Malang, Tugumalang.id – Kota Malang menjadi salah satu daerah dengan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terus berkembang. Produk kuliner, fesyen, kerajinan, hingga industri kreatif dipasarkan melalui toko fisik maupun platform digital. Dalam proses tersebut, istilah logo, branding, dan identitas visual kerap muncul dalam pembahasan mengenai pengembangan merek.
Meski sering digunakan secara bergantian, ketiga istilah tersebut memiliki pengertian yang berbeda. Dalam ilmu pemasaran dan desain komunikasi visual, logo merupakan salah satu bagian dari identitas visual, sedangkan identitas visual menjadi salah satu elemen yang mendukung proses branding.
Logo Sebagai Identitas Visual
Logo adalah simbol grafis yang digunakan untuk mengidentifikasi perusahaan, organisasi, produk, atau layanan. Logo dapat berupa tulisan, gambar, maupun kombinasi keduanya dan diterapkan pada berbagai media, seperti kemasan produk, papan nama, situs web, media sosial, hingga materi promosi.
David A. Aaker dalam buku Building Strong Brands menjelaskan bahwa identitas merek terdiri atas sekumpulan asosiasi yang ingin dibangun dan dipertahankan oleh sebuah organisasi. Dalam praktiknya, logo menjadi salah satu representasi visual yang membantu masyarakat mengenali suatu merek.
Baca juga: Pembuat Logo Online Gratis: Cara Buat Logo Sendiri Tanpa Skill Desain
Branding Membangun Persepsi Masyarakat
Branding memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan logo. Branding merupakan proses membangun dan mengelola persepsi masyarakat terhadap suatu merek melalui berbagai aspek, termasuk komunikasi, nilai yang diusung, pengalaman pelanggan, serta penyampaian pesan yang konsisten.
Kevin Lane Keller dalam buku Strategic Brand Management menjelaskan bahwa pengetahuan dan persepsi konsumen terhadap suatu merek terbentuk melalui berbagai pengalaman yang berkaitan dengan produk maupun layanan. Karena itu, branding tidak hanya berkaitan dengan tampilan visual, tetapi juga mencakup interaksi yang terjadi antara merek dan konsumen.
Identitas Visual Terdiri atas Berbagai Elemen
Selain logo, identitas visual mencakup berbagai elemen desain yang digunakan secara konsisten untuk merepresentasikan suatu merek. Elemen tersebut meliputi warna, tipografi, ikon, ilustrasi, gaya fotografi, pola grafis, hingga tata letak desain.
Penggunaan identitas visual umumnya diatur dalam brand guideline atau pedoman identitas merek. Dokumen tersebut berisi aturan mengenai penggunaan logo, kombinasi warna, jenis huruf, serta elemen visual lainnya agar tampilan merek tetap konsisten pada berbagai media komunikasi.
Penggunaan logo, identitas visual, dan branding dapat ditemukan pada berbagai UMKM di Kota Malang, baik yang bergerak di bidang kuliner, fesyen, maupun ekonomi kreatif. Logo digunakan sebagai simbol pengenal, sementara identitas visual diterapkan melalui pemilihan warna, tipografi, dan desain pada kemasan maupun media promosi.
Di sisi lain, branding berkaitan dengan proses pembentukan persepsi masyarakat terhadap suatu merek melalui komunikasi dan pengalaman yang diberikan kepada konsumen. Ketiga konsep tersebut saling berkaitan, tetapi memiliki definisi dan fungsi yang berbeda dalam pengelolaan sebuah merek.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Maura Sampetoding
redaktur: jatmiko


















