Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Penampakan ‘Ruangan Eksekusi’ di The Nine House, Lokasi Dugaan Karyawan Dianiaya

Redaksi by Redaksi
Juni 30, 2021 2:58 pm
in Berita, Hukum & Kriminal
Kuasa Hukum The Nine House di Malang, Indri Hapsari tengah menunjukkan ruangan manajemen yang disebut-sebut sebagai ruang eksekusi penganiayaan karyawan. Foto/Azmy

Kuasa Hukum The Nine House di Malang, Indri Hapsari tengah menunjukkan ruangan manajemen yang disebut-sebut sebagai ruang eksekusi penganiayaan karyawan. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Dalam konflik perselisihan antara bos dan pegawai di The Nine House Kitchen Alfresco yang viral waktu lalu, mencuat kabar bahwa di kelab resto besar itu menyimpan kisah angker tersendiri bagi karyawannya. Konon terkenal dinamai sebagai Ruang Eksekusi.

Nama ruangan ini mencuat dari pengakuan korban yang dianiaya di ruangan tersebut. Sekian waktu bergulirnya kasus ini, hingga akhirnya membuat publik bertanya-tanya. Seperti apa wajah ruangan itu, seangker itukah?

READ ALSO

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Menjawab hal itu, pihak manajemen mengajak awak media melihat sendiri ruangan yang dinamai Ruang Eksekusi itu. Namun, ruangan yang ditunjukkan rupanya jauh dari kesan angker seperti namanya.

”Aslinya, ini ruangan manajemen. Bukan ruang eksekusi seperti dikatakan saudari Mia,” tutur Kuasa Hukum The Nine House, Indri Hapsari membuka pintu ruangan ini.

Sebelum memasuki ruangan ini, terlebih dulu harus melewati serangkaian jalan lorong. Hingga kemudian sampai di suatu hall dan di sisi kanan ada jalan lorong lagi sebelum menuju ruangan manajemen ini.

Ruangan ini persisnya terletak di lantai 2 di bagian gedung depan. Sekeliling ruangan pun dikelilingi kaca transparan sehingga orang umum pun bisa melihat apa yang terjadi di dalam ruangan. Hanya ada kursi panjang cukup untuk 10-12 orang.

Seperti dikatakan kuasa hukum korban, Leo A. Permana, dirinya mempersoalkan muasal adanya ruang bernama ‘Ruang Eksekusi’ di kelab besar tersebut. Dari pengakuan korban, ruang itu terkenal angker di kalangan karyawan karena jadi ruang interogasi.

”Di sana menurut korban ruang ini memang terkenal untuk mengeksekusi para karyawan yang jika ada kesalahan disuruh masuk k esana, kemudian ditekan ditanya-tanyai seperti dialami korban ini. Artinya apa dong ruangan itu,” kata dia, belum lama ini.

Namun menurut Indri, itu tidak benar. Ruangan ini lebih banyak difungsikan untuk pertemuan antar internal manajemen. Menurut Indri, di ruangan ini juga bebas keluar masuk tanpa ada pengawalan ketat dari penjaga.

Malam kejadian itu, kisah Indri, ada banyak staf yang berkumpul duduk di sofa ruangan ini dalam rangka proses audit keuangan internal. Mulai dari tim audit, manajer, staf marketing, bagian purchasing dan juga bosnya, Jefrie dan istri hadir duduk di sofa itu.

Saat itu, manajemen mencurigai ada ketidakwajaran dalam notulensi keuangan yang dilaporkan korban, terkait nota invoice yang diduga palsu, dirancang korban sendiri untuk me-mark up harga. Disitu, ponsel korban, kata dia, diminta baik-baik untuk pemeriksaan.

”Jika ada pengeroyokan atau penyekapan, jelas ada banyak saksi yang tahu. Tapi bukti tidak ada, kamera CCTV mati, saksi dari saudari Mia juga tidak begitu kuat soal (pengeroyokan) ini. Jadi tidak mungkin ada penganiayaan. Apa yang berkembang di luaran itu mengada-ngada,” kata Indri.

Di ruangan itu, lanjut Indri, tidak mungkin terjadi pengeroyokan hingga penyekapan karena adalah ruang terbuka. Terlebih, bos The Nine House sendiri masih dalam perawatan pasca operasi punggung. ”Hanya memang saudara MT (petugas sekuriti) yang agak emosi,” tambahnya.

Pada intinya, apa yang disampaikan terlapor selama ini di publik tida, benar. Kata dia, tidak ada saksi yang mengakui secara jelas kebenaran apa yang dikatakan oleh korban. ”Semua fakta kebenarannya nanti akan kami beber di pengadilan,” tegasnya.

Lebih jauh, dirinya juga akan melayangkan surat penangguhan penahanan Jefrie yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolresta Makota.

”Iya, sedang kita upayakan karena kondisi beliau sedang tidak baik pascaoperasi punggung. Ada riwayat stroke ringan dan juga kolesterol, kita masih nunggu ACC dari polisi,” tambahnya.

Tags: kota malangkriminal kota malang

Related Posts

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang
Hukum & Kriminal

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Senin, 12 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta
Hukum & Kriminal

Pemuda 20 Tahun Bobol Rumah di Ampelgading, Curi Kalung Emas Rp2,6 Juta

Rabu, 7 Okt 2026
Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia
Hukum & Kriminal

Polres Malang Amankan 2.826 Botol Miras Ilegal dalam Razia

Senin, 5 Okt 2026
Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong
Hukum & Kriminal

Polres Batu Tangkap Pengedar Pil Koplo, Berawal dari Teguran Knalpot Brong

Senin, 5 Okt 2026
Next Post
Kabupaten Malang Bersiap PPKM Darurat, Penyekatan dan Swab Antigen akan Diperketat

Kabupaten Malang Bersiap PPKM Darurat, Penyekatan dan Swab Antigen akan Diperketat

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.