Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Pendidik di Masa Pandemi

Redaksi by Redaksi
Agustus 31, 2021 9:39 am
in Catatan
Abdal Malik Fajar Alam, alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang./tugu malang

Abdal Malik Fajar Alam, alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. (Foto: Dokumen/ Abdal Malik Fajar Alam)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Abdal Malik Fajar Alam*

Tugumalang.id – Kondidi pandemi, saat ini semua negara di dunia salah satunya Indonesia sedang mengalami pandemi virus Covid-19. Virus Covid-19 merupakan kumpulan virus yang menyebabkan terinfeksinya sistem pernapasan ringan sampai pernapasan berat seperti pneumonia. Kemunculan virus Covid-19 berawal pada bulan Desember 2019 di China tepatnya Kota Wuhan. Adanya virus Covid-19 memberikan dampak bagi seluruh masyarakat dan di berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan pariwisata.

READ ALSO

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Demi menekan angka penyebaran virus Covid-19, pada tanggal 18 Maret 2020 pemerintah Indonesia mengeluarkan Surat Edaran (SE), yaitu segala kegiatan di dalam maupun di luar ruangan di semua sektor sementara waktu ditunda terutama dalam bidang pendidikan. Sesuai SE No. 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Peyebaran Covid.

Pandemi yang sudah menginjak usia 2 tahun, mengharuskan beberapa sektor mencari gaya atau Teknik baru dalam beradaptasi, salah satunya adalah dari sektor Pendidikan. Beberapa kebijakan sudah keluar ketika membahas Pendidikan, salah satunya adalah berubahnya gaya kegiatan belajar mengajar yang mulanya adalah tatap muka (offline) menjadi kegiatan pembelajaran jarak jauh (online).

Hal tersebutpun juga menimbulkan beberapa permasalahan, salah satunya adalah kurang siapnya tenaga pengajar (baca: pendidik)  dalam menyingkapi kebijakan tersebut, mulai dari metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran, pembuatan materi yang akan disampaikan, hingga membuat standar penilaian untuk evaluasi dalam pengajarannya.

Kondisi pendidik

Secara garis besar, elemen dalam proses pendidikan terdiri dari 2 faktor utama, yaitu pendidik dan peserta didik. Hampir semua elemen sudah merasakan dampak dari pandemi ini, mulai dari Pendidik sampai dengan Peserta didik. Kondisi pandemi yang memaksa seorang pendidik mengubah gaya pembelajarannya, yang mulanya pendidik mengajar dengan metode pembelajaran tatap muka lalu beralih menjadi kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Ada beberapa kalangan dari pendidik yang masih belum siap dengan hal itu, mulai dari pendidik yang mengajar di daerah tertinggal, hingga pendidik yang sudah mencapai usia lanjut, permasalahannya pun juga beragam, ada pendidik yang kesulitan dengan penggunaan internet teknologi, ada juga yang mengalami keterbatasan penggunaan jaringan internet sampai dengan kurangnya pengetahuan mengenai metode pembelajaran jarak jauh.

Hal itupun berakibat pada perilaku pendidik yang menunjukkan proses pembelajaran yang monoton, pembelajaran hanya bersifat pada pemberian tugas, kurangnya pengawasan kepada peserta didik, serta terjadi penurunan tingkat partisipasi aktif kepada peserta didik dikarenakan metode yang dipakai pendidik hanya bersifat penyelesaian pekerjaan.

Marwah pendidik

Tugas seorang pendidik dalam ranah kemanusiaan, bahwa seorang pendidik di lingkungan sekolah harus bisa menjadi orang tua kedua. Seorang pendidik harus mampu menarik simpati agar bisa menjadi idola bagi para peserta didiknya. Pelajaran apapun yang diberikannya, hendaknya menjadi sebuah motivasi kepada peserta didiknya agar semakin tertarik kepada apa yang disampaikan oleh seorang pendidik.

Apabila seorang pendidik dalam performanya sudah tidak menarik, maka kegagalan utama adalah dia tidak dapat menanamkan benih materi kepada peserta didiknya, maka suasana pembelajaran dalam kelas akan terasa membosankan sehingga membuat para peserta didik enggan menyerap apa yang diajarkan oleh pendidik.

Menurut Benyamin Bloom sebagaimana W.S Winkel, bahwa kualitas pengajaran sangat bergantung pada cara penyajian materi yang harus dipelajari. Selain itu, bagaimana pendidik menggunakan peneguhan, mengaktifkan siswa supaya berpartisipasi aktif  dan merasa terlibat dalam proses pembelajaran dan bagaimana cara seorang pendidik memberikan informasi kepada peserta didik tentang keberhasilan mereka merupakan cara-cara yang biasa disampaikan. Semua hal tersebut menuntut keterampilan didaktik pendidik.

Pendidik pada hakikatnya merupakan komponen strategi yang memiliki peran penting dalam menentukan kehidupan suatu bangsa. Bahkan keberadaan pendidik merupakan faktor condisio sun quanon yang tidak mungkin diganti oleh komponen manapun dalam kehidupan bangsa sejak dulu, terlebih lagi pada era ini.

Dalam proses belajar, pendidik menjadi kunci utama dalam pembelajaran, bagaimana seorang pendidik dapat menggerakkan sebuah kelas dan beserta isinya, dimana seorang pendidik menjadi atasan dalam pembelajaran di sekolah yang menjalankan sistem pembelajaran.

*Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Editor : Herlianto. A

Tags: PendidikpendidikanPengajaran DaringPengajaran Jarak Jauh

Related Posts

Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib tentang kedaulatan algoritma di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Rabu, 20 Mei 2026
Tiko Ari. Foto/dok
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional dan Tantangan Nyata Pekerja Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 20 Mei 2026
Agama
Catatan

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (1)

Selasa, 19 Mei 2026
Prophetic Intelligence
Catatan

Prophetic Intelligence: Menyatukan Ideologi dan Strategi Politik PKB di Era Gen Z

Selasa, 12 Mei 2026
Sains dan Agama
Catatan

Paradigma Baru: Mengakhiri “Perang Dingin” antara Sains dan Agama

Minggu, 10 Mei 2026
Next Post
Ilustrasi gadget yang biasa juga digunakan oleh anak-anak dan orang dewasa/tugu malang

Cegah Anak Buka Situs Berbahaya di Gadget dengan 6 Aplikasi Ini

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.