Polres Malang Kantongi Ciri-ciri Pelaku Pembakaran Perawat di Kalipare

  • Whatsapp
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Baralangi. Foto: Rizal Adhi

Tugumalang.id – Jajaran Satreskrim Polres Malang kini tengah bekerja keras demi mengungkap teka-teki kasus pembakaran Eva Sofiana Wijayanti, Perawat di Klinik Kecantikan Bunga Husada, di Desa Arjowinangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Baralangi, mengatakan bahwa pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang tega membakar Eva.

Bacaan Lainnya

 

“Ciri-ciri sudah. Kita semua pada dilapangan semua juga ini. Mohon doa (agar segera terungkap),” ujarnya, pada Kamis (06/05/2021).

 

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi apakah ada unsur asmara dalam kasus tersebut, Donny belum mau mengungkapkan hal tersebut. “Kami sampai saat ini masih melakukan penyelidikan,” tegasnya singkat.

 

Sebelumnya, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, mengatakan bahwa pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku melalui rekaman CCTV. “Ciri-cirinya adalah beat merah, orangnya kurus, sepatu kets putih, jaket biru,” paparnya.

 

Namun, hasil CCTV yang dikumpulkan Satreskrim Polres Malang masih belum terlihat jelas plat nomor kendaraan yang digunakan pelaku.

 

“Kita juga sudah mengecek beberapa CCTV yang ada di TKP. Sudah terlihat kendaraan apa yang digunakan pelaku. Tapi kita belum jelas plat kendaraan, tapi insyaAllah 1 sampai 2 hari ini akan kita ungkap,” ujarnya.

 

Kejadian nahas ini terjadi di Klinik Bunga Husada Kalipare, Kabupaten Malang, pada Senin pagi (03/05/2021).

 

Saat itu, Eva dibakar hidup-hidup oleh orang tidak dikenal saat sedang beristirahat di klinik tempatnya bekerja.

 

Tiba-tiba, ada seorang laki-laki dengan motor matic berwarna merah tidak dikenal mendatangi dirinya dengan masuk ke dalam klinik.

Baca Juga  Atasi Narkoba, BNN Kabupaten Malang Minta Dukungan Masyarakat

 

Tanpa banyak bicara, pria tersebut langsung menyiramkan cairan yang diduga bensin ke wajah korban. Tak lama kemudian, pelaku langsung membakar wajah korban dan langsung melarikan diri.

 

Korban yang langsung berteriak minta tolong, akhirnya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen.

 

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *