapi hasilnya gak bisa buat nutup biaya operasional, yang ada justru minus,” ungkap Mawan pada tugumalang.id, Senin (17/7/2023).

Namun, situasi dilematis itu tak membuat Mawan kecil hati. Selama ini, meski dihadapkan kerugian, ia bersama petani yang memilki komitmen serupa lebih memilih menanam komoditas pertanian lain dengan sistem tumpang sari.

“Ada yang diselingi menanam kopi dan sayur mayur lain. Kalau di kebun apelku kuselingi tanam brokoli,” ujar alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Tak hanya itu, dirinya bersama petani lain telah melakukan penelitian membuat pupuk cair yang bersifat booster dan starter alami yang aman untuk tanah.

Baca Juga: Wabup Malang Beri Apresiasi Kades Sumberdem yang Juarai Paralegal Justice Awards 2023

Pasalnya, banyak petani apel hari ini bergantung pada pupuk kimia sehingga kualitas lahannya terus memburuk. Pada akhirnya berpengaruh pada hasil panen apel di tahun-tahun berikutnya.

Paradigma ketergantungan pada pupuk kimia itulah yang sedang menjadi perhatiannya. Nantinya, pupuk booster dan starter alami itu akan diujicobakan di 2 demplot yang sedang dirintisnya bersama warga lain. Jika berhasil, petani lain bisa menggunakannya.

“Paling tidak, pertama yang harus diubah itu ya soal pandangan petani apel terhadap pupuk kimia,” kata bapak dua anak ini.

Di sisi lain, Mawan juga berusaha memperkuat dari sisi ekonomi petani yang selama ini kesulitan mengakses modal di bank dengan membangun Koperasi UMKM. Rata-rata, selama ini warga tidak bisa mengakses modal itu lantaran tidak punya agunan.

“Dari koperasi ini mereka nanti bisa mengakses modal hanya dengan modal badan usaha. Badan usaha ini yang nanti dijadikan agunan. Misal dia gak punya rumah atau sepeda masih kredit, itu kan fak bisa jadi agunan. Tapi di koperasi ini nanti mereka tetap bisa pinjam modal dengan agunan badan usaha itu tadi,” paparnya.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Apelkadeskota apel

Related Posts

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Next Post
Ilustrasi.

BRI Buka Suara Soal Nasabahnya yang Kehilangan Saldo Rp595 Juta Akibat Klik File APK

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.