MALANG, Tugumalang.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi First Aid Responder bagi pimpinan jurusan, dosen pembina akademik, dan organisasi kemahasiswaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, termasuk yang berkaitan dengan kesehatan mental.
Mengusung tema Siap, Tanggap, dan Peduli dalam Memberikan Pertolongan Pertama, kegiatan ini menjadi salah satu upaya kampus meningkatkan kesiapsiagaan sivitas akademika dalam menghadapi kondisi darurat, baik medis maupun psikologis.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman dan kemampuan respons awal yang memadai. Dengan demikian, mereka dapat memberikan pertolongan pertama secara tepat sesuai kebutuhan.

Wakil Direktur III Polinema, Ir. Pipit Wahyu Nugroho, M.T., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi ini diperlukan untuk menangani permasalahan nonfisik atau psikologis sesuai standar yang telah ditetapkan. Menurut dia, sivitas akademika perlu memahami cara memberikan pertolongan pertama kepada individu yang mengalami gangguan psikologis dengan tepat.
“Tahun 2027 akan direncanakan untuk terus dikembangkan, baik secara kualitas atau kuantitas. Polinema telah memiliki Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) sejak 2022,” ujar Pipit.
Baca juga: Empat Prodi Polinema Jalani Candidacy Visitation IACBE
“Polinema juga sudah rutin memberikan edukasi mengenai kesehatan mental dalam kegiatan pra studi pada setiap mahasiswa baru,” tambahnya.
Perkuat Pemahaman Pertolongan Pertama
Selain meningkatkan pemahaman mengenai penanganan awal kesehatan mental, kegiatan First Aid Responder juga menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama tentang pentingnya pertolongan pertama dalam situasi darurat.
Respons yang cepat, tepat, dan terarah diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko. Dengan begitu, individu yang membutuhkan pertolongan bisa memperoleh bantuan sesuai kondisi yang dihadapi.
Baca juga: Polinema Kembangkan Sistem Monitoring untuk Keselamatan Pesepeda
Sementara itu, Ketua Satgas PPKPT Polinema, Ellyn Eka Wahyu, S.Sos., M.AB., mengatakan jumlah aduan yang diterima pihaknya semakin bertambah. Meski demikian, ia menegaskan bahwa aduan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kesehatan mental, tetapi juga permasalahan lainnya.
“Polinema telah memiliki hotline khusus untuk melaporkan permasalahan kepada Satgas PPKPT. Setelah laporan diterima, Satgas mulai menelaah dan berdiskusi terkait laporan,” jelasnya.
Satgas PPKPT Miliki Mekanisme Penanganan Aduan
Ellyn menjelaskan, setelah laporan ditelaah, Satgas PPKPT akan memanggil pihak-pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan sekaligus berdiskusi lebih lanjut. Tahap terakhir adalah menyampaikan hasil penanganan kepada direktur untuk meminta rekomendasi.
“Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada pihak yang terlibat untuk diminta keterangan, sekaligus berdiskusi kembali. Langkah terakhir adalah menyampaikan kepada Direktur sekaligus meminta rekomendasi,” beber Ellyn.
Melalui kegiatan ini, Polinema menegaskan pentingnya membangun budaya keselamatan, kepedulian, dan kesiapsiagaan di lingkungan kampus.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






































