Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Penampakan Baliho Puan dan Airlangga di Malang

Pengamat Politik Bilang Penjajakan Publik

Redaksi by Redaksi
Agustus 6, 2021 1:09 pm
in Politik
Baliho Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.

Baliho Puan Maharani dan Airlangga Hartarto terpampang bersebalahan di Jalan MT Haryono. foto/Rizal Adhi Pratama

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Baliho  Puan Maharani, Ketua DPR RI dan Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar, terpasang bersebelahan di lintasan Jalan MT Haryono, Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Pemandangan ini nampak cukup menarik, karena keduanya memang sedang dipromosikan maju dalam kontestasi Calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024.

READ ALSO

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyu Winarjo mengatakan, bahwa hal ini adalah hal biasa terjadi di dunia politik.

“Saya sama apapun argumentasi atau alasan atau penjelasan atau kilah mereka (Puan Maharani dan Airlangga Hartarto), saya kira itu memiliki relevansi untuk penjajakan beliau-beliau untuk peluang menjadi Presiden atau Wakil Presiden Republik Indonesia 2024. Jadi, penjajakan lah ini, mengetes respon publik,” terangnya saat dikonfirmasi pada Jumat (06/08/2021).

Wahyu mengatakan bahwa tentu yang memasang baliho Puan dan Airlangga tersebut adalah pendukung masing-masing figur tersebut baik partai politik atau bisa jadi pengurus ranting, pengurus cabang, pengurus daerah, atau pengurus wilayah. Yang tentu mendapatkan restu masing-masing figur tersebut yang dipasang gambarnya.

“Jadi pertimbangannya adalah pertimbangan psycho-politic atau sosio-politic untuk 2024,” ungkapnya.

Baliho Puan dan Airlangga
Baliho Puan dan Airlangga.

Namun, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini mengatakan, akan berat bagi Puan yang disokong Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), maupun bagi Airlangga untuk maju menjadi Calon Presiden.

“Opini kita kan bergantung pada fakta lapangan, dan fakta lapangan ini tersaji atau terhidangkan dalam hasil-hasil survei berbagai lembaga survei. Kalau kita lihat posisi Mbak Puan dan Pak Airlangga saya rasa akan berat menjadi RI1,” bebernya.

“Peluang beliau tetap ada, tapi sebagai RI2, karena ternyata dia (Puan Maharani dan Airlangga Hartanto) masuk juga di daftar nama calon presiden dan wakil presiden 2024. Jadi publik mengarah pada figur Mbak Puan, Pak Airlangga,” sambungnya.

Menurutnya, saat ini publik justru menginginkan sosok Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden Republik Indonesia untuk maju dalam kontestasi 2024.

“Tentang apakah mereka berkawan atau berkontestasi berhadap-hadapan dalam pasangan berbeda. Kalau dilihat dari publik sekarang nampaknya berat kalau untuk berpasangan, karena berdasarkan wacana publik ini kan maunya Pak Prabowo dipasangkan dengan Mbak Puan, sementara Pak Airlangga sedang mencari partner,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa strategi memasang baliho Puan dan Airlangga ini sangat berdampak pada elektabilitas suatu figur, karena rakyat Indonesia menurutnya cenderung membaca simbol.

“Simbol itu pertanda yang bisa publik diberbagai tempat dan pelosok. Jadi kalau awam itu akan membaca inilah jamannya figur ini atau figur itu,” tandasnya.

“Dulu kalau orang mau memilih presiden itu yang dibaca itu posko-posko (partai politik), orang akan mengatakan oh sekarang jamannya salah satu partai karena ada poskonya dimana-mana,” tambahnya.

Karena itulah, ia mengatakan bahwa pengeluaran untuk kampanye memang sangat besar.

“Oleh karena itu, politik itu memerlukan dana yang besar walau tidak harus melalui money politic. Karena sekarang aja udah mulai (memasang baliho puan dan Airlangga), padahal pilihannya 2024, dan kalau tidak salah agenda pemilihan presiden 2024 baru dimulai pada Bulan Maret 2022. Jadi wajar kalau itu muncul, dan itu boleh,” tandasnya.

“Dan nampaknya publik tidak ada yang resistance atau tidak ada yang melawan atas itu. Walau ada yang kontra pada calon-calon tertentu, itu normal. Tetapi tidak ada yang sangat dahsyat mencemooh, walau ada yang kritis ‘wah itu kok mau jadi calon presiden,'” sambungnya.

Ia juga mencontohkan bahwa di negara barat ada pengusaha yang diam-diam mendukung calon tertentu, memainkan itu, itu juga tidak masalah.

“Saya sering mengatakan bahwa presiden di suatu negara itu bukan hanya orang atau sosok yang diinginkan rakyat negara tersebut saja, tapi mereka adalah orang yang diterima negara-negara lain sahabat kita, tetangga kita, mitra kita,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi Pratama
Editor: Sujatmiko

Tags: Airlangga Hartartobaliho AirlanggaBaliho puanPuan Maharani

Related Posts

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda
Advertorial

Mahrus Ali DPRD Kabupaten Malang Tekankan Kesadaran Demokrasi Generasi Muda

Selasa, 13 Okt 2026
Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial
Politik

Akademi Dewi Pertiwi di Malang Dorong Perempuan Malang Raya Atasi Persoalan Sosial

Senin, 28 Sep 2026
HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai
Politik

HUT ke-25, Demokrat Kota Malang Perkuat Struktur Partai

Minggu, 27 Sep 2026
Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang
Politik

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

Minggu, 23 Agu 2026
PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Next Post
Ilustrasi puisi Tuhan Tempat Bersandarmu/tugu malang

Tuhan Tempat Bersandarmu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.