Kota Batu, Tugumalang.id – Upaya Pemkot Batu memperkuat sektor pertanian terus digeber. Terbaru, Pemkot Batu akan berkolaborasi dengan Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) untuk memperkuat ketahanan pangan lewat sistem integrated farming.
Sebagai langkah awal, keduanya akan menggelar bimbingan teknis (bimtek) guna meningkatkan kapasitas petani dan peternak. Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian pangan daerah.
Menurutnya, inovasi teknologi dan rekayasa alat pertanian menjadi kunci peningkatan produktivitas sekaligus penguatan SDM pertanian.
Baca juga: Wujudkan Kemandirian Pangan, Pemkot Batu Canangkan Pekarangan Pakan Lestari di Kampung Lahor
Poltekad dinilai menghadirkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan lapangan, mulai dari sistem pakan ayam otomatis berbasis smart digital hingga pengolahan kotoran ternak yang diintegrasikan dengan budidaya ikan. Teknologi tersebut telah diuji sejak 2016 dan akan diperluas hingga tingkat desa.
“Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menghadirkan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan. Pemerintah akan terus mendorong penerapannya agar menjadi solusi nyata,” kata Nurochman.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat serta dukungan lintas sektor, termasuk Polres Batu, dalam pengembangan teknologi pertanian berwawasan lingkungan.
Baca juga: Pemkot Batu Dorong Pertanian Modern Lewat Teknologi Kultur Jaringan
Melalui bimtek ini, Pemkot Batu berharap dapat memantik lahirnya inovasi baru yang menjawab tantangan sektor pertanian, mulai dari kualitas panen, optimalisasi pupuk organik, hingga adaptasi terhadap perubahan iklim melalui pembangunan green house.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























