Malang, Tugumalang.id – Kota Malang dilanda 39 titik banjir saat hujan lebat mengguyur pada Kamis (4/12/2025). Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmennya untuk mengatasi persoalan tersebut. Salah satunya melalui pembangunan sudetan.
Wahyu mengatakan pembangunan sudetan digadang sebagai solusi untuk mengurai banjir di sejumlah kawasan pada tahun 2026 mendatang. Lokasi yang masuk dalam rencana di antaranya wilayah Klojen dan Jalan Letjen Sutoyo.
“Tahun depan, sekarang sudah lelang untuk sudetan di sekitar Klojen dan lain lain, termasuk di Letjen Sutoyo,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).
Menurutnya, sudetan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir yang semakin mengkhawatirkan. Setidaknya, ada 39 titik banjir yang mengepung Kota Malang pada kejadian kemarin.
Ia menjelaskan sejumlah faktor yang memicu banjir di Kota Malang. Mulai dari tingginya intensitas hujan, kapasitas drainase yang tidak memadai, terbatasnya kawasan resapan, bangunan yang berdiri di atas saluran air, hingga tingginya sedimen dan sampah yang menumpuk di drainase.
“Saya juga ingin memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa ini lo dampaknya kalau misalnya tak mengikuti semua ketentuan,” tuturnya.
Baca juga: Pemkot Malang Akan Bangun Jalan Kembar di Pasar Gadang
Wahyu juga menyoroti kondisi bozem Tunggulwulung yang sudah penuh sehingga tak lagi mampu menampung debit air hujan.
“Kemudian air kiriman dari atas, bozem di Tunggulwulung kalau sudah amber (penuh), kita sudah prediksi bahwa Malang akan banjir,” ungkapnya.
Ia turut mengakui bahwa proyek drainase yang belum rampung di sejumlah titik turut berkontribusi pada banjir. Salah satunya pembangunan drainase di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat).
“Di Sudimoro, karena ini (pembangunan drainase Suhat) belum selesai, terhambat sedikit, jadi terdampak banjir,” jelasnya.
Wahyu berharap pembangunan drainase Suhat lekas tuntas sehingga dapat membantu mengurangi banjir di kawasan Kedawung hingga Jalan Letjen Sutoyo. Terlebih, sudetan di wilayah tersebut juga mulai dikerjakan untuk mendukung pengendalian banjir.
“Mudah mudahan sudetan selesai, tahun depan tak ada banjir lagi walaupun tak 100 persen. Karena kami sudah sudet yang dari arah Suhat, yang turun ke Kedawung, Letjen Sutoyo dan lain lain,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























