Malang, Tugumalang.id – Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) PMII Rayon Kawah Chondrodimuko Komesariat UIN Maliki ke-32 menjadi momentum awal pembentukan kader yang siap ditempa secara ideologis, intelektual, dan organisatoris. Kegiatan ini diikuti para peserta dengan semangat belajar serta komitmen untuk menjadi bagian dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Dengan mengusung tema “Terjalinnya sinergi anggota yang mu’taqid dalam mewujudkan pergerakan yang progresif”, MAPABA ini diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya memiliki keyakinan ideologis yang kokoh, tetapi juga kesadaran kolektif dalam membangun gerakan. Sinergi antarkader dipandang sebagai fondasi penting agar setiap anggota mampu bergerak bersama, saling menguatkan, serta berperan aktif dalam dinamika organisasi.
Baca juga: Rayon PMII Kawah Chondrodimuko Komisariat Sunan Ampel Malang Miliki Pengurus Baru
Melalui proses kaderisasi ini, PMII berupaya menyiapkan kader yang berpikir kritis, bersikap terbuka, dan mampu merespons tantangan zaman secara progresif tanpa meninggalkan nilai dasar perjuangan organisasi.
Proses Kaderisasi dan Materi Dasar Ke-PMII-an
Dalam rangka pengkaderan awal, para calon kader mengikuti prosesi penempaan yang terstruktur melalui enam materi pokok sebagai fondasi dasar ke-PMII-an. Materi tersebut meliputi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sebagai landasan teologis, analisis diri untuk membangun kesadaran personal, sejarah Indonesia sebagai pijakan kebangsaan, sejarah PMII sebagai identitas organisasi, Nilai Dasar Pergerakan (NDP) sebagai arah perjuangan, serta studi gender sebagai upaya membangun perspektif keadilan dan kesetaraan dalam gerakan.
Seluruh rangkaian materi disampaikan sebagai bagian dari proses kaderisasi yang tidak hanya menekankan aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, sikap kritis, dan kepekaan sosial para peserta. Tahapan ini dinilai penting dalam menyiapkan kader yang mampu membaca realitas serta berperan aktif dalam dinamika masyarakat.
Prosesi Baiat dan Harapan Lahirnya Kader Militan
Puncak kegiatan MAPABA ke-32 ditandai dengan prosesi baiat sebagai simbol peresmian dan pengukuhan peserta menjadi anggota PMII Rayon Kawah Chondrodimuko. Melalui baiat tersebut, para kader baru menyatakan kesiapan untuk mengemban nilai, ideologi, serta tanggung jawab perjuangan PMII.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan akan lahir kader-kader PMII yang militan, berintegritas, dan konsisten dalam memperjuangkan nilai keislaman, keindonesiaan, serta kemanusiaan dalam setiap gerak organisasi dan pengabdian sosial.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PMII Rayon Kawah Chondrodimuko
redaktur: jatmiko





























