Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Pemkot Batu Kejar Aktivasi 19 Persen Warga JKN Nonaktif demi Pemerataan Layanan Kesehatan

Redaksi by Redaksi
Maret 15, 2026 3:32 pm
in Pemerintahan
Pemkot Batu

Wali Kota Batu Nurochman saat memberikan instruksi pemerataan layanan kesehatan. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Meski secara administratif cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Batu telah mencapai 99 persen, tingkat keaktifan pesertanya masih menyisakan gap sekitar 19 persen warga dengan status kepesertaan tidak aktif.

Hal itu terungkap dalam Sosialisasi Strategi Optimalisasi Kepesertaan JKN di Balai Kota Among Tani pada Jumat (13/3/2026). Dari cakupan 99 persen tersebut, peserta aktif berada di kisaran 80 persen. Sementara sisanya, 19 persen, berstatus tidak aktif sehingga berpotensi mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan saat menghadapi kondisi gawat darurat.

READ ALSO

DLH Siapkan Pengelolaan Sampah Kota Malang dari Hulu hingga Hilir

Bapenda Kabupaten Malang Menyapa Warga di Pendopo Catat Ratusan Transaksi dari ASN

Tiga Penyebab Utama Kepesertaan JKN Tidak Aktif

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, Aditya Prasaja, menjelaskan bahwa status nonaktif tersebut mayoritas dipicu oleh tiga persoalan klasik, yakni tunggakan iuran mandiri, perubahan status pekerjaan seperti PHK atau pindah kerja, serta data kependudukan yang tidak selaras.

“Masalahnya hari ini sudah bukan lagi soal daftar-mendaftar, tapi soal menjaga status tetap aktif. Jika tidak aktif, akses kesehatan akan terputus saat mereka paling membutuhkannya,” ungkap Aditya.

Ke depan, pihaknya akan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk melakukan validasi data kepesertaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif.

Baca juga: Jadi Batu Sandungan Target PAD, Pemkot Batu Bakal Tertibkan Vila-vila Bodong

Adit menambahkan, dukungan pemerintah wilayah sangat penting dalam proses pemutakhiran data tersebut. Pihaknya berharap perangkat desa, camat, dan lurah turut membantu proses verifikasi serta validasi data masyarakat di wilayah masing-masing.

“Dengan data yang akurat, upaya kita dalam meningkatkan kepesertaan aktif JKN akan lebih efektif,” tambahnya.

Camat dan Lurah Diminta Turun Langsung Verifikasi Data

Kepala Dinas Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Aditya Prasaja saat mengungkap kendala kepesertaan JKN di Kota Batu. Foto: Azmy

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman juga mengeluarkan instruksi strategis kepada camat dan kepala desa untuk turun langsung melakukan verifikasi data di lapangan.

“Camat dan Lurah adalah ujung tombak. Validasi data harus akurat agar intervensi pemerintah tepat sasaran, terutama bagi warga kurang mampu yang iurannya harus ditanggung negara (PBI),” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.

Cak Nur menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari visi Batu SAE yang juga mencakup pemerataan dokter dan tenaga medis hingga ke level desa, layanan homecare, hingga upaya promotif-preventif ke desa-desa.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memastikan seluruh masyarakat Kota Batu mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pemerintah berharap proses validasi data kepesertaan JKN semakin akurat, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga status kepesertaan tetap aktif demi menjamin akses pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Baca juga: Cegah Inflasi, Pemkot Batu Mulai Intervensi Lewat Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran 2026

Rendahnya angka kepesertaan aktif di suatu daerah juga dapat berdampak pada beban finansial daerah. Pasalnya, ketika status JKN warga tidak aktif, beban pembiayaan kerap kembali ke skema bantuan sosial daerah yang anggarannya terbatas.

Dengan sinergi antara BPJS Kesehatan, perangkat daerah, dan media massa, Pemkot Batu optimistis sisa 19 persen warga pasif ini segera teraktivasi kembali sehingga pemerataan hak kesehatan dapat terwujud.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: Aditya Prasajabpjs kesehatanDinas Kesehatan Kota BatuDinkes Kota BatuJaminan kesehatan kota batuJKNJKN Kota Batulayanan kesehatan kota batuMbatu SaeNurochmanpemkot batupeserta JKN nonaktifwali kota batu nurochman

Related Posts

Pengelolaan sampah kota Malang
Pemerintahan

DLH Siapkan Pengelolaan Sampah Kota Malang dari Hulu hingga Hilir

Kamis, 28 Mei 2026
Jatim Park Group Siapkan Pengalaman Konser Spektakuler di Partilibur Caravan 2026
Advertorial

Bapenda Kabupaten Malang Menyapa Warga di Pendopo Catat Ratusan Transaksi dari ASN

Senin, 25 Mei 2026
Suasana santai antrean para CPNS yang mengakses layanan MCU di RSUD Karsa Husada. Foto: Azmy
Pemerintahan

Dilengkapi Fasilitas Medical Tourism, Layanan MCU RSUD Karsa Husada Diserbu CPNS di Malang

Senin, 25 Mei 2026
Pemkot Malang
Advertorial

Pemkot Malang Tegaskan Perlindungan Cagar Budaya dan Warisan Sejarah

Minggu, 24 Mei 2026
Koperasi Merah Putih
Pemerintahan

Diresmikan Presiden Prabowo, 4 Koperasi Merah Putih di Kota Batu Masih Terkendala Lahan

Jumat, 22 Mei 2026
Bupati Malang, Sanusi berdialog dengan penggiat sampah di TPA Talangagung Kepanjen. Foto: Pemkab Malang
Pemerintahan

Bupati Malang Apresiasi Penggiat Sampah, Beri Bantuan Sembako dan PBID BPJS Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Tempat bukber

Bikin Ramadan Lebih Nyaman! Rekomendasi Tempat Bukber Keluarga di Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.