Kota Batu, Tugumalang.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus menggencarkan upaya pengelolaan sampah, khususnya sampah organik yang berasal dari rumah tangga. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan 60 unit Rumah Komposter di berbagai desa dan dusun di Kota Batu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni, mengungkapkan bahwa kebutuhan rumah komposter sangat mendesak untuk mengatasi persoalan sampah organik yang kian meningkat.
“Kita akan desain Rumah Komposter dengan kapasitas pengolahan untuk 750 hingga 1.000 Kepala Keluarga (KK). Targetnya, setiap dusun bisa memiliki satu unit rumah komposter sebagai pusat pengelolaan sampah organik,” jelas Dian, Rabu (9/7/2025).
Rumah Komposter: Solusi Pengolahan Sampah Organik Jadi Pupuk
Rumah Komposter sendiri merupakan fasilitas pengolahan sampah organik yang memanfaatkan alat komposter untuk mengubah limbah dapur, daun kering, dan sisa makanan menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
Baca juga: Pemkot Batu Harus Punya Solusi Soal Sampah
Saat ini, Pemkot Batu telah menyiapkan alokasi anggaran awal untuk membangun sekitar 20 unit rumah komposter sebagai tahap pertama implementasi program. Proyek pembangunan ini akan melibatkan Kelompok Masyarakat (Pokmas) di tingkat desa sebagai pelaksana kegiatan.
“Pembangunan dilakukan melalui belanja modal karena status Rumah Komposter adalah aset milik Pemkot. Sistem pengelolaannya memakai skema sewa kelola tipe 4,” tambah Dian.
Lebih lanjut, Dian menuturkan, khusus untuk objek vital strategis Pemkot Batu, pihaknya akan membuat Big Composter tahap 2. Big Composter ini akan dibangun di dekat insinerator yang dimiliki oleh DLH Batu. Pihaknya lebih memilih opsi pembangunan Big Composter ketimbang membeli lagi mesin insinerator.
Baca juga: Upaya Penanganan Sampah Terus Digeber, Pemkot Batu Hadirkan Mesin Insenerator di 2 Desa
”Jumlah penduduk di Kota Batu saat ini sebanyak 200.000 jiwa lebih. Bila masing-masing penduduk di Kota Batu menghasilkan 0,53 kg sampah dan 50 persennya adalah organik maka dibutuhkan 60 rumah Composter,” bebernya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























