Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Pendidikan Anti Kekerasan, Bullying hingga Narkoba Warnai 2 Pekan Masa MPPLS Ponpes Al-Izzah Kota Batu

Redaksi by Redaksi
Juli 19, 2025 9:19 pm
in Pendidikan
Edukasi anti kekerasan dan bullying oleh Polres Batu selama masa MPPLS Ponpes Al-Izzah. Foto: Azmy

Edukasi anti kekerasan dan bullying oleh Polres Batu selama masa MPPLS Ponpes Al-Izzah. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Beragam pendidikan diperoleh para murid Pondok Pesantren Modern Al-Izzah Kota Batu selama dua pekan Masa Pengenalan Pesantren dan Lingkungan Sekolah (MPPLS). Mereka mendapat pendidikan anti-bullying, kekerasan hingga bahaya penggunaan narkoba.

Edukasi tersebut juga melibatkan langsung dari para praktisi termasuk dari unsur kepolisian Polres Batu, Pemkot Batu, BNN, psikolog hingga Kejari Kota Batu.

READ ALSO

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Masa MPPLS Al-Izzah sendiri berlangsung mulai 14 – 27 Juli 2025 mendatang. Masa MPPLS-nya memang lebih lama karena para murid juga sekaligus nyantri.

Baca Juga: Target 10 Besar Tercapai, Tapi Paralayang Kota Batu Nihil Emas di Porprov Jatim 2025

Mohammad Budi Utomo, Humas Al-Izzah Kota Batu membenarkan jika proses MPLS di sana butuh waktu lama karena tidak hanya orientasi belajar dan sekolah saja yang dikenalkan, tapi juga bagaimana mereka dapat mengenal aspek kehidupan pesantren yang mandiri.

”Kami ambil tema MPPLS kali ini Projadi (Program Jati Diri Insan Rabbani) untuk memberikan arahan dan gambaran utuh tentang kehidupan dan proses pendidikan di pesantren. Tema ini diadopsi dari tema MPLS Ramah yang digagas Dinas Pendidikan Jatim,” ungkap Budi.

Baca Juga: Pengangguran di Kota Batu Capai 4.667 Orang, Pemkot Dorong Vokasi dan UMKM

Dalam tahun ajaran 2025-2026 ini, total ada 397 siswa terdiri dari 211 siswa SMP dan 186 siswa SMA yang mengikuti. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, terjauh ada yang datang dari Timika, Papua.

Selain menuntut ilmu, mereka diajarkan untuk juga merapikan kamar, adab makan hingga cara menjalin persahabatan. Dalam kehidupan pesantren atau boarding school, tentunya model pendidikannya bersifat kompleks.

Mulai pembentukan karakter hingga penanaman nilai-nilai spiritual, sosial, serta kedisiplinan.

”Apalagi di usia-usia seperti ini adalah masa-masa pembuktian diri. Ini jadi momeh penting sehingga tugas kita adalah membantu dan mendampingi mereka menemukan jati diri sebagai calon pemimpin yang memiliki akhlak dan budi pekerti sesuai ajaran islam,” jelasnya.

Berbagai edukasi holistik ini seperti tampak pada Sabtu (19/7/2025) yang mengundang jajaram Polres Batu, antara lain Plt. Kasikum Polres Batu Iptu Supriadi dan Kasubsibankum Sikum Polres Batu Aipda Deny Yuswantoro.

Keduanya mengisi materi tentang upaya preventif dalam mencegah terjadinya praktik kekerasan hingga bullying.

“Kekerasan di lingkungan pelajar bisa berdampak panjang terhadap tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh siswa dan guru untuk bersama-sama mencegah tindak kekerasan, termasuk kekerasan seksual yang sering kali tidak disadari bentuk dan dampaknya,” jelas Iptu Supriadi.

Selain penyampaian materi hukum dan sosial, kegiatan ini juga diisi dengan psikoedukasi yang membahas pentingnya memahami bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampak traumatis yang bisa timbul, hingga cara melindungi diri dan melaporkan apabila menjadi korban atau mengetahui adanya kejadian kekerasan.

Dalam sesi tanya jawab berlangsung interaktif, para siswa menunjukkan minat dan keberanian untuk menyampaikan pandangan serta bertanya seputar persoalan yang sering muncul dalam pergaulan remaja, terutama yang berkaitan dengan bullying, kekerasan berbasis gender, hingga tekanan sosial yang dapat memicu gangguan psikologis.

Menurut Budi Utomo dari Al-Izzah, pendekatan holistik seperti ini penting agar para santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tapi juga memahami kehidupan secara utuh dari berbagai aspek.

Tak hanya itu, ada juga penguatan kesehatan mental hingga pemahaman dasar hukum serta konsekuensi perilaku menyimpang di kalangan remaja.

”Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter siswa yang kuat secara mental dan moral juga prestasi serta menumbuhkan keberanian dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan,” ucapnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Anti Bullyingkota batumodel pendidikan ponpes modernMPLSmppls ponpes al-izzahpendidikanponpes modern

Related Posts

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Sabtu, 18 Jul 2026
UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Baiat Dokter Muslim FK Unisma ke-42 diwarnai pelepasan lulusan peserta program beasiswa dari Pemkab Kayong Utara. Foto: Dok

Baiat Dokter Muslim FK Unisma ke-42, Lepas Lulusan Terakhir Program Beasiswa dari Kayong Utara

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.