MALANG, Tugumalang.id – Satreskrim Polres Malang masih mendalami kasus dugaan perampokan yang menimpa seorang lansia di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (21/6/2026) itu, pelaku diduga membawa kabur mobil milik korban setelah melakukan aksi kekerasan.
Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, saat kejadian korban berada seorang diri di rumah. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelaku menodongkan senjata tajam, menyekap korban, lalu melarikan kendaraan milik korban beserta dokumen pentingnya.
“Barang yang hilang meliputi kendaraan milik korban, STNK, dan kunci kendaraan,” ujar Hafiz, Rabu (24/6/2026).
Korban Mengalami Luka Sayatan di Leher
Dari keterangan korban, pelaku sempat melakukan penyekapan sebelum melarikan diri. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka sayatan di bagian leher.
“Kalau dari laporan, ada penyekapan. Namun tentu kami masih mendalami seluruh kronologis yang ada,” kata Hafiz.
Setelah pelaku kabur, korban berusaha meminta pertolongan kepada warga sekitar. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Sumberpucung untuk ditindaklanjuti.
Meski sempat mengalami luka, kondisi korban kini telah membaik dan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Sidang Perampokan Lansia di Pakis, Hakim PN Kepanjen Datangi TKP
Polisi Periksa CCTV dan Kumpulkan Barang Bukti
Dalam proses penyelidikan, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan korban guna merekonstruksi rangkaian peristiwa yang terjadi.
“Kami sudah melakukan rekonstruksi bersama korban, apa saja yang terjadi dan apa saja yang beliau alami saat itu,” ujar Hafiz.
Selain itu, polisi juga menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian serta mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di TKP.
Baca juga: Terdakwa Perampokan Pakis Divonis 18 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Ajukan Banding
Hingga kini, tim penyidik masih terus bekerja di lapangan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan kronologi kejadian secara lengkap.
“Sampai saat ini anggota masih ada di lapangan untuk melaksanakan penyelidikan perkara kasus tersebut,” pungkas Hafiz.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


















