MALANG, Tugumalang.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yakni kegiatan peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui inovasi teknologi produksi dan branding di Desa Duwet, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang pada September sampai dengan November 2024 lalu.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Tim PKM Polinema memberi dampak yang cukup signifikan pada UMKM Kerupuk Singkong J&R yang ada di Desa Duwet.
Ketua Tim PKM Polinema, Dr. Muhammad Akhlis Rizza, S.T, M.T mengatakan program pengabdian yang dilaksanakan bertujuan untuk mengatasi kendala produksi dengan menciptakan teknologi tepat guna. Seperti mesin pengering berkapasitas 100 kg/jam dan mesin pemipih adonan dengan kapasitas yang sama.
Baca Juga: Kolaborasi Bersama P&G, Polinema Gelar Seminar Guna Siapkan Mahasiswa Menghadapi Tantangan Industri Global
“Hasilnya, kapasitas produksi meningkat dua kali lipat dari 50 kg per jam menjadi 100 kg per jam, dengan kualitas produk yang lebih konsisten. Pendampingan dalam operasional dan perawatan alat juga dilakukan untuk memastikan efisiensi jangka panjang,” tuturnya.

Tim PKM Polinema yang terdiri dari Dr. Muhammad Akhlis Rizza, S.T, M.T selaku ketua dan beranggotakan Evi Suwarni, S.AB, M.AB, dan Supa Kusuma Aji, S.ST, M.T. Selain berfokus pada peningkatan produksi juga turut mengembangkan branding dan pemasaran produk UMKM J&R melalui pelatihan desain logo dan kemasan produk yang lebih modern.
Produk UMKM kini tampil lebih menarik di pasar lokal, meningkatkan daya saing dan menciptakan peluang distribusi yang lebih luas. Dengan logo baru yang profesional, UMKM Kerupuk Singkong J&R mengalami peningkatan brand awareness hingga 15 persen dalam beberapa bulan setelah implementasi.
Baca Juga: Bangga! Polinema Sukses Gelar BIM International Competition
Selama periode tersebut, tim melaksanakan berbagai tahapan mulai dari observasi kebutuhan mitra, pembuatan alat, pelatihan operasional, hingga evaluasi dampak program. Kolaborasi ini juga menunjukkan komitmen Tim PKM Polinema dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui teknologi tepat guna.
Secara keseluruhan, program ini tidak hanya membantu UMKM Kerupuk Singkong J&R dalam memperbaiki proses produksi. Tetapi juga membuka pintu menuju pasar yang lebih kompetitif.
Teknologi baru, branding yang diperbarui dan strategi pemasaran yang inovatif menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM ini di masa depan.
Informasi lebih lanjut seputar Polinema dapat diakses melalui laman https://www.polinema.ac.id/.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Redaktur: jatmiko
























