Pergoki Maling, Ibu Hamil di Pakis Ditusuk Berkali-Kali

  • Whatsapp
korban penganiayaan pencuri, Mujiati, akhirnya meninggal dunia setelah dirawat 7 hari di RSSA. Foto: Istimewa

Tugumalang.id – Nahas menimpa warga Jalan Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang di momen Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Mujiati (25), seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil 2 bulan, menjadi korban pencurian hingga penusukan senjata tajam.

 

Bacaan Lainnya

Diduga ini dilakukan oleh pencuri yang sedang beraksi menggarong rumahnya. Namun diketahui oleh korban sehingga pencuri panik dan melakukan penganiayaan pada korban.

 

Diketahui, peristiwa ini terjadi pada pagi hari di saat semua orang sedang melaksanakan salat Idul Fitri, pada Kamis (13/5/2021), sekira pukul 06.00 WIB.

 

Lokasi kejadian. Rumah korban di Jalan Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Foto: istimewa

 

Saat itu, dia tidak ikut salat karena menjaga anaknya. Sementara suaminya bekerja sejak pagi di Pabrik Gula Kebonagung. Di rumah, ada bersama dengan mertua yang sedang khusyuk salat ied.

 

”Jadi kondisi saat itu memang rumah sepi dan tidak dikunci karena memang ada dia (korban). Mungkin waktu itu dimanfaatkan pencuri buat masuk ke rumah,” kata mertua korban, Widadi (53), pada Jumat (14/5/2021).

 

Diduga pencuri panik karena ketahuan korban yang saat itu berteriak-teriak maling. Pelaku akhirnya langsung menuju kamar korban dan melakukan tindakan kekerasan ini.

 

”Pulang salat sekitar 07.10 WIB, saya salam gak ada yang jawab begitu ke kamar saya liat menantu saya sudah berlumuran darah. Lukanya ada di bagian leher, tangan, dan juga di beberapa bagian tubuh lainnya.

 

Usai melakukan tindakan ini, pelakupun berhasil mengambil 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam yang diparkir di garasi.

Baca Juga  Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang Minta Ketegasan Pemkot Malang dalam Kasus PMI

 

Saat ini, perempuan yang diketahui sedang hamil 2 bulan itu dirawat di RSSA Malang. ”Kondisinya sudah mulai membaik. Semoga tidak sampai berpengaruh ke kandungannya,” ungkapnya.

 

Kapolsek Pakis, AKP Moch Lutfi, membenarkan kejadian ini. Saat ini, pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut atas kasus ini. ”Kita masih dalami lagi kasus ini. Sementara sudah ada 6 saksi yang kami periksa,” ujarnya.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *