Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Pengalaman Menjadi Aktivis

Redaksi by Redaksi
September 27, 2021 1:43 pm
in Catatan
Aktivis mahasiswa saat turun ke jalan/tugu malang

Aktivis mahasiswa saat turun ke jalan. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Ulfah Mubarokah*

Tugujatim.id – Berbicara aktivis yang terlintas dalam benak seseorang kebanyakan ialah mahasiswa yang turun ke jalan untuk aksi demostrasi. Begitu juga yang saya kira sebelum masuk organisasi PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Aktivis yang berkecimpung dalam organisasi akan lupa dengan kuliahnya karena sibuk dengan organisasinya.

READ ALSO

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Buku Pelanggaran

Ternyata pikiran itu tidak tepat setelah saya memberanikan diri masuk dan bergabung di PMII. Awal mula saya gabung dengan PMII masih tidak merasakan apa yang saya dapatkan selama saya berproses dalam PMII itu.

Saya menata niat ingin berkhidmat dan berproses di PMII. Saya mengikuti dan bergabung proses kaderisasinya seperti MAPABA (Masa Penerimaan Anggota Baru), SIG (Sekolah Islam Gender), dan PKD (Pelatihan Kader Dasar).

Ada perjuangan yang luar biasa dalam  mengikuti beberapa kegiatan itu, mulai dari screening dll. Dari situ saya dituntut untuk bisa menjadi mahasiswa yang sebenarnya bukan hanya mahasiswa yang kuliah selesai sudah tidak lagi mengulang pembelajarannya.

Menjadi kader PMII sangat banyak pengalaman dan keuntungan jika kita bersungguh-sungguh dalam menjalankan prosesnya. Mulanya saya anti membaca buku. Di PMII saya memiliki ketertarikan untuk membaca buku.

Karena jika tidak mempunyai jiwa ingin membaca buku, ada rasa minder di dalam forum diskusi. Awal saya ada niat membaca buku itu waktu saya berada di forum kegiatan PMII. Saya  merasa hanya saya yang tidak punya kemampuan karena minimnya membaca buku,

Sementara teman-teman banyak yang bertanya di forum. Wawasannya begitu luas. Dari situ ada keinginan untuk sedikit membiasakan membaca buku. Di sisi lain juga mendapatkan banyak pembelajaran di organisasi ini, seperti makna beragama dan  kehidupan sosial.

Di organisasi saya menemukan tipe orang yang berbeda-beda. Saya belajar untuk menerima dan memahami sifat yang berbeda tersebut.

Dari situlah, saya merasa menjadi aktivis itu tidak mudah, bahkan berat, walaupun tidak seberat memikul beban. Tapi lebih berat dari sekedar jadi mahasiswa biasa yang kerjaannya hanya kuliah-pulang alias mahasiswa kupu-kupu.

Kalau boleh memilih mungkin banyak yang tidak ingin menjadi aktivis. Di kelas sering menjadi sasaran kritik dosen karena kadang absen, dijauhi banyak teman karena kritis, harus bisa membagi waktu antara kuliah dengan organisasi.

Dan tak kalah pentingnya mengatur keuangan karena banyaknya kegiatan di organisasi maupun di kampus. Namun hikmahnya, dengan berbagai kesulitan itu menjadi aktivis mahasiswa, ada kepuasan tersendiri yang tidak dirasakan oleh semua mahasiswa bukan aktivis.

Menjadi aktivis memiliki  cakrawala pengetahuan yang lebih luas. Pengalamannya lebih banyak. Jaringan sosialnya juga lebih mumpuni. Aktivis mempelajari berbagai persoalan negara, mulai dari korupsi, kemiskinan dan ketimpangan hukum.

Semua persoalan itu tidak bisa kita hindari, karena manusia adalah mahluk sosial yang berarti selalu berserikat dan berhubungan dengan orang lain.

*Penulis adalah aktivis PMII Rayon Sunan Bonang, komisariat Universitas Islam Malang

Tags: Aktivis MahasiswaPergerakan Mahasiswa Islam IndonesiaPMII

Related Posts

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Rektor Unikama

Rektor Unikama: Mahasiswa Harus Bisa Gali Potensi Desa

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.