Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Pro Kontra Program MBKM-nya Mas Menteri Nadiem

Prinsip Program MBKM Sebagai Program Kampus Merdeka Dalam Akselerasi pengembangan Ekosistem

Redaksi by Redaksi
Januari 17, 2023 2:28 pm
in Catatan
MBKM

Prof. Dr. Murpin J Sembiring.MSi Rektor Universitas Ma Chung Malang Sekjen Forum Pendidikan Jawa Timur (FPJ)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Prof. Dr. Murpin J Sembiring.MSi*

 

READ ALSO

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Isu strategis MBKM:

Saat ini kreativitas dan inovasi menjadi kata kunci penting untuk memastikan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Mahasiswa harus disiapkan menjadi pembelajar sejati yang terampil, lentur dan ulet (agile learner)

  1. MBKM menjadi solusi untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

MBKM : Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

Adalah kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja

Kebijakan MBKM berawal dari Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, pada Pasal 18 disebutkan bahwa pemenuhan masa dan beban belajar bagi mahasiswa program sarjana atau sarjana terapan dapat dilaksanakan:

  1. Mengikuti seluruh proses pembelajaran dalam program studi pada perguruan tinggi sesuai masa dan beban belajar; dan
  2. Mengikuti proses pembelajaran di dalam program studi untuk memenuhi sebagian masa dan beban belajar dan sisanya mengikuti proses pembelajaran di luar program studi.

 

MBKM membantu mahasiswa memiliki kesempatan untuk mendesign masa depannya secara mandiri (merdeka)

1 (satu) semester atau setara dengan 20 (dua puluh) sks menempuh pembelajaran di luar program studi pada Perguruan Tinggi yang sama; dan paling lama 2 (dua) semester atau setara dengan 40 (empat puluh) sks menempuh pembelajaran di luar Perguruan Tinggi.

 

Tujuan kebijakan program MBKM (“hak belajar tiga semester di luar program studi”) adalah:

 

  1. Untuk meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan yang kompeten baik sebagai pencipta kerja (Jobcreator) maupun pencari kerja (Jobseeker)
  2. Program-program experiential learning dengan jalur yang fleksibel diharapkan akan dapat memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya.

MBKM membuka kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan passion dan cita-citanya. (saatnya mahasiswa sendiri secara mandiri tentukan arah masa depannya)

MBKM memberikan pilihan kepada mahasiswa untuk belajar di manapun, semesta belajar tak berbatas, tidak hanya di ruang kelas, perpustakaan dan laboratorium, tetapi juga bisa di desa, industri, tempat-tempat kerja, tempat-tempat pengabdian, pusat riset, maupun di masyarakat.

Bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat diambil oleh mahasiswa berupa:

  1. Kegiatan magang di Industri
  2. Mahasiswa membangun desa
  3. Mengajar di sekolah
  4. Pertukaran mahasiswa
  5. Penelitian di lembaga riset
  6. Pengembangan kewirausahaan
  7. Proyek mandiri
  8. Proyek kemanusiaan
  9. Bela negara

 

Note: DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) sangat menyambut baik dan antusias atas program MBKM yang Universitas Ma Chung Laksanakan di banyak DUDI di Indonesia dengan tujuan untuk melahirkan generasi bangsa yang unggul, tangguh dan siap tanpa ragu atas kemampuannya memasuki dunia kerja. Note: survey kami: 70% mahasiswa peserta MBKM nyatakan siap memasuki dunia kerja

Kerja sama ini juga akan menjadi jalur akselerasi DUDI untuk menemukan human resource terbaik sejak dini bahkan DUDI turut serta dalam mengembangkan kompentensi mahasiswa selaku calon stakeholder/karyawannya sehingga pihak DUDI sejak dini tahu calon karyawannya (sikap, budaya, disiplin, kemampuan kerja, soff skill dll) yang layak di rekruit tanpa mengeluarkan biaya proses recruitment menhayar pihak ketiga dan biaya pelatihan bagi karyawan baru (efisiensi terjadi di pihak DUDI)

Dengan demikian Program kampus merdeka sangat strategis :

  1. Menemukan/menentukan jalan akselerasi dalam pengembangan ekositem sesuai kebutuhan DUDI.
  2. Perguruan Tinggi juga melihat akan mendapat masukan yang berharga dari dunia nyata dunianya DUDI untuk memperbaiki kualitas lulusannya.

 

Disini kita lihat bahwa ada 2 kebutuhan yang sesungguhnya saling mendukung dan patut dipertemukan, digabungkan dan didukung menjadi sebuah gerakan massal mengembangkan ekosistem yang impact full

MBKM kini tak lagi menjadi sebuah kebijakan semata, namun telah menjadi Gerakan akselerasi pengembangan kualitas sumberdaya manusia Indonesia.

Lewat keberanian pihak sekolah dan Universitas untuk mengkaji dan evaluasi mata pembelajaran dan mata kuliah yang tidak penting di sajikan/ di-kurikulum-kan (saya sependapat sekitar 30-35% perlu dihapus/ dihilangkan) agar para siswa dan mahasiswa diberi waktu dan kesempatan lebih mendalami/menguasai mata pelajaran & mata kuliah yang essensial untuk mendesign masa depan mereka masing-masing. Saat ini dan 25 tahun kedepan dunia pendidikan di Indonesia layak diarahkan dengan target akan penguasaan/ pendalaman sedikit ragam ilmu yang khusus dibutuhkan dunia nyata ketimbang mengetahui banyak jenis ilmu namun dangkal tidak berguna.

Bangsa ini harus mampu memetik dan memanfaatkan sisi positif dari program inovasi sekelas MBKM ini dan bersama kita meminimalisir potensi dampak-dampak negatif/ kontraproduktifnya yang mungkin terjadi karna tidak ada kebijakan yang sempurna dan seringkali jika ada perubahan inovasi jangan naluri penolakan yang dikedepankan karna untuk berubah kearah lebih baik perlu sinergi saling mendalami, menerima dan mengkoreksi kontruktif secara bersama-sama memajukan keluaran dunia pendidikan Nasional kita. Kalau bukan sekarang kapan lagi.

 

*Rektor Universitas Ma Chung Malang
Sekjen Forum Pendidikan Jawa Timur (FPJ)

Tags: MBKMMenteri Nadiem MakarimRektor Universitas Ma Chung

Related Posts

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas
Catatan

Kontestasi, Konstelasi, dan Hasil Dua Muktamar NU: Cipasung vs Tambakberas

Senin, 31 Agu 2026
Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Catatan

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang
Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Kamis, 27 Agu 2026
Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Next Post
stoberi

Asyiknya Petik Stroberi di Lumbung Stroberi Batu Desa Pandanrejo

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.